
sebenarnya Hafiz sudah memblokir akun sosmed yang berkaitan dengan Yasmin dan kahfi, namun ia lupa jika masih ada Wulan juga sela yang hari ini menampakkan potret kebahagiaan Yasmin dan kahfi bersama bayi mungil mereka.
"selamat ya sahabat, sekarang udah jadi ibu!
welcome to princess beautiful.."
mau tidak mau, Hafiz membaca isi hastag tersebut.
"Bayi mereka perempuan....!"
ucap Hafiz kemudian menatap Nabila yang kini terpasang jarum infus, beberapa hari ini Nabila demam tinggi.
Rina membawa Nabila ke rumah sakit untuk dirawat.
selang beberapa waktu sela kembali memposting beberapa Potret cantik Kinara yang melakukan spot Poto Poto cantik.
"cantik... Mirip ibu Yasmin...
Kinara Adzikra Pradipta......!"
harus kah ia menangis, ingin sekali tapi semua tak guna, sakit memang karena sampai saat ini penyesalan hampir membunuh nya,
meskipun ia pernah mempertaruhkan nyawa nya untuk Yasmin, tapi semua tak sebanding dengan apa yang sudah ia lakukan pada Mantan istri nya itu.
"kini Yasmin sudah bahagia bersama kahfi, lalu aku?"
ucap Hafiz dalam benaknya.
dan satu hal lagi yang membuat nya frustasi adalah keadaan Nabila yang tak kunjung membaik,
Hafiz takut apa lagi akhir akhir ini Nabila mengigau meminta bertemu dengan Mama nya.
membuat jantung nya serasa di remas mengingat kanza yang sudah tiada.
"kasihan kamu na, maaf karena papah belum bisa menjadi orang tua yang baik!"
ucap Hafiz menatap Nabila yang sedang terlelap, tubuh nya semakin kurus.
"papah juga ragu! apa ada yang mau menerima papah dan Menjadi mama mu!
karena papah sendiri sadar bahkan Alisa pun menolak karena kesalahan di masa lalu yang seakan membekas pada image nya buruk.
seseorang mendengar kan percakapan Hafiz yang Seorang diri ,ia pun sama seperti Hafiz yang menyia-nyiakan orang yang yang sudah berusaha mencintai nya.
menyesal pun tak Guna karena pria itu kini sudah menemukan pengganti nya.
***
dua minggu berlalu kini Yasmin sudah kembali ke rumah, tali pusar bayi juga sudah copot.
dua hari Yasmin menginap di rumah sakit, setelah melahirkan kemarin.meski dokter mengizinkan Yasmin untuk pulang tapi Kahfi menyarankan untuk menginap di rumah sakit, sampai kondisi istri nya benar benar baik.
kahfi memperhatikan Yasmin yang sedang berjemur bersama bayi mereka, hangat nya panas Sinar matahari menembus pori pori kulit.
"sini sama Oma"
ucap sinta mengambil bayi mungil itu dari tangan Yasmin.
"kenapa bang?"
ucap Yasmin memperhatikan suami nya yang sedang menatap nya.
"gak....!"
ucap kahfi menyelipkan rambut panjang Yasmin kebelakang telinga.
"terima kasih Yasmin, istri ku!
bidadari ku
kamu gak pernah ngeluh meski kamu lelah!"
__ADS_1
ucap kahfi membuat Yasmin tersenyum.
kahfi memperhatikan wajah Yasmin yang sedikit pucat karena kurang tidur, bayi mereka jika siang terus tidur dan jika malam mengajak bergadang.
kahfi sendiri jadi ikut bergadang menemani Yasmin yang menyusui putri nya.
bersyukur asi nya melimpah, hingga Yasmin tak memerlukan susu formula untuk Kinara.
Yasmin pun bersyukur memiliki suami siaga seperti Kahfi yang selalu menemani malam nya, terkadang hingga pagi menjelang baru lah bayi mereka tertidur.
"yang, Asi nya kan banyak!
kamu isi aja ke botol sebagian,biar nanti malam kalau kamu ngantuk, Abang yang kasih Kinara susu!"
ucap Yasmin tertegun mendengar penuturan kahfi yang begitu memperhatikan nya.
