Cinta Untuk Erina

Cinta Untuk Erina
Bintang Laut


__ADS_3

Bu Hesti tersenyum melihat sang putra yang begitu perhatian kepadanya. Memang hanya Noval yang selalu mengerti dirinya. Apalagi semenjak suaminya meninggal, Noval selalu menghibur nya.


Setelah menaiki kereta gantung, dan terlihat putra kecilnya sangat senang dengan apa yang baru saja ia naiki bersama orang tuanya.


"Yayah Zio suka naik itu,"


"Zio suka, nanti kita kesini lagi ya. Kalau Dede bayi sudah lahir, Oke?"


"Oke," jawab anak itu. " Dede nanti kita kesini lagi ya." Ucap Zio dengan polos lalu menyentuh perut ibunya. Membuat Ferdian tersenyum melihatnya.


"Sekarang kita kemana lagi Yayah?" tanya Zio.


"Uuuummm ... kita melihat ikan-ikan besar yuk! Di aquarium yang gede, kamu mau gak?" ajak Ferdian dengan tersenyum melihat wajah putranya yang sangat menggemaskan.


"Mau Yah. Ayo aku ingin melihat ikan-ikan yang besar," ucap anak itu dengan semangat.


"Yasudah yuk kita lihat ikan-ikan besar!" ajak Ferdian.


"Horee ..." Zio bertepuk tangan dan berloncatan merasa kegirangan.


Kini Ferdian menyuruh Joddy untuk membeli tiket masuk untuk ke dalam. Sedangkan Ferdi sendiri tak sedikitpun meninggalkan istrinya.

__ADS_1


"Kamu lelah gak?" tanya Ferdian seraya mengecup tangan Erina.


"Enggak Mas, kan setiap jalan. Kita selalu beristirahat, jadi aku tidak terlalu lelah,"


Ferdian tersenyum. " Berarti baby kita memang lagi ingin jalan-jalan ya." Seraya menghapus keringat di kening istrinya.


"Mungkin saja, dia ini seperti Zio yang semangat ingin melihat ke dalam sana,"


Erina dan Ferdian melihat Zio yang berlarian menyusul Joddy. Mereka tertawa melihat bocah laki-laki yang terlihat menggemaskan.


Kini Ferdian dan semua keluarga sudah berada di dalam. Semua pandangan mata tertuju pada sebuah kaca berisikan makhluk hidup yang berada di dalam air.


Ferdian mengajak ke  touch pool yaitu sebuah kolam, yang di mana pengunjung dapat menyentuh dan berinteraksi dengan biota secara langsung.


Biota Laut sendiri adalah semua makhluk hidup yang ada di laut baik hewan maupun tumbuhan atau karang.


Zio terlihat senang melihat makhluk hidup yang belum pernah ia temui sebelumnya.


Di area touch pool terbagi menjadi empat bagian yang diisi dengan biota laut berbeda, seperti bintang laut, ikan hiu jinak, penyu dan ikan hiu pemangsa.


Semuanya aman dilihat dari jarak dekat. Beberapa di antaranya juga aman untuk disentuh dan diajak berinteraksi.

__ADS_1


Jadi bagi Ferdian itu aman untuk di lihat Zio, yang saat ini rasa ingin tahunya begitu besar.


"Yayah, itu apa?" tanya Zio, sambil menunjuk apa yang dilihatnya.


"Itu bintang laut sayang. Kenapa lucu ya bentuknya?" Zio pun mengangguk.


"Bintang laut itu, bukannya Patrick start kan Yah? Temannya Spongebob,"


"Hahaha ... betul nak, bintang laut itu seperti film kesukaan kamu. Temannya Spongebob yaitu Patrick star." Jawab Ferdian dengan terkekeh.


"Pintarnya keponakan om ini." Timpal Noval mengacak-acak rambut keponakannya.


Semuanya pun tertawa mendengar Zio bicara.


"Sekarang kita lanjutkan lagi Yuk!" ajak Ferdian.


Tempat wahana yang Ferdian datangi adalah Jellyfish exhibit.


Di wahana ini, Zio dan yang lainnya bisa melihat ubur-ubur berenang di dalam akuarium.


Ferdian, Erina, Zio, Noval dan Bu Hesti, berjalan di depan. Sedangkan Kinan dan Joddy berjalan di belakang, sambil bergandengan tangan.

__ADS_1


Tangan Joddy tak lepas merangkul Kinan, di depan umum. Mereka menjadi pusat perhatian para pengunjung.


__ADS_2