Cinta Untuk Wisyah

Cinta Untuk Wisyah
Eps 53


__ADS_3

Dibawah sinarnya bulan yang begitu sangat indah karena sinarnya yang berhasil membuat malam yang gelap menjadi terang. Walaupun cahaya tidak seterang matahari yang bisa menerangi kegelapan, tapi bulan mempunyai keindahan tersendiri dengan sinarnya.


malam ini malam yang begitu cerah, karena rembulan yang begitu sangat terang menerangi setiap jalan.


Jika rembulan yang begitu sangat terang malam ini, beda halnya dengan pria yang masih setia berdiri di balkon menatap rembulan yang masih bersinar dengan terangnya tapi tidak dengan suasana hatinya yang selalu gelap.


Pria itu tidak lain Fazar. Pria yang selalu menikmati kesendiriannya. Setiap malamnya atau setiap saatnya. Memilih bekerja daripada menikmati kebebasan walaupun hanya sesaat.


🍂🍂🍂🍂


Sedangkan disisi lain.


Tempat Fadil berada sekarang.


Fadil yang baru saja selesai berbelanja di Indomaret kini melanjutkan mobilnya kembali kepada tujuan utamanya yaitu kerumahnya seseorang yang berhasil membuatnya jatuh cinta untuk pertama kalinya lewat pandangan pertama.


Dengan membelah ibukota yang tidak terlalu macet, Fadil begitu sangat menikmati perjalanannya ini.


Dengan kecepatan diatas rata-rata Fadil membela jalan yang tidak terlalu ramai.


dengan senandung music menandakan kalau hati Fadil sekarang sedang berbunga bunga. Walaupun ada debaran sendiri karena kali pertama dia kerumah orang itu, tapi Fadil berusaha untuk tetap tenang dan mengatur jantungnya itu agar tidak berdebar tidak karuan.


.


.


Tidak berselang lama Fadil sampai didepan gang membuat Fadil memarkirkan mobilnya di sekitar gang itu, karena jalan untuk ke rumah gadis itu terlalu sempit jika Fadil melewati jalan itu mengunakan mobil.


Selesai memarkirkan mobilnya Fadil turun dari mobilnya sambil membawa beberapa paper bag belanjaannya untuk dibawa ke rumah itu.


Dengan langkahnya Fadil melewati jalan yang hanya bisa muat untuk motor saja, jalan yang Fadil lewati sedikit gelap karena lampu jalan yang redup.


Untung malam ini rembulan begitu sangat terang jadi jalan yang Fadil lewati bisa terlihat terang walaupun tidak seterang adanya lampu di jalan.


.

__ADS_1


.


Fadil yang berjalan kaki mendapatkan tatapan dari orang orang yang melihat Fadil. Karena orang-orang yang berada di sekitaran situ baru pertama kali melihatnya.


Menatap Fadil dengan tatapan penasaran dan bingung karena kali pertama mereka melihat Fadil berkeliaran di sekitar situ.


Fadil terus melewati hampir beberapa rumah dan akhirnya sampai di tempat tujuan.


Walaupun kali pertama kerumah itu, tapi berkat suruhannya Fadil bisa tahu rumah dari gadis itu.


Dengan hati yang gelisah Fadil mencoba untuk mengetuk pintu rumah itu terlebih dahulu, tapi tidak bisa karena jantung nya yang berdebar membuat Fadil susah untuk mengangkat tangannya untuk mengetuk pintu rumah itu. Fadil mencoba untuk tetap tenang dan mengangkat tangannya untuk mengetuk pintu itu.


Tok


Tok


Tok


Suara ketukan pintu membuat Fadil semakin gelisah, sampai beberapa lama Fadil mengantuk pintu itu, akhirnya pintunya dibuka.


Orang yang membukanya pintu dia Haidar Malik karyawannya dan juga sepupu dari Wiyah, gadis yang berhasil membuat Fadil jatuh cinta untuk pertama kalinya. Gadis yang akan Fadil temui malam ini dan mengungkapkan perasaannya yang selama ini di pendamnya, Hanya karena takut kalau Wiyah tidak akan mau menerimanya, Membuat Fadil menyimpannya terlalu lama sampai Fadil mengambil keputusan untuk mengungkapkan perasaannya malam ini.


