
Sesampainya di kota, Smith bergegas mengumpulkan dan menyerahkan semua bukti – bukti yang sudah di kumpulkannya selama ini, termasuk dengan rekaman CCTV yang di dapatkannya.
Tak lupa, Smith juga melaporkan tentang pelaku yang terjatuh di jurang.
Smith juga melaporkan satu orang yang sangat di kenalnya karena dari semua bukti yang di dapatnya dialah otak dari semua malapetaka yang menimpa keluarganya.
Tak lama setelah laporan yang di berikan oleh Smith kepada polisi. Nama Sandira bersih, laki – laki jangkung yang terjatuh di jurang di temukan meninggal.
Dan satu orang yang menjadi otak dari semua malapetaka yang menimpa keluarganya sudah masuk dalam jeruji besi dengan terancam hukuman seumur hidup atau mati di dalam sana.
Smith masih penasaran dengan motif yang sebenarnya karena Smith tau betul jika otak pembunuhan kedua orangtuanya tak menginginkan sebuah harta maupun tahta.
Smith mengunjungi otak pembunuhan tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah salah satu pemilik anak perusahaan milik kakeknya, Natasha.
Smith menatap Natasha yang menatap sinis Smith. Mereka berdua hanya terhalang sebuah dinding kaca di hadapan mereka.
__ADS_1
" Bibi, aku ingin memastikannya sendiri. Kenapa bibi membunuh ibu dan ayah ? Kenapa bibi mencoba membunuh kakek ? Semua tak ada untungnya untuk Bibi. Jika ibu dan ayah meninggal bibi tak mendapatkan keuntungan apapun. Dan bahkan jika kakek meninggal perusahaan bibi yang berada di lingkarang perlindungan kakek bisa saja terjatuh. Jadi, apa yang membuat bibi melakukan semua itu?" ucap Smith penasaran.
Natasha tersenyum kecil seperti orang gila mendengar pertanyaan Smith.
" Apa kau benar – benar ingin mengetahuinya? Semua ini aku lakukan karena ibumu! Kakak kandungku! " ucap Natasha yang membuat Smith membulatkan matanya.
"Apa maksud bibi dengan ibu adalah kakak kandung bibi? Aku tak tau jika ibu mempunyai saudara?" tanya Smith tak percaya.
Natasha tertawa terbahak – bahak mendengar pertanyaan Smith.
Smith terpaku tak percaya mendengar perkataan Natasha. Memang sejak awal Smith melihat perlakuan berbeda yang di lakukan kakeknya pada Natasha.
Kakeknya menyerahkan anak perusahaannya begitu saja pada Natasha tanpa pikir panjang. Smith bahkan berpikir jika Natasha adalah kekasih muda kakeknya tapi kenyataan membuat Smith lebih terkejut.
" Apa yang sebenarnya terjadi ?" tanya Smith sambil memegang kepalanya yang mulai berdenyut karena menerima kenyataan yang tak pernah di sangka – sangkanya itu.
__ADS_1
" Ini semua karena ibumu! Apa kau tau apa yang ibumu lakukan padaku ? Dia merebut ayahmu dariku. Awalnya ayahmu adalah kekasihku. Kami hampir menikah! Tapi, tiba – tiba saja ibumu mengatakan dia mengandung dan meminta ayahmu menikahinya. Hanya karena sebuah kecelakaan satu malam membuat mereka melakukan hal sekejam ini padaku! Aku bersama dengan ayahmu sudah lebih dari 5 tahun tapi, ibumu merebutnya begitu saja! Itu semua karena dirimu ada di dunia ini! Karenamu kehidupan bahagiaku hancur begitu saja! Tak hanya itu, mereka mengurungku selama bertahun – tahun di rumah sakit jiwa karena mereka bilang aku gila! Aku hanya mencoba membuat ibumu mengugurkan kandungannya berkali - kali dan membatalkan pernikahannya dengan kekasihku! Apa yang salah dengan melakukan hal itu?! Tapi, mereka semua menganggapku sudah gila dan memasukkanku ke rumah sakit jiwa. Setelah aku keluar dari rumah sakit jiwa aku harus berpura – pura berbahagia melihat keluarga kecil laki – laki yang sangat aku cintai selama bertahun – tahun hingga aku mempunyai kesempatan untuk membunuh ibumu! Tapi, bahkan setelah ibumu meninggal, ayahmu sama sekali tak melirikku lagi! Dia mengacuhkanku! Karena itu aku membunuhnya! Ayahmu tak pernah menghargai pengorbananku selama ini dan terus mengatakan jika semua itu hanya masa lalu dan tak ingin kembali lagi bersamaku! Setelah dua iblis penghancur hidupku tidak ada di dunia ini. Kakek tua itu yang mulai mencurigaiku mencoba menyelidikiku sehingga aku harus menghabisinya. Kakek tua itu juga berniat melindungimu dari niatku untuk menjadikanmu korban selanjutnya! Harusnya aku membunuhmu lebih awal! Harusnya aku membunuhmu! Jika saja kau tak lahir di dunia ini! Hidupku tak akan hancur! Aku akan bahagia bersama dengan laki – laki yang aku cintai! Aku tak akan jadi pembunuh ibu dan ayahmu dan tak akan mengalami semua penderitaan ini! Ini semua salahmu! Salahmu! Kau seharusnya tak ada di dunia ini! Semua mala petaka ini karenamu ada di dunia ini!" teriak Natasha.
Smith menatap Natasha dengan tajam.
" Kenapa kau menyalahkanku ketika kau yang melakukan semua kesalahan itu? Kenapa kau menyalahkanku ketika kau sendiri yang tak menerima semua kenyataan yang ada di hadapanmu? Itu semua salahmu sendiri! Ketika kami sudah berjalan maju kedepan,kau masih berdiri di tempat yang sama. Jangan menyalahkan orang lain atas jalan gelap yang kau pilih! " ucap Smith tajam.
Perkataan Smith membuat Natasha berteriak histeris dan mengutuki Smith. Natasha juga memukul- mukul kaca pembatas hingga tangan Natasha terluka.
" Kau seperti ibumu! Kau egois! Kyaaa! Aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri! Aku akan membunuhmu! Aku akan pastikan kau mati di tanganku! Aaa! Lepasakan aku! Aku harus membunuh iblis kecil itu! Aku harus membunuh bocah sialan itu ! " teriak Natasha sambil meronta – ronta minta di lepaskan saat petugas menghentikan perbuatannya yang memukul – mukul kaca pembatas antara dirinya dan Smith.
Smith menatap Natasha dengan dingin kemudian beranjak pergi dari ruang tersebut.
" Apa kau pikir aku akan terpuruk dengan kata – katamu? So what jika aku adalah alasan yang membuat ayahku meninggalkanmu? Aku tak memilih bagaimana dan siapa orangtuaku. Kenapa kau harus menyalahkan kehadiranku di dunia ini? Salahmu sendiri yang tak menerima keadaan dan memilih jalan yang lebih menghancurkan dirimu sendiri. Jika aku tak ada di dunia ini apa bisa kau mengubah takdirmu? Tentu saja itu mustahil! Ayah dan ibuku saling mencintai bahkan sebelum aku lahir! Aku membaca surat – surat mereka saat remaja dulu! Mungkin kau adalah orang yang ada di antara mereka. Kau adalah orang yang menghalangi kebersamaan mereka! " ucap Smith dalam hati.
See You Next Bab !
__ADS_1