Cruel Fate

Cruel Fate
#Bab10


__ADS_3

Besok malamnya, John memutuskan untuk segera ke rumah Smith. John ingin memberitahu tentang racun yang terkandung di bubur tersebut sesegera mungkin.


Namun, ketika sampai di rumah Smith. Smith tak ada di kamarnya sehingga John berinisiatif menuju kamar kakek Smith karena beberapa hari yang lalu John mendapat kabar jika kakek Smith koma karena sebuah kecelakaan.


Ketika hampir dekat dengan kamar kakek Smith, John di kagetkan dengan dokter yang tiba – tiba berlari keluar dari kamar kakek Smith.


Tak lama setelah itu, Smith juga keluar sambil berlari mengejar dokter tersebut dan tiba – tiba mengatakan sesuatu hal yang membuatnya cukup terkejut.


Dari perkataan Smith, John menyadari jika dokter tersebut berusaha melakukan sesuatu yang buruk. John mendekati kakek Smith dan menyapanya karena sudah hampir satu bulan tak bertemu dengannya.


Tak lama, Smith datang dengan wajah lesu dan menanyakan tentang hasil penelitian yang sudah di lakukan oleh John.


Smith terbelalak ketika mendengar kabar dari John jikalau racun yang terkandung di bubur tersebut adalah racun yang sama yang di gunakan untuk membunuh ibu Smith.

__ADS_1


John dan Smith memutuskan untuk berbicara lebih lanjut dan mereka memutuskan untuk duduk di sofa yang berada di kamar kakek Smith.


" Jadi maksudmu, racun yang terkandung di bubur yang di makan oleh pelayan itu adalah racun yang sama yang membuat ibuku meninggal ? Mungkinkah pelaku di balik semua ini juga orang yang sama? Aku ingat betul, pelayan yang membunuh ibuku lebih memilih bunuh diri waktu itu bersama dengan keluarganya. Dia tetap bungkam dan tak mau mengatakan siapa yang menyuruhnya mencampurkan rancun itu di makanan yang di makan oleh ibuku, " ucap Smith yang terdengar cukup sinis.


" Mungkin saja. Jadi kau harus lebih hati – hati. Oya, kenapa dengan dokter tadi? Kenapa kalian saling berkejar – kejaran ?" ucap John. Smith menghela nafasnya.


" Dokter itu berusaha membunuh kakekku, dia mencoba melepas selang oksigen kakekku. Ini benar – benar gila! Ketika aku mengejarnya dia menaiki mobilnya tapi apa kau percaya ? Tak selang lama mobilnya meledak. Polisi sedang memeriksanya , mereka juga sempat menanyakan beberapa hal padaku. Kecelakaan itu mengingatkanku pada kecelakaan yang di alami oleh ayahku, " ucap Smith terlihat sangat marah.


John terlihat prihatin dengan nasib temannya yang satu ini. " Jadi, memang kemungkinan besar otak di balik pembunuhan ini adalah orang yang sama kan ? Ah! Bagaimana dengan gadis itu ? Dia masih tak memberitahumu siapa di balik semua ini ?" ucap John.


John terdiam sejenak melihat Smith yang tak biasanya terlihat cukup tenang saat membicarakan pelaku yang mencelakai keluarganya karena seingat John Smith selalu emosi tingkat akut ketika membahas orang – orang yang berusaha mencelakai keluarganya. Terlebih lagi jika orang itu masih hidup. Bahkan ketika orang itu sudah meninggalpun John akan tetap terlihat sangat emosi seperti yang John lakukan saat membicarakan dokter yang berusaha membunuh kakeknya.


" Oh, mungkin saja dia di jebak. Siapa tau ? Tapi , dimana dia sekarang? Apa kau masih bermain – main dengannya ?" ucap John yang penasaran.

__ADS_1


" Kemarin dia pingsan jadi untuk sementara aku akan membiarkannya istirahat. Aku tak mau dia mati begitu saja. Aku belum puas bermain – main dengannya. Oya, bisakah aku meminta bantuanmu ?" ucap Smith yang di jawab anggukan oleh John.


" Kau membiarkannya istirahat karena kau masih ingin bermain – main dengan gadis itu? Aku penasaran seperti apa gadis itu hingga membuatmu bersikap lembut pada pelaku yang mencoba mencelakai kakekmu, " ucap John dalam hati.


" Tak ada yang bisa aku percayai sekarang ini. Jadi, tinggallah di sini dan rawat kekekku. Berhenti saja untuk sementara meneliti racun itu. Bantu aku di sini, kau mau kan ?" ucap Smith. John tersenyum mendengar permintaan Smith.


" Tentu saja, dengan senang hati aku akan melakukannya, " ucap John.


" Ah! Oya, kau juga bisa memeriksa keadaan gadis itu. Kemarin sih dia terlihat sudah sehat karena berbicara panjang lebar. Tapi aku harus memastikannya lebih dulu, " ucap Smith yang membuat John cukup terbelalak.


" Dia bahkan merawatnya, huh ? " ucap John dalam hati.


" Baiklah, besok pagi aku akan memeriksanya, " ucap John yang di balas senyuman oleh Smith.

__ADS_1


See You Next Bab !


__ADS_2