Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
kul Syarief.


__ADS_3

pagi itu setelah selesai sarapan, Yasmin mengambil beberapa pakaian kotor untuk di cuci.


kahfi sendiri sedang mencuci piring bekas mereka sarapan tadi.


"de santai aja ya,kita berangkat nya siang menjelang waktu Dzuhur aja biar sekalian kita solat di sana, sayang kalau kita cuma main doang kalau gak merasakan beribadah di masjid itu..."


"ya bang Yasmin setuju...!"


ucap Yasmin sambil memasukkan baju baju kotor nya ke mesin cuci.


seperti ini rumah tangga yang sebenarnya, mengurus keperluan suami, memasak,makan bersama..


dulu mana pernah ia memikirkan hal semacam ini,ia bahkan tak pernah memasak untuk Hafiz.


mungkin benar jika Hafiz mempertahankan kanza, karena ia tak pernah mengurus Hafiz.


bukan itu yang membuat Hafiz mempertahankan kanza, tapi calon bayi yang hadir Tanpa di duga yang membuat Hafiz mempertahankan kanza sebagai bentuk tanggung jawab, namun hal itu justru menyakiti istri nya sendiri.


di usia nya yang terbilang masih muda, Yasmin belum bisa mengontrol emosi nya, Yasmin berpikir dan bertindak menurut keinginan nya sendiri.


tapi sekarang Yasmin belajar untuk menjadi istri yang baik untuk Kahfi, belajar mengontrol emosi dan berpikir sebelum bertindak.


benar kah seperti itu?


terkadang Yasmin masih suka kekanak-kanakan..


maklum lah namanya manusia biasa,tak selamanya ia berbuat baik atau sebaliknya.


namun dengan Kahfi berada di samping nya, Yasmin bisa banyak belajar dari pria yang kini menjadi suami nya itu.


"biar Abang yang ngepel,kamu tungguin mesin cuci aja sambil istirahat!"


"ya bang.. terima kasih!"


ucap Yasmin tersenyum.


setelah pekerjaan rumah selesai Yasmin dan Kahfi bersiap siap untuk pergi menuju tempat yang sudah direncanakan, dengan Rayan dan resa yang ikut serta.


seperti biasa Rayan lah yang membawa mobil, Yasmin dan Kahfi duduk di belakang kemudi.


Yasmin menyandarkan tubuhnya pada dada kahfi,dan mulai menguap.


kahfi Tersenyum kemudian mencium pucuk kepala Yasmin yang terbungkus pasmina berwarna abu-abu itu.


"tidur aja dulu nanti Abang bangunin kamu!"


ucap kahfi kemudian Yasmin terlelap dalam dekapan pria itu.


siang menjelang waktu Dzuhur mereka Sampai di kul Syarief.. bangunan indah itu menjadi saksi kebahagiaan nya menyaksikan kedua orang tua nya kembali bersama, sejak saat itu Yasmin merasa bahwa hidup nya lengkap tak lagi ia merasa terpisah dan saat ini Yasmin begitu terharu menatap tangan kahfi menggenggam nya erat memasuki masjid indah itu.


"Kenapa sayang?"


ucap kahfi melihat mata Yasmin yang berkaca-kaca namun tersenyum.


'sungguh Tuhan mengabulkan doa doa ku...'


ucap Yasmin dalam hati sambil menatap wajah Kahfi,pria yang mewujudkan mimpi mimpi indahnya.


"kalau kamu mau ayah dan ibu mu bersama lagi,kamu minta hal itu sama yang memiliki kehidupan ini.... karena hanya Dia yang mampu membolak-balikkan hati manusia..!"


ucap kahfi dulu saat mengantar Yasmin kerumah ibu nya...

__ADS_1


dan hal itu yang menjadikan pegangan Yasmin bahwa hanya Dia sang pemilik alam yang menguasai segala yang ada di alam semesta ini, hanya Dia yang mampu membolak-balikkan hati manusia.


"ya Tuhan jaga hati ku, hati suami ku.. karena hanya engkau sang pemilik hati..."


ucap Yasmin menatap punggung kahfi yang kini menjadi imam mereka.


kahfi dan Yasmin berkeliling tempat itu di ikuti oleh Rayan dan resa.


"kamu tahu gak ada tempat yang lebih indah dari tempat ini?"


ucap kahfi saat mereka duduk di kursi panjang yang letaknya tak jauh dari masjid itu.


"Makkah ya bang?"


ucap Yasmin menjawab sambil tersenyum.


"ya..mau kesana?"


ucap kahfi bertanya dengan jarak mereka yang begitu dekat.


