
Setelah makan siang mereka kembali berkumpul ke ruangan tamu dan Gina sudah tidak kembali lagi ke restoran atas permintaan Bosnya Didin .
" Nanti bikin kan kopi kaya gini iya kakak ipar " Ucap Gio ,yang hanya dia jawab senyuman .
" Saya juga iya ,nanti tiap pagi kami ke sini,sekalian sama kue nya " Timpal Fandi tertawa kecil .
" Cih, laki tidak modal mau minum kopi minta sama orang " Fandi dan Gio langsung menatap Gina .
" Jangan begitu mereka teman kakak Didin " Ucpa Intan lembut .
" Aku tahu mana yang harus di lembutin sama tidak Tan, kalau modelnya kaya dia !! jauh² deh nanti kena apes aku nya " Jawab Gina polos .
" Sudah ,kalau kalian mau debat nanti di luar , kepalaku pusing mendengar kalian sejak tadi " Ucap Didin .
" Pecat saja dia Din ,aku tidak suka ada dia di restoran bagaimana pun di sana juga ada sahamku bukan " Ucpa Fandi menatap tajam Gina yang sudah ketakutan .
" Jangan dong om ,masa main pecat saja ' Ucap Gina memelas .
" Siapa suruh ,makanya jangan macem² " Gina mengaguk cepat " Janji om Terakhirnya " Ujarnya .
" Satu lagi aku bukan Om mu ,memang aku nikah sama tantemu apa " Ucap Fandi ketus .
" Lalu aku panggil apa ? kan Om lebih tua dari Gina " Ucap Gina jujur membuat Didin tertawa kecil
" Panggil sayang " Jawab Didin membuat keduanya menatap nya " Jangan Gila ,model kaya gini kamu suruh panggil aku sayang ,bisa alergi aku nya " Jawab Fandi ketus .
__ADS_1
" Om kira Gina juga mau, Bisa bisulan mulut Gina " Timpal Gina tidak kalah ketus membuat intan dan Didin tertawa
" Bisa diam " Bentak Gio kesal membuat Gina menunduk takut .
" Maaf om " Cicit Gina membuat intan Tersenyum kuda .
" Intan boleh ke kamar tidak sama Gina " Tanya intan menatap Didin " Pergilah " Jawab Didin .
" Ayo Gin " Gina mengagguk " Permisi bos, om " Pamit Gina menunduk kepalanya .
" Kamu punya masalah apa sih sama Dia " Tanya Didin .
" Aku kebelet sudah tidak tahan, aku kira di dalam toilet kosong ,pas aku ke luar dia juga ke luar dari kamar mandi ,teriak syukur aku langsung menutup mulutnya cepat lalu kami berdebat ,hingga akhirnya dia memanggilku cabul" Ucpa Fandi .
" Bukannya toilet pria sama wanita bersebrangan " Ucap Gio .
" Syukur kamu ketemu dia ,kalau ketemu yang lain habis kamu ,bisa² di minta langsung tanggung jawab " Ucap Didin .
" Tanggung jawab apaan lihat saja kaga apa lagi sentuh " Ucpa Fandi kesal .
" Dari tanggung jawab kamu bisa menyentuh atau melihat " Ucap Gio .
" Maaf aku masih suci " Ucap Fandi .
" Kamu kenapa tidak masuk " Tanya Gio menatap Didin .
__ADS_1
"Ada problem sama Intan " Jawab Didin dengan helaan napas " Maksud nya " Tanya Fandi .
" Kalian sudah bisa menebaknya " Jawab Didin .
" Jangan membuat semuanya makin rumit Din, belum lagi ibu mu lalu kamu , bagaimana pun pasti berat untuknya " Ucap Gio .
Didin sudah menceritakan semua tentang sikap ibunya pada intan, dan mereka hanya bisa memberi saran tanpa ikut campur karena kedua wanita itu sangat kuat posisinya dalam hidup Didin .
Sedangkan di dalam kamar Intan sedang menangis dalam pelukan Gina dia menceritakan semuanya tanpa ada yang doa tutupi sampai dia kabur dan di jemput pagi tadi oleh sang suami .
" Bukannya aku sudah bilang ini berat Tan, dan kamu bilang bisa !! Jadi lakukan itu jika memang bisa ini hanya masalah waktu, ok satu tahun itu sudah lebih dari cukup untuk kamu bertahan jika sampai waktu itu semuanya jalan di tempat aku akan selalu mendukung mu apa pun keputusan mu, baru dua bulan Tan pasti kamu tidak ingin bukan Ayah sama ibumu kecewa ,terus kamu sudah siap saat nanti mendengar si bos menikah lagi, lalu perjuangan mu selama ini gimana ?? Buktikan pada ibu mertua mu dan si bos kalau kamu bisa bukan wanita lemah " Ucap Gina menyemangati sang sahabat .
" Sakit Gin " Gina mengelus tangan sang sahabat " Aku tahu sekalipun aku belum mengalami nya tapi yakin lah suatu saat pasti indah " Jawab Gina lembut .
Keduanya melanjutkan pembahasan begitu juga para pria saling memberikan nasehat untuk pengantin muda itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Didin dan Intan menjadi Novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰
Like
koment
vote
__ADS_1
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