Cinta Untuk Wisyah

Cinta Untuk Wisyah
Eps 49


__ADS_3

Jika di sisi lain Fadil yang sedang berjuang demi mengambil perasaan seorang gadis dengan cara berteman. Mencintainya dalam diam untuk membuat gadis yang Fadil cintai merasa nyaman dengan nya agar tidak membuat gadis itu merasa takut karena cinta nya. yang membuat gadis itu tidak nyaman dan pergi untuk menghindarinya karena Fadil telah mengungkapkan perasaannya.


.


.


Sedangkan Fazar yang baru saja sampai di rumah yang terlihat sangat mewah. Rumah


yang dia rindukan walaupun dua bulan ini dia sering kerumah yang sekarang dia injak.


Mengingat dimasa di mana dia memilih meninggalkan rumah itu. Demi menghapus masalalunya membuatnya menghindari seseorang yang paling dia sayangi karena masalalunya itu. Membuat orang yang Fazar sayang merasakan bersalah. Karena Fazar berubah itu karena salahnya.


Fazar keluar dari mobil Sedangkan sekertaris Zain memarkirkan mobil di tempat parkiran khusus untuk setiap mobil yang datang kerumah itu.


Fazar melangkah melewati beberapa pelayanan yang sedang berada d luar. Beberapa pelayan itu menyambut Fazar dengan sopan tidak luput dari senyuman mereka.


" Selamat datang tuan muda Fazar." Ucap mereka sopan sambil menunduk hormat.


Tidak ada jawaban dari Fazar hanya deheman yang terdengar. Fazar melangkah memasuki rumah yang begitu sangat mewah." Assalamualaikum." Salam Fazar saat sudah sampai didalam rumah. Mungkin tidak akan ada yang menjawabnya karena suara Fazar tidak sebesar rumah itu.


" Fazar." Ucap wanita paruh baya yang melihat kedatangan Fazar dengan senyumannya wanita paruh bayq itu melangkah mendekati Fazar lalu memeluk tubuh tinggi Fazar dengan kerinduan. walaupun dua bulan ini pelukan yang dia rindukan sudah kembali. Tapi rasa rindu itu tidak akan pernah hilang karena wanita baru baya itu sudah pernah merasakan berpisah dengan Fazar selama tiga tahun lamanya

__ADS_1


" bunda." Panggil Fazar sambil membalas pelukan dari dari wanita baru baya dengan pelukan yang dia rindukan selama tiga tahun.


Dan dua bulan yang lalu dia telah kembali untuk menemuinya, karena selama tiga tahun ini mereka berpisah hanya karena Fazar sedang menghindari wanita paruh baya itu.


wanita paruh baya itu tidak lain Sisi bunda dari Fazar dan Juga Fadil


Selama tiga tahu tahun berpisah dengan putra sulungnya Kini putranya Fazar telah kembali kerumahnya dua bulan yang lalu.


Walaupun masih ada yang kurang dalam diri Fazar yaitu sifat hangatnya terhadap keluarga dan senyuman yang manis, Tapi Sisi sangat bersyukur kalau putranya tidak memilih mendendam sendiri rasa sakit yang dia terima dimasa lalunya. dan mau bercerita kepadanya walaupun hanya sedikit.


Dan Fazar mau memaafkannya karena kesalahannya membuat putra sulungnya itu terjebak dalam masalalunya.


" Sayang, dimana Fadil." Tanya Sisi yang sudah melepaskan pelukannya. Melihat kalau Fazar hanya sendiri tidak bersama dengan adiknya Fadil.


Sisi mengerutkan keningnya bukannya putra sudah berjanji untuk kerumah dengan cepat untuk acara berkumpul dengan keluarga tapi ini dia malah pergi tapi belum kesini lalu kemana putra keduanya itu


" Fadil kemana.'' Tanya Sisi yang sudah duduk di sebelah Fazar.


" Ngga tahu Bun. tapi tadi pagi saat dia mau jalan Fadil pamit keabang kalau Fadil mau pergi ketemu sama calon istrinya." Jawab Fazar,


" Emangnya dia punya pacar bang." Tanya Sisi

__ADS_1


" Ngga tahu juga Bun, tapi katanya sih gitu.'' ucap Fazar sambil memutar matanya malas mengingat seperti apa adiknya itu.


" Biasanya dia yang paling anti sama wanita, kini mulai mengenal yang namanya cinta." Ucap Sisi sambil tersenyum.


" Jika cinta tanpa kepastian lebih baik ngga usah bun.'' Sambung Fazar


" Tapi dengan cinta tanpa kepastian itu kita bisa belajar nak, apa yang namanya itu cinta sejati itu.'' Jawab Sisi.


" Jika cinta hanya akan dikhianati lebih baik aku tidak usah mengenal namanya cinta.'' Ucap Fazar membuat hati Sisi kembali tertusuk.


" Maafkan aku nak.'' Ucap Sisi masih merasa bersalah terhadap putra itu.


" tidak Bun itu bukan salah bunda, tapi itu salah Fazar karena telah mengenal yang namanya cinta." Jawab Fazar." Seharusnya Fazar tidak terjebak di dalam masalalu dan membuat hati Fazar selalu sakit karena mengingat masalaluku." Ucap Fazar kembali.


" Andai Bunda bisa memutar waktu, bunda tidak akan melakukan kesalahan itu, kesalahan yang membuat putra ibu terjebak dalam masalalunya karena cinta," Ucap Sisi merasa bersalah.


" Tidak usah di ingat Bun, lupakan semuanya." Ucap Fazar menyenderkan kepalanya di sofa sambil melihat kearah atas.


" Andai Bunda tidak menjodohkanmu nak mungkin kamu tidak akan terjebak didalam yang namanya cinta dan sakitnya di khianati karena masalalumu." Batin Sisi.


......................

__ADS_1


Bersambung.


Harap bijak dalam membaca karena banyak typo yang bertebaran


__ADS_2