Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
meyakinkan.


__ADS_3

kahfi melihat perubahan raut wajah Yasmin yang memucat mengingat kejadian di basman tiga tahun yang lalu.


perempuan itu bersama Kahfi dan seorang anak perempuan berumur empat tahunan, mungkin sekarang anak itu sudah besar.


"oh....gitu! bukan nya kamu mantan istri nya Hafiz..."


ucap Alexa, tak cukup sampai disitu Alexa mencari tahu siapa perempuan yang membuat Kahfi yang dulu memuja nya sampai menolak nya.


"ya..kamu tahu soal itu, baguslah aku tak perlu memberi tahu mu lagi!"


ucap kahfi tenang menggenggam tangan Yasmin yang dingin.


"ternyata kamu senang nya dapat bekas teman kamu ya fi.....!"


ucap Alexa terang terangan mengejek Yasmin.


Yasmin hendak berbalik namun cepat kahfi menahan nya,


kahfi terkekeh kecil mendengar penuturan Alexa.


"kenapa seolah olah kamu sedang mengejek diri kamu sendiri,,apa kamu tidak berpikir kalau nanti ada yang mengatakan hal itu pada mu,, karena kamu juga pernah gagal membina rumah tangga, Yasmin bukan barang seperti yang kamu bilang bekas...!


dan aku bersyukur karena dengan ini tuhan membuka mata kau seperti apa kamu"


ucap kahfi membuat Alexa tertegun,


kahfi senyum melangkah menggandeng tangan Yasmin.


"Duduk.....!" ucap kahfi kemudian memberikan sebotol air mineral dingin.


"minum........!"


ucap kahfi, ia mengerti dengan apa yang Yasmin rasakan.


"itu yang Yasmin khawatirkan bang... Yasmin takut jika nanti orang berkomentar miring tentang hubungan kita!


mereka pasti akan bertanya kenapa banyak gadis di luar sana, Abang lebih memilih Yasmin yang......!"


ucapan Yasmin terhenti saat Kahfi menggenggam tangan nya erat.


"Apa harus Abang mendengar kan omongan mereka?


Abang gak peduli.... mereka gak tahu tentang kamu.. tentang kita!


biarkan saja mereka mau berkomentar Apapun Abang gak peduli...!


Abang tuh cinta... Sama kamu Yasmin?!"


ucap kahfi menatap Yasmin yang tampak sendu.


"kata orang jangan bodoh karena cinta"


ucap Yasmin mencoba Melihat mata kahfi.


"yang bodoh itu Hafiz karena sudah menyia-nyiakan kamu....yang Abang Tahu sekarang dia tengah menderita tersiksa karena penyesalan yang berkepanjangan..dan Abang gak akan melakukan hal bodoh seperti teman Abang itu....Abang akan minta mami dan ibu untuk mempercepat pernikahan Kita"


ucap kahfi meyakinkan Yasmin, bahwa ia benar benar mencintai nya... ingin menjaga dan melindungi nya.


"kenapa jadi mengarah ke situ"


ucap Yasmin tak mengerti.


"ya supaya kamu yakin kalau Abang tulus sayang sama kamu Yas... Abang ingin menjaga dan melindungi kamu.Abang gak suka kalau ada orang yang menghina kamu, merendahkan kamu karena Abang tahu kamu perempuan terhormat..yang Abang cintai"


Yasmin tak kuasa menahan air matanya mendengar penuturan kahfi yang begitu indah terdengar namun hatinya pilu.


kejadian masalalu seakan menahan langkah nya.


"kamu paham Yasmin!"


ucap kahfi menghapus air mata yang menetes membasahi pipinya.

__ADS_1


"kita hidup bukan untuk mencari simpati mereka, Abang gak peduli!


kita fokus sama rencana kita saja ya!"


ucap kahfi lembut menyakinkan Yasmin, memberikan Yasmin ketenangan bahwa ia tak perlu risau dengan hal semacam itu.


"sekarang kita pulang?!"


ucap kahfi mengajak Yasmin beranjak karena seperti nya lebih baik menjauh dari tempat itu.


biarlah nanti ia bicara dengan Rayan nanti di kantor..


sebenarnya Kahfi juga tidak ingin mengungkit masa lalu Yasmin, tapi apa daya hal itu selalu seakan menghambat langkah mereka.


kahfi hanya ingin meyakinkan Yasmin bahwa saat ini dialah masa depan nya.


"mau makan dulu atau kemana?"


ucap kahfi melirik Yasmin sekilas lalu kembali fokus menyetir mobil.


