
setelah beberapa hari dirumah sakit, hari ini dokter mengizinkan Marisa dan bayinya untuk pulang.
namun pagi ini Yasmin merasa lemas dan sedikit pusing, mungkin Yasmin kelelahan karena beberapa hari ini menemani Marisa di rumah sakit.
"sayang.....!"
ucap kahfi membangun kan Yasmin yang kembali tertidur setelah solat subuh.
"bang.....!"
ucap Yasmin perlahan membuka matanya.
"kamu sakit?"
ucap kahfi menyentuh tubuh Yasmin yang sedikit hangat.
"gak Yasmin gak apa-apa bang,mungkin kurang tidur!"
ucap Yasmin mendudukkan dirinya di ranjang sambil bersandar, perut nya terlihat lebih besar karena kandungan nya Kini hampir menginjak usia delapan bulan.
beberapa hari ini ia begitu semangat menemani adik nya itu.. sosok yang ia rindukan kehadiran nya.yang sudah Rama beri nama Dwi Wildan Saputra..
Rama menyematkan nama belakangnya pada putra kedua nya itu, kenapa yasmin tidak ada nama belakang Rama,itu karena keinginan Marisa sendiri yang memberikan nama Khumaira dibelakang nama Yasmin tanpa nama Saputra.
"ya udah, gak usah ikut ibu pulang ke rumah !kamu istirahat aja, besok kan udah weekend jadi nanti kita bisa nginep di sana!"
ucap kahfi kemudian mencium perut Yasmin.
"sayang, Dede bayi yang pinter.
jagain bunda nya ya ...Ayah kerja dulu!"
ucap kahfi berbisik pada perut istri nya itu.
kahfi tersenyum saat bayi mereka langsung merespon dengan beberapa pergerakan yang membuat Yasmin terkekeh.
"dia ini aktif banget, semalam aja ngajak main.
gerak gerak terus bang nyampe aku gak bisa tidur!"
"kenapa gak bangunin Abang?"
ucap kahfi bertanya, semalam ia memang pulang malam, Yasmin pun di antar pulang oleh sang Ayah.
"gak Yasmin kasihan sama Abang, Abang kan capek baru pulang meeting sama klien..!"
"subhanallah... istri Solehah!"
ucap kahfi mencium kening istrinya itu
Yasmin tersenyum menatap Kahfi yang mengelus perut nya lagi.
"itu makanya ayah sayang sama ibu!"
ucap kahfi kemudian mencium perut Yasmin lagi.
semalam Kahfi memang pulang malam karena meeting penting bersama klien baru nya bersama Rayan, tidak dengan resa karena sudah satu Minggu ini resa mengundurkan diri berhubungan resa yang tengah hamil muda.
kahfi juga sedikit kewalahan menghadapi banyaknya pekerjaan karena tak ada sekertaris nya itu.
beruntung ia punya tangan kanan yang gesit hingga bisa menyelesaikan banyak nya pekerjaan.
__ADS_1
semenjak kehamilan sang istri, tuhan memberikan Kahfi Rizki yang melimpah, karir nya semakin bagus,tawaran kerja sama di berbagai perusahaan hingga bisnis yang lain nya.
ada beberapa yang Kahfi sempat tolak karena penawaran pekerjaan itu berada di luar negeri,ia tidak bisa meninggalkan istri nya yang sedang hamil besar.
namun ia juga beruntung memiliki istri seperti Yasmin yang tidak pernah mengeluh dengan kesibukan nya.
***
"emang gak curiga Sama Abang!"
ucap kahfi kala ia pulang malam.
"Kenapa harus curiga, Yasmin percaya Sama Abang!
kalau pun suami berbuat gak baik, piling istri itu kuat dia bisa merasakan kalau suami nya berbohong.
semua kembali sama diri sendiri aja.
semua pria punya banyak kesempatan untuk berbuat selingkuh,tapi dia yang hanya takut kepada Tuhan nya yang tidak akan pernah melakukan hal itu...!
jika ada kekurangan, kesalahan pada istri. perbaiki, nasehati.bukan cari pengganti..
selama istri mau menuruti perintah suami terkecuali kalau memang sudah tidak bisa di atur!"
ucap Yasmin membuat Kahfi tersenyum.
"kok pinter sih....!"
ucap kahfi mencium pipi istri nya itu.
