
flashback on
Saat Gina baru memasuki ruangan ganti HP nya berdering dan itu panggilan dari sahabatnya .
Mau tidak mau Gina mengangkat panggilannya karena tumben wanita itu menelpon masih pagi hari .
" Kenapa ? aku lagi kerja " Ucap Gina menatap ponselnya karena saat ini dia sedang ganti baju .
" Aku hanya bosan " Ucap dari seberang .
" Memang apa yang kamu lakukan " Tanya Gina .
' Biasa pekerjaan rumah " Ucap intan.
" Jangan aneh² kamu lagi hamil ,apa bos tidak mengizinkan kamu pakai pembantu " Ucap Gina .
" Aku yang tidak ingin,kalau ada pelayan aku akan tambah bosan " Ucap Intan .
" Bukannya kamu akan ......
" Aakkhhhh "
" Intan ,kamu baik-baik saja kan " Gina langsung menghentikan gerakan nya " Intan " Panggil Gina lagi .
" i-ya aku baik² saja " Gina semakin panik " Tunggu aku " Gina langsung mematikan panggilan nya berlari menuju ruangan Didin .
flashback off
BRAK
Gina langsung berlari ke arah belakang di ikuti ketiga pria yang ada di belakang nya .
" Intan " Didin langsung berjongkok depan intan yang sedang menahan sakit .
' Kamu baik² saja " Intan hanya mengaguk " Mana yang sakit " Lanjutnya .
" Bawa kedalam Din " Didin langsung menggendong Intan membawa wanita itu masuk ke dalam rumah langsung ke kamar intan .
Sedangkan Fandi langsung menelpon dokter untuk datang ke rumah Didin .
" Kakak " Didin langsung mengelus perut intan " jangan sakit ,kasian bunda " Ucap Didin khawatir .
" Kita ke rumah sakit iya " Intan menggeleng " Aku sudah telepon Dila " Ucap Fandi .
" Sakit kak " Ucap intan lirih .
" Kamu jatuh " Intan menggeleng sambil memejamkan matanya .
" Jangan lagi kebelakang biar laundry saja " Gio dan Fandi saling menatap lalu tersenyum .
__ADS_1
Tidak berselang dokter yang di telepon Fandi pun datang .
" Apa kalian tidak tahu aku sibuk hah " Bentaknya menatap Fandi .
" Diam, periksa istri nya Didin dia sedang hamil " Ucap Fandi ketus .
" Cih " Lalu dia menatap intan " Kamu kaget " Tanyanya saat memegang perut Intan .
" Iya " Jawab intan terbata, Dila pun langsung memeriksa intan sedang kan fandi, Gio dan Gina sudah ke luar .
" Semuanya aman kan La " Dila mengagguk " Dia hanya kaget sehingga menimbulkan keram bagian perut nya " Ucap Della .
" jangan melakukan pekerjaan yang berat, kandungan mu masih muda tidak menuntut kemungkinan jika kembali terjadi lagi bisa saja kamu keguguran " Ucap Dila.
" makasih La " Dila mengagguk " Aku ke luar iya " Didin mengaguk " tunggu di luar La " Dila mengaguk lalu ke luar meninggalkan sepasang suami istri itu .
" Maaf " Ucap Didin langsung memeluk intan .
" Kakak " Panggil intan lirih, Didin melepaskan pelukannya lalu menatap intan .
CUP
Bukan hanya kecupan tapi Didin ******* benda kenyal itu membuat intan melotot kan matanya .
" Maaf " Lanjut nya setelah melepaskan pangutan nya " Istirahat aku harus menemui mereka " Intan mengaguk bingung apa lagi Didin mengelus perutnya .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
" Intan "
" Syukurlah " Ucap Fandi .
" Kamu menikah tidak mengundang ku " Ucap Dila .
" Sorry ,soalnya di kampung Fandi dan Gio juga tidak ada " Jawab Didin seadanya .
" Sebelum nya selamat sekalipun terlambat untuk kehamilan istri mu juga " Didin mengaguk " Makasih " Jawab Didin .
" Fan ,kata mama kita...."
" Jangan bahas di sini " Potong Fandi cepat, Didin dan Gio hanya diam saja .
"Apa mereka belum tahu " Fandi hanya diam saja " Fandi " Panggil Dila .
" Apa kamu tidak melihat di sini ada siapa " Dila baru sadar kalau ternyata ada seorang wanita di sekitar mereka .
" Siapa " Tanya Dila menatap Didin .
" Teman istriku " Dila mengaguk paham " Hai aku Dila sahabat mereka sekaligus calon istri Fandi " Ucap Dila
__ADS_1
" Dila " Bentak Fandi keras .
" Ah iya ,saya Gina " Ucap Gina terbata memaksakan senyumnya .
" Apa sih, aku tidak tuli Fandi, bisa tidak jangan selalu meninggi kan suaranya " Ucap Dila kesal .
" Lagian di sini hanya ada kita " Lanjutnya lagi dengan emosi .
" Sudah jangan bertengkar, kepala ku tambah pusing " Timpal Gio .
" Tau itu Fandi " Ucap Dila.
" Aku balik ke rumah sakit iya ,jangan lupa nanti malam " Ucap Dila lalu meninggalkan rumah Didin .
" Aku masuk lihat intan dulu " Ucap Didin .
" Aku juga pergi dulu " pamit Gio .
" Om bisa Gina ikut " Gio menatap Fandi " Maaf ,saya harus pergi ada urusan mendadak ' Tolak Gio halus.
" Ah iya tidak papa Om " Ucap Gina Tersenyum.
" Duduk "
" Maaf Om, Gina harus kerja " Ucap Gina .
" Duduk " Ucap Fandi rendah .
" Maaf Om "
" Om " Pekik Gina saat Fandi menariknya dengan kasar lalu memasukan dalam kamar tamu .
" Sudah baikan " Intan mengaguk " Kakak kembali kerja saja ,intan sudah baikan " Ucap Intan .
" Istirahat saja ,aku akan menemanimu " Intan menggeleng " Intan sudah baikan kak " Jawab intan .
Didin menatap intan wajah wanita sudah tidak seoucat tadi, sedangkan intan hanya terdiam bingung di tatap seperti itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Didin dan Intan menjadi Novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘
__ADS_1