Bukan Fadil pengecut hanya karena ingin mengungkapkan perasaannya. Hanya saja Fadil tahu Wiyah tidak akan mau menerimanya karena Fadil tahu Wiyah tidak akan jatuh cinta kepada siapapun selain suaminya.


Bukan apa kenapa Fadil bisa tahu semua itu karena buku diary Wiyah yang tidak sengaja Fadil temukan saat Fadil mengantarkan Wiyah pulang kerumah. Mungkin Wiyah tidak sengaja melupakan buku diarynya disaat itu.


Dari buku diary itu Fadil bisa tahu kalau Wiyah memiliki trauma tentang perpisahan kedua orang tuanya sampai membuat Wiyah takut untuk jatuh cinta. Hanya karena Wiyah takut dalam pernikahannya nanti akan ada kata perpisahan atau perceraian seperti rumah tangga kedua orang tuanya.


Dari buku diary itu Fadil bisa tahu apa alasan Wiyah tidak mau jatuh cinta kepada siapapun karena Wiyah sudah berjanji pada dirinya sendiri kalau Wiyah tidak akan jatuh cinta kepada siapapun selain suaminya nanti.


Dari buku diary itu membuat Fadil menjadi penasaran apa alasan dan kenapa Wiyah bisa berpikiran seperti itu apakah dia tahu masalalu kedua orang tuanya.


.


.

__ADS_1


Lama terdiam dan tidak mendapatkan jawaban dari dalam karena Haidar yang tampak terkejut melihat dirinya, apalagi yang datang itu adalah Bos keduanya membuat Haidar menjadi gugup.


Fadil bisa melihat kalau Haidar begitu sangat gugup saat bertemu dengannya, sampai sampai Haidar tidak menyuruhnya untuk masuk yang membuatnya hanya diam didepan pintu.


Fadil mencoba menghilangkan suasana yang cukup canggung pada diri mereka masing-masing.


" Assalamualaikum Pak." Salam Fadil membuat Haidar sadar dari kecanggungannya saat ini.


karena melihat siapa yang datang ke rumahnya.


" Waalaikumsalam tuan muda Fadil.'' Jawab Haidar gugup. ( Banyangkan bos kalian sedang berada di rumah kalian sekarang, apa yang harus kalian lakukan )


" Silahkan masuk tuan." Ucap Haidar mempersiapkan Fadil untuk masuk kedalam rumahnya


Fadil mengangguk mengikuti Haidar untuk masuk kedalam rumah melangkah masuk mendekati sofa.


Lalu mendudukkan dirinya diatas sofa yang berada di ruang tamu. Haidar bisa melihat rumah yang tidak terlalu besar tapi terlihat begitu sangat rapi, apalagi ada beberapa foto yang tergantung cantik diruang tamu yang memperlihatkan foto keluarga Haidar.


Sampai pandangan Fadil tertuju pada satu foto yaitu foto Wiyah yang sedang tersenyum sangat manis. Fadil yang melihat foto itu jadi ikut tersenyum.


" Tuan Fadil maaf ada yang saya bisa bantu.'' Tanya Haidar yang penasaran kenapa bos keduanya itu bisa datang kerumahnya.


" Tentu ada pak Haidar, Saya datang berkunjung kesini ingin menemui pak Haidar dan juga keluarga pak Haidar." Jawab Fadil." Karena saya ingin membicarakan sesuatu yang penting kepada anda." Ucap Fadil kembali.


Mendengar jawaban dari bosnya itu membuat Haidar Bingung, kenapa bosnya itu yang datang jauh-jauh dari rumahnya, hanya untuk menemui keluarganya emangnya keluarganya mempunyai masalah apa dengan Fadil. Pikir Haidar.


" Menemui keluarga saya tuan." Tanya Haidar bingung membuat Fadil hanya mengangguk." Tapi ada apa tuan, kenapa anda ingin menemui keluarga saya dan membicarakan hal penting apa." Tanya Haidar kembali yang penasaran bercampur bingung.


Bersambung.


Sampai sisini dulu ya, nanti author lanjutan lagi.


Harap bijak dalam membaca karena banyak typo yang bertebaran. Makasih buat teman teman yang sudah mau mendukung author 🤗


Salam Manis dari author 🤗😊

__ADS_1


__ADS_2