Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
brownies.


__ADS_3

Yasmin dan kahfi Langsung masuk ke dalam kamar perawatan Marisa,


"assalamualaikum Bu....?"


ucap Yasmin menyembul ke dalam bersama kahfi di belakang.


"walaikumsalam sayang....!"


ucap Marisa tersenyum melihat kedatangan putri nya itu.


sejak semalam Marisa berada di rumah sakit itu, awalnya Marisa merasakan mules namun tak begitu sering, seiring berjalannya waktu kondisi itu semakin terasa..ia pun mengatakan hal itu pada Rama, bergegas Rama membawa Marisa ke rumah sakit.


namun saat sampai di rumah Sakit, anehnya Marisa tidak lagi merasakan mules seperti yang di rasakan nya dirumah.


dan Dokter menyimpulkan bahwa itu hanya kontraksi palsu, karena berkali kali merasakan seperti itu akhirnya Rama menyarankan untuk melakukan operasi Caesar saja.


"jam berapa Bu Caesar nya?"


ucap Yasmin duduk di tepi ranjang.


"jam satu, ayah sedang keluar mencari makanan!"


ungkap Marisa.


"ini Yasmin bawa makanan buat kita disini!"


ucap Marisa menunjukkan paper bag yang dibawa nya.


"oh ya sudah untuk nanti saja!


gimana keadaan kamu sayang?"


"baik Bu.....!"


"kahfi gak ke kantor?"


"gak Bu...Afi Udah kasih tahu Rayan mau temani kalian disini!"


ucap kahfi duduk di sofa.


"Oh gitu... terima kasih Kahfi...!"


"oh ya sayang...ada beberapa keperluan adik mu yang belum sempat ibu beli.. kamu mau kan membeli kan nya sebentar ke mall?"


"oh gitu...ya udah Yasmin sama bang Afi berangkat sekarang?!"


"ya ini...ibu udah catat .. ini ATM nya!"


ucap Marisa memberikan ATM dan catatan barang barang yang harus dibeli.


Yasmin dan kahfi berjalan beriringan di koridor rumah sakit...


"sini......!"


ucap kahfi mengajak nya berbelok, entah mau kemana Yasmin pun tak tahu.


langkah kedua nya terhenti saat Yasmin dari jauh melihat Hafiz sedang melakukan terapi di balik kaca besar..


terlihat Hafiz sudah bisa berdiri dan mencoba sedang berjalan dengan tertatih..


"Abang gak mau dia tahu kalau kamu tuh Lihat dia terapi..!"


ucap kahfi kemudian mengajak Yasmin untuk pergi dari tempat itu.


"Abang gak mau membuat nya ragu untuk mencari pengganti kamu...!"


"maksud Abang?"


"ya kalau dia tahu, kamu sering menanyakan keadaan nya, khawatir dia gede kepala dan berharap lebih.... Abang gak suka!"


ucap kahfi menatap wajah cantik istri nya itu.


"mulai kan.....?"


ucap Yasmin dalam hati.


"ya udah berangkat sekarang bang!"


ucap Yasmin tanpa menghiraukan penuturan kahfi.


Yasmin tak ingin membahas masalah itu lagi, percuma bicara dengan Kahfi yang berubah protektif.


tak ada percakapan Saat berada di dalam mobil, memilih kata-kata untuk bicara dengan suaminya itu.. berpikir ulang khawatir salah bicara dan berujung pada hal yang tidak mengenakkan.

__ADS_1


entah kenapa Kahfi jadi pencemburu seperti itu.


mengingat kejadian tadi, Yasmin bersyukur karena keadaan Hafiz sudah lebih baik dengan perempuan yang selalu berada di samping nya.


pernah mengalami hal yang sama, Sulit melangkah karena luka yang Hafiz torehkan, setahun pertama ia pun merasakan lara karena perpisahan itu, walau bagaimanapun hal itu bukan hal yang mudah.


bersyukur ada Rama yang selalu di samping nya.


dan pria yang berada di hadapan nya yang slalu memberikan nya semangat meski dengan bukan identitas yang sebenarnya, sedikit banyak mengisi waktu nya yang sunyi.


"Kenapa?"


ucap kahfi mengelus kepala Yasmin yang berbalut pasmina.


"bang... apa Abang masih buka akun Instagram milik Coll my heart...?!"


ucap Yasmin entah kenapa tiba-tiba bertanya hal itu.


"gak lah ngapain? sekarang kan udah pakai yang baru ...!"


"ya Yasmin tahu, ya Yasmin pikir Abang masih suka pakai bang....!"


ucap Yasmin kemudian, memang saat ini kahfi sudah tidak menggunakan akun tersebut.


