Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
menebus kesalahan.


__ADS_3

Yasmin meringkuk di ranjang dengan wajah yang sembab, benar benar bingung tak tahu harus berbuat apa untuk menyikapi masalah ini.


"keadaan pasien saat ini belum sadarkan diri, terluka di bagian kepala dan kaki, untuk sementara waktu seperti nya pasien tak bisa berjalan karena cedera pada kakinya cukup parah akibat dari benturan mobil tersebut....


tidak menyebabkan lumpuh permanen, pasien masih bisa sembuh dengan mengikuti terapi secara bertahap dan rutin....."


Yasmin Langsung terisak memeluk tubuh kahfi,


ia benar benar terpukul karena kejadian itu,


"ya Tuhan... bang!"


ucap Yasmin semakin terisak.


kahfi terdiam mendengar Isak tangis pilu dari istri nya itu.


"Hafiz akan sembuh sayang..Abang akan datang kan dokter spesialis tulang!"


"ya Yasmin! kamu jangan terlalu memikirkan hal itu, percaya lah Hafiz akan sembuh..!"


ucap Ibrahim yang mengetahui tentang kehamilan Yasmin.


bagaimana mungkin ia tidak memikirkan hal itu, Hafiz terbaring lemah tak berdaya itu demi menyelamatkan nya.


semua terbayang nyata kejadian itu membuat Yasmin tak sadarkan diri.


"Yasmin......!"


ucap kahfi langsung mengangkat tubuh Yasmin dan berteriak memanggil dokter.


"sayang.....!"


ucap kahfi menyingkap rambut panjang Yasmin yang menutupi sebagian wajahnya.


"bang...."


ucap Yasmin menoleh.


saat ini Yasmin kembali meringkuk di ranjang rumah Sakit, kejadian itu membuat nya lemas dan pusing.


ia benar benar sok dengan apa yang menimpa nya dan Hingga membuat orang yang habis ia caci maki kini tak sadarkan diri.


kahfi merengkuh tubuh istrinya itu, mengerti dengan apa yang dirasakan oleh Yasmin.


"anggap saja Hafiz orang yang dikirim Tuhan untuk menolong kamu sayang...!"


"kenapa harus bang Hafiz, bang?"


"apa kamu mau nya Abang?"


"bukan begitu?"


ucap Yasmin menggeleng sambil menggenggam tangan kahfi.


"Yasmin bingung harus bagaimana bang?"


ucap Yasmin memeluk tubuh kahfi.


"ya kita doakan saja, Agar Hafiz cepat sadar"


kahfi membuang nafas kemudian mencium pucuk kepala Yasmin, menilik kejadian itu memang tak di ragukan sebesar apa rasa cinta Hafiz terhadap Yasmin.


namun apa yang saat ini ia genggam tak mungkin ia lepas demi orang yang sudah banyak menyakiti istri nya itu,,


apa yang terjadi bukan karena keinginan siapa pun, tapi tuhan yang memang sudah merencanakan semuanya.

__ADS_1


dua hari Yasmin dirawat di rumah sakit itu, namun belum ada tanda-tanda kesadaran dari Hafiz.


Ibrahim menyarankan untuk pulang kerumah.


"kamu jangan terlalu memikirkan hal itu, Apapun yang terjadi papih gak menyalahkan kamu, justru papih akan marah kalau mengetahui tentang kejadian ini menimpa kamu dan Hafiz diam saja!


Yang terpenting Hafiz selamat dari kecelakaan itu, mungkin dia sudah memahami dan belajar dari kesalahannya..papih tetap anggap kamu menantu papih meski pun kamu sekarang sudah menikah lagi... karena semua terjadi memang karena kelalaian Hafiz.."


ucap Ibrahim berusaha menenangkan pikiran Yasmin..


"sampai kapan pun papih tetap menganggap kamu bagian dari keluarga kami.


pulang lah, papih akan hubungi kalian kalau Hafiz sudah Sadar!"


ucap Ibrahim terdengar tenang dan terkesan ikhlas dengan semua yang terjadi.


"terima kasih pih, Mi...!"


ucap Yasmin kemudian pamit bersama kahfi.


supir dan mobil yang waktu itu sudah tertangkap, akibat kelalaian nya ia sudah mencelakakan orang lain.


supir itu sudah dimasukkan ke dalam penjara dan dikenakan denda atas kelalaiannya itu.


beberapa hari ini Kahfi menemani Yasmin dirumah , dalam kondisi seperti itu Kahfi tak mungkin meninggalkan Yasmin sendiri.


