Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
asmara.


__ADS_3

tiga bulan berlalu, Yasmin meminta untuk pisah kamar dengan Hafiz, mau tidak mau Hafiz mengalah karena ia juga jarang pulang.


"non... cantik banget!" ucap bi Ina tersenyum menatap wajah Yasmin.


"non..kok masih bercahaya aja sih wajah nya meskipun udah nikah kaya yang masih gadis!"


Yasmin mematung mendengar penuturan pembantu rumah itu.


'ya Yasmin masih gadis Bi.. entah keberuntungan atau justru kemalangan'


Yasmin sendiri tidak tahu.


sore itu Yasmin berniat pergi ke Rumah Rama untuk mengambil beberapa pakaian milik nya.


"kamu mau kemana Yasmin!" ucap Hafiz turun dari mobil. seperti biasa kali ini Yasmin memakai sweater rajut berwarna putih selutut.


"mau kerumah ayah...!"


"ngapain....?" ucap hafiz mendekati Yasmin.


"mau ngadu sama ayah... kelakuan menantu nya" ucap Yasmin membuat Hafiz tertegun.


Hafiz menyimpan rapat siapa perempuan yang menjadi selingkuhan nya itu,Ia juga tidak seperti dulu yang jarang pulang.


tampak memerah wajah Hafiz mendengar penuturan Yasmin, jujur ia takut dan belum siap untuk mengungkap semua nya.


"takut....?makanya jangan suka main api!"


ucap Yasmin kemudian masuk ke dalam mobil dan membanting pintu mobil dengan keras.


Hafiz membuang nafas lalu mengusap wajah nya sekilas. sikap Yasmin membuat nya begitu pusing.


***


"bi.....!" ucap Yasmin masuk ke dalam, rumah yang tampak sepi.


"eh non Yasmin....!"


"bi...kapan ayah pulang?" ucap Yasmin duduk di kursi makan.


"katanya bulan depan non!"


"oh gitu....bi ke kamar Yasmin yu... Yasmin mau bongkar baju baju Yasmin yang udah gak kepakai!"


"ya non....!" ucap pembantu mengikuti langkah Yasmin.


"non.... emang masih boleh pakai celana jeans!"


ucap pembantu melihat Yasmin memilih celana jeans nya.


"boleh siapa yang ngelarang bi...!" ucap Yasmin membereskan sebagian baju baju nya.


jengah dengan sikap Hafiz yang protektif tak jelas itu.


ia hanya membawa beberapa pakaian yang masih suka ia pakai.. khawatir ia dan hafiz berpisah ia tidak perlu membawa banyak barang barang nya..


semua tahu keluarga Ibrahim seperti apa, banyak yang beranggapan kalau Yasmin perempuan yang beruntung bisa menjadi istri Hafiz dan menantu di keluarga itu.


tak ada yang tahu keadaan yang sebenarnya.


"bi.. masak mie ayam pedas dong bi..."


ucap Yasmin melangkah menuju dapur.


"emang mau nginep non...ini udah malam"


"ya bi, mau nginep!"


"emang bang Hafiz nya gak pulang?"


"gak tahu... Yasmin tunggu di ruang Tv ya!"


ucap Yasmin kemudian pergi.


Yasmin membuang nafas berusaha melupakan sosok Hafiz yang sejujurnya begitu ia cintai.


***


Hafiz tahu, seperti biasa Yasmin pasti menginap di rumah Rama, akhir akhir ini Yasmin memang lebih sering menghindari nya.


siang itu kanza menelpon Hafiz karena Perutnya yang terasa keram.


"fiz...aku gak kuat, aku lemes banget fiz..kepala aku tuh pusing banget, Perut ku rasa nya keram"

__ADS_1


ucap kanza di telpon.


saat itu Yasmin juga sedang berada di toilet dan tak sengaja mendengar kanza berbicara.


"ya, tapi aku tidak bisa jemput kamu kalau di kampus,kita udah sepakat kan yang"


deg...


Yasmin membeku mendengar suara seseorang yang ia kenal karena kanza menloudspker ponselnya.


terdengar jelas suara hafiz.


Yasmin menggigit bibirnya menahan sesuatu yang begitu menyesakan dada nya.


"apa benar yang ia dengar barusan....!"


ucap Yasmin diam sambil berpikir.


"hafiz aku tidak peduli...aku mau kamu jemput aku sekarang juga, aku gak kuat"


ucap kanza kemudian keluar dari WC dan melihat Yasmin yang sedang mematung, namun pandangan kanza buram tiba tiba ia tidak sadarkan diri..


"astagfirullah....


tolong.....Bu kanza pingsan" ucap Yasmin berteriak dan terdengar oleh Hafiz karena kanza belum mematikan ponselnya.


bergegas Hafiz pergi menuju kampus tempat dimana kedua wanita yang di cintai nya berada.


Yasmin berkali kali menghirup udara untuk menahan air matanya yang sejak tadi ingin tumpah, jadi selama ini perempuan yang menjadi selingkuhan suaminya adalah dosen nya sendiri.