"ya Benar Yasmin,mami juga mau nuggu Kinara kalau tersedia susu nya!
kamu juga kan butuh istirahat,mami juga kan waktu itu beli alat nya sekaligus Sama botol susu!"
ucap Sinta menimpali, bagaimana ia tidak bersyukur karena di kelilingi oleh orang orang baik seperti mertua nya itu.
"Yasmin bahagia punya suami siaga seperti Abang!"
ucap Yasmin menatap wajah suaminya itu.
kahfi tersenyum kemudian merangkul bahu Yasmin untuk bersandar pada nya.
sengaja Sinta membawa Kinara, agar Yasmin dan kahfi bisa berduaan setelah beberapa hari ini mereka sibuk.
keluarga besar Yasmin dan kahfi pun bergiliran datang melihat putri cantik mereka, Marisa pun beberapa hari ini selalu datang.
kemarin juga Lutfhi dan bunda Yesa datang untuk melihat bayi mereka.
"selamat Ya Yasmin!"
ucap yesa senyum menatap bayi cantik mereka.
terbesit sebuah penyesalan karena dulu ia selalu menghina Yasmin, padahal Yasmin sebenarnya berlian yang tak kasat mata.
"terima kasih Bun!"
ucap Yasmin tersenyum,
Yesa dan Wulan membawa beberapa paper bag untuk bayi mereka.
"apa sih ini Bun,lan?
kenapa harus repot-repot segala!"
"gak kok yas!
ini tuh hadiah untuk princess Kinara!"
ucap wulan senyum sambil memangku bayi mungil itu.
ia pun mendambakan makhluk kecil seperti ini di dalam rahim nya.
"terima kasih Bun,lan..aku doakan kamu cepat nyusul!"
"ya fi,kamu yang rajin!"
ucap kahfi yang berada di samping Yasmin.
Lutfhi pun terkekeh mendengar penuturan kahfi, berbeda dengan Wulan yang justru wajah nya langsung memerah.
"Abang ih!"
ucap Yasmin menyenggol lengan suami nya itu, membuat Kahfi terkekeh.
**
__ADS_1
"sayang, mami kemarin bilang, weekend nanti kita bikin acara syukuran akikah untuk kinara!"
ucap kahfi yang masih merengkuh tubuh istrinya itu.
"oh gitu, ya udah Yasmin sih gimana para orang tua aja!"
ucap Yasmin mendongak menatap wajah kahfi.
"ya Abang suruh panitia akikah itu untuk cari kambing yang bagus dan besar untuk akikah kinara!"
"Abang udah hubungi catering nya!"
"udah,itu Mami yang atur!
kolega bisnis Abang juga bilang nya mau pada datang!
jadi Mami pesan catering nya banyak!"
"oh gitu....!"
ucap Yasmin terperangah Saat Kahfi mengecup bibir nya singkat.
"ih Abang!
lagi puasa juga!"
ucap Yasmin terkekeh melihat Kahfi yang langsung manyun.
"ya tahu,masa cium juga gak boleh?"
"gak boleh..!"
ucap Yasmin terkekeh bersamaan dengan Kahfi, merengkuh tubuh Yasmin.
"kangen banget de!"
ucap kahfi mencium pipi Yasmin berulang.
"ih sabar dong!
masa kayak gitu!"
"ya,Abang bercanda!
masa ia sih Abang kayak gitu!"
ucap kahfi terkekeh.
"lain kali, ngambil jalan nya Caesar aja kalau hamil lagi de!"
"emang kenapa bang?"
"gak kuat lihat kamu seperti itu, jantung Abang rasa nya mau copot!
bingung harus gimana pas kamu kesakitan kayak gitu!"
"ya Tapi nyata nya sekarang Yasmin baik baik saja kan!"
"ya sekarang,tapi Abang gak tega!"
"ya Yasmin tahu bang!
terima kasih!"
ucap Yasmin menyandarkan kepalanya di bahu Kahfi.
setelah itu mereka masuk dan melihat Kinara sudah di mandikan oleh Sinta bahkan kini sudah tertidur.
"udah tidur aja dia!"
ucap kahfi menatap wajah cantik Putri nya itu,
__ADS_1
masih seperti mimpi tuhan menghadirkan bidadari cantik dalam keluarga kecil nya.
bersambung...