Dipaksa Menikahi Tuan Muda

Dipaksa Menikahi Tuan Muda
Pernikahan Kontrak


__ADS_3

Rhuka tidak terima, karena buku agenda itu ada di dalam internet. Pasti ada yang sengaja mencurinya, lalu membidik seluruh isinya dengan kamera. Kedua tangan Rhuka sudah mengepal, lalu Cheyka berusaha menenangkannya.


"Sayang, kamu yang sabar iya. Kita bisa alihkan opini publik kok." ucap Cheyka.


"Aku tetap gak terima, kalau seperti ini caranya." jawab Rhuka.


"Kamu tidak jujur sama Oma, padahal Oma berharap kalian benar-benar menikah. Jangan-jangan, kehamilan Cheyka juga palsu." Serfa tampak kecewa.


"Oma gak gitu, memang cicit Oma benar-benar ada." jawab Rhuka.


"Kamu jangan beralasan Rhuka, kamu cuma menjadikan Cheyka pelampiasan. Oma tahu kamu tidak setuju, dengan kencan buta yang sering diatur." ucap Serfa.


"Oma, yang diucapkan oleh Rhuka benar." jawab Cheyka.


Disty dan Melodi tiba-tiba muncul, secara bersamaan. Mereka menghampiri Serfa, seolah tanpa dosa.


"Oma, Kak Rhuka memang benar-benar gak cinta sama Kak Chey. Kasian iya dia, harus pura-pura bahagia. Padahal kita semua tau, dia hanya menikah kontrak." ujar Melodi.


"Oma, sebaiknya lepaskan saja beban pada Cheyka. Aku lihat dia perempuan yang baik, kasian bila dipaksa menikahi tuan muda." timpal Disty.


"Kalian jangan ikut campur iya, Cheyka tidak menganggap ini sebagai beban. Aku cinta sama istriku, dan pasti akan melindunginya." jawab Rhuka.


Tak berselang lama, Rhoky sudah datang ke rumah. Dia terkejut, melihat Disty ada di sana juga.

__ADS_1


"Kak Disty, ngapain di sini?" tanya Rhoky.


"Jahat banget pertanyaan kamu." jawab Disty.


"Maaf, bukan maksudku gitu. Tapi aku takut, Kakak akan merebut Kak Rhuka." ucap Rhoky.


"Kamu sembarangan bicara, dasar tidak punya sopan." jawab Disty.


Serfa tidak mendengarkan perdebatan di antara mereka. Dia memilih menjauh dari ruangan tersebut, lalu melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar.


"Kak Rhuka, ada apa sama Oma?" tanya Rhoky.


"Oma marah sama aku dan Cheyka." jawab Rhuka.


"Memangnya kalian buat masalah apa?" tanya Rhoky.


"Hahah.... kamu baru tahu Melodi. Aku si sudah terpikir sejak awal." ucap Rhoky.


"Itu artinya, kamu mendukung mereka bersama. Harusnya kamu tidak membiarkan, Cheyka sakit lebih lama lagi." jawab Melodi.


"Sejak kapan, kamu peduli pada Kakak ipar? Bukankah selama ini terlihat jelas, bahwa kamu itu tidak peduli?" tanya Rhoky.


"Aku peduli, siapa bilang gak. Di dalam perut Cheyka, ada keponakan aku." jawab Melodi berbohong.

__ADS_1


"Bagaimana bila ternyata, situs Redaksi Media ketahuan siapa orangnya." ucap Rhoky.


"Kamu menuduh aku dan Disty yang melakukannya." jawab Melodi.


"Itu kamu sendiri yang bilang, bukan aku yang mengatakannya." ujar Rhoky.


"Kamu sengaja iya memancing aku." Melodi merasa tidak terima.


"Sudahlah, kalian tidak usah berdebat. Siapapun pelakunya, pasti akan segera tertangkap juga." ujar Rhuka.


"Oke, oke, aku mengerti." jawab Rhoky.


Ketika mereka sudah usai berdebat, Disty berpamitan untuk pulang. Rhuka mengajak Cheyka, untuk istirahat di kamarnya sendiri.


"Sayang, kamu jangan terlalu banyak pikiran. Aku sudah serahkan semua ini, pada seseorang yang bisa mengatasinya." ucap Rhuka.


"Iya sayang, gak apa-apa. Aku tidak terlalu memikirkan opini publik. Aku cuma sedang memikirkan Oma." jawab Cheyka.


"Masalah Oma, nanti biar aku yang omongin." ujar Rhuka.


"Oke, oke, aku gak akan ambil pusing. Santai aja kayak di pantai, semua masalah buang jauh-jauh. Anggap saja kosong, tidak ada di depan mataku." jelas Cheyka.


Pada malam harinya, mereka makan malam bersama. Hanya suara dentingan sendok dan garpu yang terdengar. Tidak ada yang membuka pembicaraan sama sekali. Semua diam tanpa suara, tidak ada yang ingin memulai. Hingga tibalah, terdengar deheman dari mulut Rhuka. Dia mulai ingin berbicara pada Serfa, meski mungkin tidak akan didengarkan.

__ADS_1


"Oma, aku akan mengadakan konferensi dengan wartawan. Mengklarifikasi berita yang sedang populer tersebut." ungkap Rhuka.


"Rhuka, kamu kira mereka karyawan kamu, yang akan langsung menuruti apa yang kamu inginkan." jawabnya.


__ADS_2