Yasmin juga dulu selalu berpikir positif pada Hafiz, meski kenyataan bahwa Hafiz memang mengkhianati nya jauh hari sebelum pernikahan mereka, Yasmin juga ingin jadi istri yang baik, bukan pembangkang dan susah di atur.
terlebih dari itu Yasmin dulu memang mencintai Hafiz, makanya Yasmin bertahan meski terkesan bodoh..
kini biarlah itu semua menjadi pelajaran hidup untuk mereka agar lebih menghargai apa yang kita miliki, Karena seseorang terasa begitu berharga setelah ia merasa kehilangan.
"perasaan takut pasti ada, karena Yasmin pernah mengalami nya, Yasmin cuma bisa berdoa semoga Abang bisa menjaga hati untuk Yasmin,menjaga pandangan dari yang bukan muhrim!
karena semua berawal dari pandangan!"
ucap Yasmin meyakinkan diri nya sendiri akan sosok kahfi yang semoga jauh dari perilaku buruk mantan suami nya dulu.
"ya sayang... terima kasih udah percaya sama Abang,dan Abang akan menjaga kepercayaan itu..!"
ucap kahfi, awalnya kahfi khawatir jika Yasmin nantinya akan berpikir macam-macam jika ia sibuk dan pulang malam,tapi yang terjadi adalah Yasmin mempercayakan hatinya pada Kahfi.
setelah apa yang dilaluinya tak membuat Yasmin merasa enggan percaya pada kahfi,
pernah beberapa waktu Kahfi sempat tak fokus meeting dengan klien nya karena ponselnya mati dan tak bisa menghubungi Yasmin,
tapi ia merasa lega saat pulang justru Yasmin menyambut nya dengan baik.
**
"ya udah Abang berangkat ya, nanti Abang telpon ibu ya, khawatir nuggu kamu kerumah sakit.."
Yasmin tersenyum dan mengangguk.
"sebentar Abang kembali bawa susu untuk Kamu"
ucap kahfi kemudian beranjak dari duduknya.
__ADS_1
Yasmin tersenyum sambil mengelus perut nya, beberapa kali Kahfi meminta maaf karena pulang Malam dengan berbagai kesibukan nya di kantor dan diluar rumah.
selain pergi kerumah sakit, Kahfi tak mengizinkan Yasmin pergi keluar jika tidak dengan nya.
seperti kemarin Saat kedua sahabatnya mengajak bertemu untuk makan bersama.
"dirumah aja kalau mau makan bersama,lagi pula bukan nya istri Abang ini mau temenin Wildan di rumah Sakit?"
"ya mereka juga mau jenguk ibu sama lihat Wildan bang, pulang nya mampir ke mall sebentar!"
"gak boleh!
Abang gak kasih izin, Abang khawatir..apa lagi makan di restoran nya Lutfhi...!"
Yasmin menganga mendengar penuturan kahfi yang terkesan kembali menuduh nya.
kemarin Hafiz sekarang Lutfhi..
apa sih dia......?
"bang kak Lutfhi itu udah nikah sama wulan,,!"
"ya tapi dia bisa bersikap seperti itu kalau gak ada wulan..!"
"bersikap gimana?"
"udah pokoknya nanti keluar main nya sama Abang,gak boleh bandel! harus nurut!"
ucap kahfi santai tanpa merasa apapun atas persepsi nya itu.
karena hal itu wulan dan sela tak jadi menemui Yasmin di rumah sakit karena mereka memang berniat untuk pergi nonton, rencana nya weekend ini mereka akan melihat adik Yasmin yang baru lahir itu.
"sayang....!"
ucap kahfi membuyarkan lamunannya,
kahfi datang membawa satu nampan yang berisi satu mangkuk bubur ayam yang seperti nya lezat jika mencium baunya.
kemudian segelas susu dan air putih.
"sarapan dulu!
Abang udah telpon ayah tadi!"
"terus gimana kata Ayah bang?"
"gak apa-apa.. mereka bilang kamu istirahat aja!
besok baru kita kerumah ayah ya!"
ucap kahfi Hendak menyuapi Yasmin.
"sendiri aja bang!
udah siang bentar lagi pasti kak rayan telpon!"
"ya udah tapi ini dulu!"
ucap kahfi meletakkan nampan dinakas kemudian mencium bibir istri nya itu.
aktivitas pagi yang indah sebagai penyemangat harinya...
__ADS_1
bersambung..