"tapi mungkin ia salah dengar, tapi......"


ucap Yasmin menoleh ke arah pintu yang terbuka.


tak lama Hafiz datang dan langsung masuk ke ruang kesehatan di kampus itu, terlihat Yasmin yang berada di samping kanza.


Yasmin membeku menatap pria yang berdiri di hadapan nya.suaminya ternyata sudah mengkhianati nya.


keduanya terdiam tak ada yang bicara,


Yasmin menahan air matanya, kesakitan ini sudah tak tertahankan lagi.


Hafiz yang di maksud oleh Kanza adalah benar suaminya...


namun Yasmin tetap diam karena di tempat itu bukan hanya mereka bertiga.


"sebaiknya dibawa kerumah sakit saja, kondisi Bu kanza sangat lemah..."


ucap Rian yang menangani kanza, dan di angguki oleh Hafiz.


"Abang akan jelaskan nanti....!"


ucap hafiz kemudian mengangkat tubuh kanza dan membawanya keluar untuk di bawa kerumah sakit.


semua orang yang berada di tempat itu memperhatikan hafiz yang membawa kanza.


sebagian memang tak mengetahui jika Hafiz adalah suami Yasmin, karena saat menikah Yasmin hanya mengundang sebagian yang ia kenal saja.


"Yasmin kamu tidak apa-apa"


ucap Wulan dan sela memeluk Yasmin yang menahan laju air matanya menatap suaminya membopong perempuan lain


"kita ikuti Yas ! biar semua nya jelas.."


ucap Wulan bergegas menarik tangan Yasmin.


*


"kasian banget si Yasmin fi..." ucap Hasan menepuk pundak Lutfhi, melihat kejadian itu dengan jelas.


"itu salah satu alasan gue batal ke Amrik"


"jadi Lo udah tahu semua nya?"


"Udah.....!"


"kok bisa fi....!" tanya Hasan.


Luthfi pun menceritakan semuanya kepada Hasan.


***


sendiri...

__ADS_1


ku kemas air mata di pipi.


tak percaya ku yang telah terjadi.


cinta mu kini telah terbagi..


haruskah cinta aku akhiri.


cukup sampai di sini.


tak mungkin aku berpaling dan menyesali. tercabik hati ini meronta.


jangan kau redam gairah yang ada.


harus kah aku mengemis cinta.


untuk menghilangkan duka..


asmara......kemana lagi aku cari


siapa yang kan mengusir sepi


disaat ku sendiri.......


asmara....


mungkin kah kau sampai kan padanya


walau hatiku penuh derita


aku masih selalu cinta...


(asmara- novia Kolopaking..)


*


**


Yasmin dan kedua sahabatnya mengikuti Hafiz kerumah sakit, langkah Yasmin terhenti saat mendengar dokter berbicara dengan Hafiz.


"Anda suaminya?"


"ya Dok....!"


Yasmin menelan Saliva nya mendengar penuturan Hafiz yang mengatakan jika ia suami kanza, air mata mengenang di pelupuk matanya.


"kondisi ibu kanza saat ini sangat lemah, ia mengalami anemia dan dehidrasi.


di awal kehamilan hal itu memang sering terjadi, dan akan membaik setelah trimester kedua..anda tidak perlu khawatir!


banyak istirahat saja dan hindari aktivitas yang membuat nya lelah...!"


ucap dokter dan terdengar oleh Yasmin dan kedua sahabatnya itu, karena pintu terbuka.


"kamu istirahat ya sayang....!" ucap kahfi mencium kening kanza dan terlihat oleh Yasmin.


rasa sembilu menghunus jantung, rasanya begitu memilukan.


Yasmin melangkah menjauh dari tempat itu, tubuh nya lemas seakan tak percaya dengan apa yang terjadi..


Hafiz sudah menikah lagi?


apa yang salah dengan nya? hingga ia harus mengalami hal seperti ini di usia pernikahan nya yang masih terbilang baru.


ia bahkan belum pernah mencecap rasa manis nya, justru pahit yang kini Hafiz suguhkan untuk nya.


"sakit ya Allah... astagfirullah...!" ucap Yasmin memegang dadanya dan bersandar duduk di kursi.


"Yasmin....!"


ucap kedua sahabatnya itu memeluk Yasmin.


"sabar ya Yas....kamu harus selesai kan masalah ini!"ucap Wulan yang iba dengan keadaan sahabat nya itu.


Yasmin semakin terisak... benteng kokoh yang ia persiapkan sebelumnya roboh seketika..rasa sakit begitu menohok hati nya..


Luthfi dan Hasan terdiam melihat kejadian itu, ingin rasanya menghapus air mata yang saat ini membanjiri pipi perempuan yang di cintai nya itu. namun apa daya Lutfhi menahan keinginan nya itu mengingat status Yasmin saat ini.


bersambung...


seseorang yang pernah merasakan di khianati pasti tahu apa yang dirasakan oleh Yasmin.


terima kasih yang udah mampir

__ADS_1


boleh tinggal kan komentar nya ya 😍😍


__ADS_2