"gak sayang... dari awal kalau ayah kamu gak ngelarang Abang untuk menunjukkan identitas Abang, ya Abang pakai identitas asli..akun itu udah lama emang jarang di buka... kenapa?"


ucap kahfi menoleh sekilas.


"gak.. apa apa bang ..!"


ucap Yasmin tersenyum.


kahfi pun tersenyum jika mengingat masa itu, benar benar kesal pada Rama karena tak mengizinkan nya bertemu dengan Yasmin meski pada masa liburan.


"terima kasih ya bang, meski Yasmin gak yakin itu Abang tapi semangat dari Abang, Wulan dan sela serta ibu yang membuat Yasmin bisa bangun dari......!"


Yasmin menghentikan ucapan nya karena tak ingin Kahfi tahu bagaimana ia saat itu, pasti Kahfi akan berpikir sama seperti waktu itu.


"Dari apa?"


tanya kahfi menghentikan mobilnya, kini mereka sudah tiba di basman mall.


Yasmin terdiam saat Kahfi mencondongkan tubuhnya.


"HM... Yasmin..!"


'duh dari apa ya?


kenapa harus membahas mengenai hal itu Yasmin..'


ucap Yasmin sendiri dalam benaknya.


"dari rasa kesepian bang"


ucap Yasmin tersenyum paksa.


"oh gitu... beneran?"


"ya bang!


ya udah ayo keluar!"


ucap Yasmin membuka pintu mobil.


keduanya berjalan bersama menuju toko yang menjual berbagai macam keperluan bayi.


Yasmin masuk ke dalam di ikuti kahfi dibelakang, tampak pramuniaga toko Tersebut menghampiri Yasmin.


"bisa di bantu bu?"


ucap pramuniaga tersebut Tersenyum ramah.


"ya saya butuh ini!"


ucap Yasmin memberikan catatan dari Marisa.


"oh ya mari saya tunjukkan...!"


kahfi berkeliling di toko yang lumayan besar itu, ia melihat beberapa pakaian bayi yang lucu dan menggemaskan. tanpa tahu jenis kelamin bayi nya apa.


"kenapa bang?"


ucap Yasmin dengan beberapa paper bag yang ia bawa.

__ADS_1


"gak, Abang lagi bayangkan bayi kita memakai pakaian bayi bayi ini.. pasti lucu!"


ucap kahfi merengkuh tubuh Yasmin.


Yasmin pun tersenyum membayangkan hal itu,tak sabar menunggu kehadiran nya.


setelah itu keduanya berjalan keluar dari toko itu, Yasmin meminta untuk membeli eskrim favorit nya di mall itu.


"Yasmin.....!"


ucap Luthfi saat keduanya melewati Restoran milik keluarga nya.


"kak Luthfi!"


ucap Yasmin menghentikan langkah nya sambil menoleh ke arah kahfi.


"dari mana? pak kahfi?!"


ucap Luthfi tersenyum, namun tidak dengan Kahfi yang bersikap dingin.


"Wulan nya mana kak!"


ucap Yasmin mencair kan suasananya.


"ada dirumah dengan ratu!"


"oh ya udah Yasmin duluan ya, soalnya ditunggu ibu!"


"oh gitu... sebentar ya!"


ucap lutfhi berlari ke dalam,tak lama kembali dengan sebuah plastik berisi kotak persegi panjang.


"ini ada brownies coklat untuk kamu, maksud ku untuk kalian!"


ucap Luthfi sungkan melihat perubahan wajah kahfi yang seperti tidak suka.


"oh ya terima kasih kak!


ya sudah Yasmin pulang dulu!"


ucap Yasmin senyum membuat Kahfi semakin gemas.


"buang ...!"


ucap kahfi saat mereka berada di basman.


"apa?"


"brownies nya?"


"kenapa?"


"kenapa? Kenapa gak ditolak!"


"ya gak enak dong bang!"


"tapi bundanya Se enaknya nolak kamu!"


ucap kahfi yang kembali cemburu Karena brownies itu.


Yasmin kesal dan melemparnya ke belakang tempat duduk.


"ya tapi bukan nya untung mereka nolak Yasmin,,!"


"untung gimana?"


"ya untung lah Yasmin sekarang bisa sama Abang!"


ucap Yasmin tersenyum, ia tak ingin ada pertengkaran karena hal kecil itu.


kahfi tersenyum kemudian mencium kening Yasmin singkat.


"jangan cemburu terus!"


"cemburu itu tanda cinta sayang!"


ucap kahfi terkekeh merengkuh tubuh istrinya itu.


bersambung.


disini ada suami nya yang suka cemburu sama mantan 😍😍🤭


terima kasih reader yang udah mampir.

__ADS_1


tinggal kan like and komentar nya ya✌️👍🥰


__ADS_2