Cinta Sepihak

Cinta Sepihak
Chapter 5 Pura-pura Sakit


__ADS_3

Suasana di pesta begitu ramai nan meriah. bagaimana tidak, pihak sekolah secara resmi mengundang penyanyi tampan bernama Virzha untuk meramaikan acara tersebut. tentu saja para pengunjung histeris saat Virzha menyanyikan lagu yang berjudul TENTANG RINDU. sontak para penonton bersama-sama menyanyikan lagu tersebut mengikuti irama suara dari Virzha.


Tampak Suci melakukan hal yang sama seperti penonton lainnya. dia bahkan juga ikut histeris saking menghayati lagu tersebut.


Melihat tingkah Lucunya Suci membuat Aldi tertawa renyah. tatkala Suci bernyanyi dengan raut wajah yang Menurut Aldi Sangatlah Lucu dan menggemaskan.


" jangan menertawaiku kak "ucap Suci secara tiba-tiba


"hehehe maafkan aku? habis kamu begitu lucu dan menggemaskan sih..?" jawab Aldi sembari terkekeh geli.


" ihhhh apaan sih kak" kilah Sucil sambil mencubit lengan kekar Aldi.


" Auwwww Sakitt...." teriak Aldi sambil meringis kecil bercampur tawa.


" biarin? itu resikomu kak. karena berani menertawakan Suci " sambil menjulurkan lidah.


" kau...???" geram Aldi.


Saat Keduanya sibuk berdebat. Vara dan Shakti datang menghampiri mereka.


" ternyata kalian berdua disini," omel Vara


" bukan..?Tapi di hutan " jawab Suci dan Aldi bersamaan setelah itu mereka tertawa lepas.


Melihat mereka tertawa lepas, membuat Shakti seketika memanas menahan amarah.


"Diamm...!!!!" teriak Shakti tiba-tiba.


Sontak mereka terkejut, mendengar teriakan Shakti.


" Akhirnya kalian diam juga? Ayolah kita duduk dulu, aku merasa lapar sekali " ucap Shakti.


" ide bagus " tambah Vara.


Setelah mereka mendapatkan tempat yang nyaman. Shakti dan Aldi bergegas untuk mengambil makanan. sedangkan Vara dan Suci duduk sambil Menunggu Aldi dan Shakti membawa makanan untuk mereka.


Setelah 5 menit menunggu. akhirnya Shakti Dan Aldi datang membawa makanan. merekapun bersama-sama menikmati makanan mereka.


tiba-tiba Aldi berinisiatif menyuapi Suci udang goreng.


Melihat Tingkah Aldi barusan membuat Shakti geram dan berteriak.


" Jangan...???" teriak Shakti tiba-tiba sambil menepis tangan kekar Aldi yang berniat menyuapi Suci.


" Apa yang kau lakukan " geram Aldi seraya melotot tajam ke arah Shakti.


" Suci Alergi Seafood " jawab Shakti enteng.

__ADS_1


" Apaa....!!!" teriak mereka bersamaan.


Suci dan Vara saling melirik satu sama lain. mereka merasa heran mengapa Shakti berkata demikian. pasalnya hampir setiap hari mereka makan Seafood namun tidak terjadi apa-apa pada mereka khususnya Suci. jadi mengapa Shakti Berbohong.


Mendengar ucapan Shakti. langsung Aldi meminta maaf kepada Suci. dia merasa bersalah karena hampir saja Melukai Suci.


" Aku minta maaf Suci? hampir saja aku membuatmu celaka. jika saja Shakti tidak menghentikanku tadi, mungkin aku akan sangat merasa bersalah" ucap Aldi


Suci hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. karena kebohongan Shakti, Aldi meminta maaf secara percuma tatkala Suci sama sekali tidak alergi dengan Seafood. Oleh karena itu, Suci hanya melotot tajam ke arah Shakti yang hanya dibalas senyum menyeringai oleh Shakti.


Setelah mereka menghabiskan makanan masing-masing. mereka bergegas untuk pulang ke rumah. namun di tengah jalan, Suci merasa kesakitan lantaran terlalu lama memakai high heels.


Langsung Aldi bersimpuh untuk memijat Kaki mulus Suci. namun, Secara tiba-tiba saja Aldi tersungkur ditanah tatkala Shakti menyenggolnya dengan Sengaja.


" Biar aku sajah " ucap Shakti sembari duduk bersimpuh menggantikan Aldi.


" Apa yang kau lakukan " marah Aldi.


" oh Ayolah..!!!, itu tidak di sengaja " jawab Shakti enteng.


" kau..??"