Yasmin mengangguk menjawab pertanyaan Kahfi.


"nanti ya kita agendakan untuk pergi umroh, kalau bisa ajak mami,ibu sama ayah..!"


ucap kahfi menyentuh hidung Yasmin dengan tangan nya sambil tersenyum memeluk perempuan itu.


***


kanza kembali mendatangi rumah Hafiz untuk bisa bertemu dengan Nabila, kesehatan tubuh nya semakin melemah ia juga sering merasakan sesak nafas..


namun saat sampai rumah itu,kanza tak menemukan keberadaan putri nya itu.


"pak Ibrahim....?"


"kanza.....mau Apa kamu?"


ucap Ibrahim, dari dulu sampai sekarang Ibrahim tidak pernah mengakui kanza sebagai menantu nya, Apa lagi saat kanza pergi meninggalkan Nabila dan Hafiz.


Ibrahim menganggap bahwa kanza lah biang masalah yang hadir dalam keluarga nya.


"saya mau ketemu Nabila!"


ucap kanza menunduk.


"tidak ada, Hafiz membawa Nabila ke Singapura.. bersama istri saya!"


ucap Ibrahim tanpa menoleh Kemudian pergi.


kanza menangis mendengar penuturan Ibrahim...ia pun melangkah kan kaki nya keluar dari gerbang rumah itu.


"ya Tuhan kenapa sepahit ini....?


rasanya tak sanggup lagi, rasanya ingin sekali pulang! tapi aku mohon ya Allah biarkan aku bertemu dengan putri ku dulu... sebelum aku pulang!"


ucap kanza Terisak.


***


sore itu keduanya sampai di rumah setelah puas berkeliling kota Moskow, udara semakin dingin membuat mereka berempat memutuskan untuk pulang.


Yasmin membuat kan teh hangat untuk mereka berempat, Rayan dan resa ikut singgah di rumah itu.

__ADS_1


"rencana pulang nya kapan kak....?"


ucap resa sambil memegang gelas yang berisi teh hangat.


"mungkin weekend nanti, soal nya tuan putri ngajak main ski... besok!"


ucap Kahfi menyandarkan tubuh Yasmin padanya.


"kok Yasmin... bukan nya Abang yang ngajak..!"


ucap Yasmin menatap wajah kahfi kemudian menyentil hidung kahfi.


"oh ya lupa?"


kahfi terkekeh kecil memegang tangan Yasmin.


"ampun dah...tahu begini tadi gak usah mampir..!"


ucap Rayan membuat mereka terkekeh.


"kita besok rencananya mau pulang kak,gak apa-apa kan kalau kita pulang duluan!"


ucap resa berencana untuk pulang lebih dulu karena takut mengganggu bulan madu Kahfi dan Yasmin.


"kenapa gak bareng kita aja nanti weekend?"


ucap Yasmin memperhatikan mereka berdua.


"kita kan niat nya beda...kita kesini ada kunjungan kerja, kalau kalian kan honeymoon.. jadi puas puasin deh...!"


ucap Resa tersenyum.


"oh ...ya udah kalau gitu!"


ucap Yasmin tak ingin memaksa pasangan itu.


udara semakin dingin, terlihat salju turun dengan lebatnya membuat tumpukan salju semakin jelas menghiasi pepohonan rindang berada di halaman rumah.


"ngantuk?"


ucap kahfi naik ke ranjang memeluk Yasmin dari belakang membuat Yasmin tersenyum memegang tangan hangat Kahfi yang melingkar di pinggang nya.


"ya hari ini puas main, padahal Udara dingin tapi rasanya malah gak mau pulang?!"


ucap Yasmin terkekeh.


"makasih ya bang.. untuk semuanya..!


Yasmin gak pernah membayangkan semua kebahagiaan ini !"


ucap Yasmin menoleh pada kahfi yang tersenyum menatap nya.


"Abang juga terima kasih sama kamu,Abang juga bahagia melihat kamu bahagia Yasmin..Abang sayang sekali sama kamu!"


ucap kahfi mencium kening Yasmin lama kemudian beralih pada pipi,hidung hingga berakhir pada ciuman mesra pada bibir perempuan yang selalu menjadi candu untuk nya


tak ada satupun malam indah yang terlewati, berharap Tuhan Segera memberikan anugerah terindah untuk kedua pasangan itu.


bersambung....


terima kasih yang udah mampir para reader semoga sehat selalu...

__ADS_1


Jangan lupa like nya, author tunggu ya komentar ya..😍😍😍😍


__ADS_2