"terserah Abang aja Yasmin ikut!"


ucap Yasmin membuat Kahfi tersenyum.


seperti nya ia berhasil membuat Yasmin tenang, seperti yang di ajarkan Sinta pada nya.


"perempuan itu butuh perlindungan.. kamu harus peka, memahami keinginan nya.. perempuan juga suka mendengar kata cinta tapi jangan terlalu lebai juga... intinya Kamu harus menyakinkan nya kalau kamu benar mencintai nya...dan yang terpenting bukan hanya kata tapi buktikan dengan perilaku.."


ucap Sinta membuat Kahfi tersenyum sendiri.


"kenapa bang!"


ucap Yasmin mengamati wajah kahfi yang entah sedang menghalu apa.


"gak ingat mami aja, mau di percepat aja ya tanggal nya!"


ucap kahfi senyum melihat wajah Yasmin yang melengos mendengar penuturan nya.


"Yasmin.....!"


kahfi terkekeh kecil mendengar apa yang Yasmin lontarkan.


tak lama mereka sampai di rumah makan yang dulu pernah mereka datangi.


"kok kesini sih bang... Yasmin kan udah bilang kalau Yasmin gak suka ikan!"


ucap Yasmin memberangut.


"tapi Abang suka, tadi bilang nya terserah..


makanya harus menyampaikan pendapat biar gak seperti itu,biar nanti kamu gak ngeluh pas lihat hasilnya..!"


ucapan kahfi sukses membuat Yasmin terpaku,


kata terserah memang selalu menghasilkan sesuatu yang tidak memuaskan, justru karena hal itu kepedihan semakin bertambah menghiasi hari hari nya.


"kamu kenapa yas? marah?"


ucap kahfi melihat Yasmin membisu.


"sekarang di dalam rumah makan itu tersedia makanan lainnya, jadi kamu gak perlu khawatir cuma lihat Ikan doang!"


kahfi yang menanam investasi di rumah Makan itu, karena cukup Ramai jadi tidak ada salahnya jika ia menanam saham untuk menyediakan makanan lainnya..


"kahfi berjalan memasuki rumah makan tersebut dan disambut langsung pemilik rumah Makan itu.


"pak kahfi ayo masuk...!"


ucap pak Gunawan pemilik rumah makan itu, karena weekend tempat makan itu cukup ramai pengunjung.


"mau makan di mana?di dalam?"

__ADS_1


tanya Gunawan tersenyum pada Yasmin yang tak lepas dari genggaman kahfi.


"mau makan dimana? jangan bilang terserah!"


ucap kahfi senyum menyentil hidung Yasmin sekilas.


"di luar aja bang... sambil lihat yang mancing!"


ucap Yasmin kali ini menyampaikan keinginannya.


"boleh....!"


ucap kahfi menuntun Yasmin ke sebuah pendopo yang kosong di ikuti oleh Gunawan.


"makan apa Yas....?"


"mie ayam ada?"


"ada Bu....!" ucap Gunawan menjawab.


"ya udah itu aja..."


kemudian kahfi Memesan makanan untuk nya.


"Kamu suka mancing yas?"


ucap kahfi sambil mengamati beberapa orang yang sedang menunggu umpan nya berbalik.


"sedikit... Abang suka mancing?"


"gak ..... Abang gak suka!


meskipun Abang suka makan ikan tapi Abang gak suka mancing..gak tega aja liat mulutnya berdarah..."


ucap kahfi menatap Yasmin.


'seperti hal nya dulu aku tak tega melihat sudut bibir mu berdarah karena tamparan keras Hafiz'


Yasmin menunduk kan wajah nya karena kahfi menatap nya intens.


tak lama pesanan datang..


Yasmin dan kahfi memulai menyantap makanan nya masing-masing..


"suka mie ..?"


tanya kahfi..


"suka.....?"


"kenapa suka mie ....?"


"emang harus ada alasan nya bang!"


"ya lah .. kenapa saya suka ikan, bukan hanya enak tapi juga tinggi protein bagus untuk kesehatan!


seperti hal nya Kenapa saya suka sama kamu karena selain cantik kamu juga baik...!"


ucap kahfi membuat Yasmin terkekeh.


"ini orang kenapa jadi pinter ngegombal ya!"


ucap Yasmin meski tak ia pungkiri Kahfi berhasil menerbangkan nya.


bohong banget kalau kata orang dia kaku.


"aku serius Yasmin karena Buat apa cantik kalau kepribadian nya nol..."


bersambung..


gak sabar ya pengen cepat cepat hari H..

__ADS_1


😍😍😍


komentar nya ya boleh.... jangan lupa like dan vote 😍😍😍😍


__ADS_2