Shakti langsung menyela ucapan Aldi. " Suci biar aku saja yang antar, nanti Vara pulang bareng kamu Aldi " ujar Shakti.


" gak bisa...!! orang tua Suci taunya gue yang ajak. jadi kalau pulangnya bareng kamu, apa kata mereka nanti" bantah Aldi.


" Tapi..??"


" tidak apa-apa kak, aku pulang bareng Shakti aja ". lerai Suci sambil tersenyum kearah Aldi.


"Akhirnya...?? rasain luh Aldi " batin Shakti sambil tersenyum menyeringai kearah Aldi.


Setelah beberapa menit perjalanan, Akhirnya mereka sampai dirumah Suci. Shakti turun dari mobil dan bergegas membukakan pintu untuk Suci. selepas itu mereka masuk kedalam rumah sekalian Shakti berpamitan pada orang tua Suci.


" ehh nak Shakti disini? " sambut Alisa


" iyaa Anterin Suci tante" ucap Shakti sopan.


" kalau nak Aldi dimana " tanya Alisa kembali.


" dia anterin Vara tan?, kalau gitu Shakti pamit pulang dulu ya tante " pamit shakti.


" iya hati-hati di jalan " sahut Alisa.


" iya tante " ujar Shakti sambil berlalu pergi.


***

__ADS_1


esoknya di sekolah tampak Vara dan Suci berbincang dan bercanda ria di kantin. sebelum akhirnya Aldi datang menghampiri mereka dan disusul oleh Shakti.


" kalian pesan apa " tanya Aldi.


" udang goreng " jawab Suci dan Vara bersamaan.


" Suci bukannya kamu alergi seafood??" tanya aldi dengan raut wajah keheranan.


" hahahah nggaklah kak, kemarin Shakti berbohong " ujar Suci sembari terkekeh geli.


"Sialan kau Shakti, berani sekali kau membodohiku. tunggu saja aku akan membalasmu" . batin Aldi sambil melotot tajam kearah Shakti.


Melihat Aldi melotot tajam kearahnya, tidak membuat Shakti merasa takut malah sebaliknya. dia tersenyum menyeringai kearah Aldi.


tiba-tiba saja Ucapan Suci membuyar lamunan mereka. sontak mereka mengalihkan pandangan kearah lain.


" kak Aldi minta tolong ajarin kita matematika dong". mohon Suci pada Aldi.


" iyaa kak bantu kita dong ".tambah Vara.


" tentu saja boleh dong " girang Aldi sambil melirik kearah Shakti.


hampir 1 jam sudah Shakti merasa diasingkan, tatkala mereka bertiga hanya sibuk membahas soal-soal pelajaran. apalagi melihat kedekatan Aldi mengajari Suci dengan telaten. sungguh membuat Shakti merasa kesal. hingga muncullah ide untuk mengambil perhatian mereka. Dia raih minuman yang ada di meja dan meneguknya secara kasar hingga akhirnya....


"uhukkkh....uhukhh" pura-pura tersedak Shakti. sambil memegang lehernya seakan merasa kesakitan.


Melihat Shakti merasa kesakitan. refleks Suci lansung berdiri kearah Shakti dan memijat tengkuknya. perhatian kecil Suci membuat Shakti merasa nyaman bahkan demi mendapatkan perhatian lebih Shakti berpura-pura lemas tak berdaya hingga akhirnya ambruk dipelukan Suci.


Karena merasa panik, akhirnya Suci membawa Shakti di ruang UKS sekolah dibantu oleh Aldi dan Vara. setelah itu mereka membaringkan tubuh kekar Shakti diranjang brankar.


Suci dan Vara tampak merasa sangat cemas, lain hal dengan Aldi. dia merasa Curiga Kalau Shakti Hanya berpura-pura. hingga Senyum mengembang di wajah Aldi untuk mengerjai Shakti yang berpura-pura sakit.


langsung Aldi membisikkan sesuatu ditelinga Suci, awalnya Suci terkejut hingga akhirnya Suci menerima idenya. dengan bantuan dokter, Suci menjalan aksinya.


"Dok bagaimana keadaannya" tanya Suci pura-pura.


" gak perlu khawatir, dia hanya butuh suntikan setelah itu dia pasti lekas sembuh " jawab dokter.


Mendengar kata suntikan, membuat Shakti bergidik ngeri,keringat bercucuran. namun harus ia tahan jangan Sampai rencananya terbongkar.


Dokterpun mengambil Suntikan, dan benar saja? Sebelum Suntikan menancap di tubuhnya. Shakti langsung meloncat kegirangan.


" jauhkan benda itu dariku " teriak Shakti.


Bersambung...


❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2