Weekend ini mereka menggelar acara syukuran,


Yasmin tak bersemangat mengikuti acara tersebut, apakah pantas ia membuat acara seperti ini di saat orang lain tak berdaya karena nya.


"jangan pikirkan apapun sayang, kita disini juga untuk mendoakan Hafiz....!"


ucap kahfi mengerti apa yang tersirat dalam pikiran Yasmin.


"boleh Yasmin doakan bang Hafiz?"


tapi calon bayi kita. tak terbayangkan kalau itu menimpa kamu, entah apa yang terjadi dengan kamu dan kandungan kamu sayang!"


ucap kahfi merengkuh tubuh Yasmin dan menyentuh perut Yasmin.


"Subhanallah.....!"


ucap kahfi saat merasa kan pergerakan bayi mereka untuk pertama kalinya.


"de, Apa kamu merasakan?"


ucap kahfi menatap wajah Yasmin yang basah oleh air matanya.


Yasmin mengangguk Kemudian masuk kembali ke dalam dekapan kahfi.


"bagaimana keadaan Hafiz?"


ucap Rama video call dengan Ibrahim.


"belum ada perkembangan....!"


ucap ibrahim tersenyum dengan tegar.


"kita disini semua mendoakan kesembuhan Hafiz pak Ibrahim...?"


"ya terima kasih semua nya!"


ucap Ibrahim teringat kejadian masa lalu.


Hafiz dan Yasmin baru saja berpisah tapi Rina malah membuat acara syukuran tujuh bulan kandungan kanza, hal yang sama terjadi namun mereka pun mengadakan doa bersama untuk kesembuhan Hafiz.

__ADS_1


hal yang mereka lakukan dulu adalah menambah rasa sakit yang Yasmin derita.


air tuba mereka balas air susu..


semua acara telah selesai, Wulan dan sela pun ada bersama ikut mendoakan kesembuhan Hafiz.


keesokan harinya Yasmin sudah kembali ke rumah Kahfi, ponselnya berdering dan melihat Ibrahim melakukan panggilan.


"Yasmin Alhamdulillah Hafiz sudah sadar!"


ucap Ibrahim memberi tahu tentang kondisi Hafiz yang sudah sadarkan diri.


Yasmin menahan langkah nya untuk masuk ke dalam ruangan perawatan Hafiz.


bingung harus bagaimana bersikap nanti..


"ayo sayang....!"


ucap kahfi menuntun tangan Yasmin.


Yasmin dan kahfi beserta Sinta langsung ke rumah sakit saat mendengar kabar jika Hafiz sudah sadar.


Yasmin terdiam sejenak melihat Nabila yang sedang duduk di samping Hafiz beserta perempuan yang selalu berada di samping mereka.


"Yasmin..... kahfi!"


ucap Hafiz saat mereka masuk.


Yasmin terdiam memegang erat tangan Kahfi..


"gimana keadaan kamu fiz?"


ucap kahfi membuka percakapan.


"terima kasih sudah menolong Yasmin bang?"


ucap Yasmin kemudian sambil menunduk di dekat punggung kahfi.


"ya fiz terima kasih karena kamu sudah menolong Yasmin, bukan hanya Yasmin tapi calon anak kami!"


"ya ...aku gak punya maksud apapun!


aku akan merasa bersalah seumur hidup ku jika aku berada di tempat itu dan membiarkan Yasmin dalam bahaya, cukup aku yang melukai nya...!"


ucap Hafiz berkaca kaca..


"bang Yasmin sudah melupakan masa lalu itu, Yasmin juga sudah memaafkan Abang dan ALM kanza!


jangan terus menerus terpaku pada masa lalu bang!


lupakanlah semua, lupakan Yasmin!"


ucap Yasmin menghapus air matanya.


"ya Abang tahu, tapi selama ini Abang selalu dihantui rasa bersalah..anggap saja Abang melakukan hal itu untuk menebus kesalahan Abang sama kamu, setidaknya pernah seumur hidup Abang menyelamatkan kamu!"


"tapi gak harus seperti itu, bagaimana dengan Nabila jika terjadi hal yang tidak diinginkan?"


"ya tapi nyata nya tuhan memberikan Abang kesempatan untuk bertobat. demi tuhan Abang gak mengaharapkan apa apa dari kejadian ini,


yang terpenting saat ini kamu baik baik saja Yasmin....!


dan kamu jangan marah karena hal ini fi, meski pun jujur dalam hati aku masih menyayangi Yasmin.


tapi aku ikhlas Yasmin Sama kamu......!"

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2