Cinta Sepihak

Cinta Sepihak
Meminta izin berkerja


__ADS_3

Setelah pulang dari makan sate dan belanja intan langsung menyusun semua barang yang tadi dia beli , sedangkan Didin langsung menuju kamarnya .


Tidak ada lagi pembicaraan setelah intan mengatakan akan menjadi seperti yang Didin inginkan .


Di dalam kamar Didin langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur sambil menatap potret wanita yang begitu dia cintai hingga sekarang.


" Apa yang kamu lakukan pada ku , sehingga begitu susah meluapkan mu " Gumam Didin terus menatap gambar besar itu .


" Risna,Aku tidak yakin bisa membahagiakan adikmu seperti permintaan mu, maaf jika aku mengecewakan mu, maaf " Ucpanya lalu bangun melepas kan pakaiannya dan menggantinya dengan pakaian tidur lalu masuk dalam kamar mandi


Sedangkan di luar Intan telah selesai membereskan semua belanja yang tadi mereka beli ,lalu dia naik ke atas di mana kamarnya bersampingan dengan kamar Didin .


Saat intan masuk langsung masuk dalam kamar mandi ,mencuci wajahnya dan menyikat giginya lalu dia mengganti pakaian nya , mematikan lampu kamar dan menuju tempat tidurnya .


" Good night ,semoga besok lebih baik lagi , sekalipun aku tidak yakin " Gumam intan lalu memejamkan matanya setelah menarik selimut tebal itu menutup tubuhnya .


🌵


🌵


🌵


🌵


🌵


Pagi harinya intan sudah bergulat di dapur seperti biasa membuat sarapan untuknya dan Didin .


Dia menatap ke arah tangga di mana Didin sudah turun dengan pakaian kerjanya .


" Kopi kak " Ucap intan saat Didin sudah duduk di kursi nya " Makasih " Intan hanya mengaguk lalu duduk di kursinya .


Jika hanya mereka berdua Didin akan mengambil sendiri makanan nya beda halnya jika banyak orang ,maka intan akan menerangkan layaknya seorang istri sungguhan .


Hanya untuk menutupi tentang keadaan rumah tangga mereka yang mungkin tidak pantas di bilang sebuah rumah tangga .


" Apa boleh intan kerja " Didin menatap intan " Untuk apa " Tanya Didin melanjutkan sarapan nya .


" Jika Kaka tidak mengizinkan,aku akan di rumah " Didin hanya mengaguk saja sebagai jawaban nya .


" Jika kamu bosan , telepon saja Gina untuk menemanimu " Ucap Didin.

__ADS_1


" Iya kak " Jawab intan .


Keduanya kembali fokus pada Sarapan masing-masing tanpa mengeluarkan suara sedikit pun .


" Ini " Didin memberikan kartu yang pernah di berikan pada intan " Kakak pegang saja " Tolak Intan .


" Intan "


" Nanti jika perlu papa ,nanti intan minta " Jawabnya .


" Atau Kaka berikan uang cash saja untuk kebutuhan rumah " Lanjutnya .


" Apa tidak bisa menurut saja ,aku jarang memegang uang cash intan, bahkan di dompet hanya beberapa lembar saja untuk jaga² " Ucap Didin frustasi .


" Tolong jangan membuat semuanya rumit jika ada jalan pintas " Lanjut nya .


" Maaf " Intan mengambil kartu itu ,dengan niat hanya untuk kebutuhan rumah saja .


Keperluan nya ,intan akan menggunakan uang yang di berikan Daniel nantinya dan di bersyukur untuk itu .


" Jangan melibatkan Risna dalam masalah kita ,dia tidak tahu papa " Ucap Didin saat sudah berdiri dari kursinya .


Lalu Didin meninggalkan meja makan itu tanpa mengatakan apa pun ,dan intan pun langsung menyelesaikan kerjaannya karena pekerjaan yang lain nya pun menunggu setelah kemarin di tinggalkan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Bos " Didin menatap Zul yang baru saja masuk lalu menggerakkan badannya yang terasa kaku .


" Sudah siang tuan " Didin menatap jam tangannya ,bahkan dia tidak sadar jika sudah siang ,karena sejak datang tadi dia langsung di hadapkan beberapa dokumen di atas mejanya .


" Maaf Zul, aku tidak tahu " Ucap Didin lalu berdiri dari duduknya .


" Saya akan siapkan bos " Didin hanya mengangguk lalu berbaring di sofa sambil menunggu Zul menyiapkan makan siang nya .


" Apa dia sudah makan " Gumam Didin .


Tidak berselang lama Zul masuk di ikuti beberapa karyawan yang langsung menyajikan makanan di atas meja .


Setelah itu mereka ke luar dari ruangan bos nya itu .


" Zul " Sang nama langsung menatap bosnya " Kamu butuh kenalan yang bisa menjaga seseorang " Tanya Didin menatap Zul .

__ADS_1


" Bos memerlukan security atau bodyguard " Didin mengaguk " Lebih tepat nya bodyguard tapi kerjaan nya hanya memantau intan saja dan melaporkan nya dan dia harus bersembunyi sebisa mungkin agar intan tidak tahu " Jelas Didin .


" Maaf apa Nona Intan suka keluyuran " Didin hanya mengaguk saja sebagai jawaban " Nanti saya cari kalau sudah dapat bos yang akan memilih nya " Ucap Zul .


" Iya aku tunggu, dan aku harap orang nya bisa di percaya " Ucap Didin .


" Baik bos " Lalu keduanya melanjutkan makan siang nya sebelum nanti Didin akan melanjutkan kerjaannya dan Zul akan melakukan tugasnya dari bos .


Di rumah intan sedang melakukan panggilan video sama kedua orang tuanya.


" Kamu makan apa nak " Tanya Usman mereka juga sedang melakukan makan siang .


Intan memperlihatkan makan siangnya pada kedua orang tuanya.


" Sekarang kamu sudah kaya bisa makan daging sesukamu tidak marah² dulu " Intan tertawa kecil .


" Jangan suka marah nak, kalau ada masalah Selesai kan dengan cepat " Intan mengaguk mendengar ucapan Iin " Maaf kemarin intan pulang ...."


" Tidak papa ,tapi apa pun masalah nya selesai kan dengan baik, tidak baik orang luar tahu tentang keadaan rumah tangga kita karena itu bisa mengundang orang yang mungkin saja tidak menyukai kita dan bisa saja itu cela untuk merusak rumah tangga kalian " Ucap Usman lembut .


" Iya Bu yah , maaf !! Intan akan berusaha sebisa mungkin dan merubah sifat intan " Ucpa intan lembut .


" ayah sama ibu percaya padamu ,tidak usah di pikirkan iya lupakan semuanya " Intan mengaguk Tersenyum .


" Iya sudah kamu lanjut makan dulu iya nak " Ucap Iin .


" Iya ibu sama ayah juga " Ucap intan .


Lalu mematikan Panggilan menyimpan HP nya dan kembali melanjutkan makannya dan menyimpan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Didin dan Intan menjadi Novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2