Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
mengungkap misteri.


__ADS_3

Yasmin menolak saat suster meminta nya ikut ke ruangan untuk mengobati Luka di tangan juga wajah nya.


"Yasmin Kamu harus di obati, gimana kalau nanti luka nya infeksi....! kenapa kamu sebandel itu!"


ucap kahfi menarik tangan Yasmin yang memberangut lalu membawanya ke dalam.


Yasmin mengerutkan keningnya menatap tangan yang menggenggam nya.


Wulan sendiri tersenyum melihat hal itu,


mereka memang terlihat memiliki kemistri.


kahfi melipat kedua tangannya di dada melihat Yasmin yang meringis saat suster mencuci luka nya.


"harus di bersihkan ya mba, khawatir terjadi infeksi..!"


ucap suster tersenyum kemudian beralih menatap kagum Kahfi.


kahfi Duduk di tepi ranjang di samping Yasmin,


"kenapa kamu gak mengatakan bahwa kamu istri pertama Hafiz....!?"


ucap kahfi membuang nafas.


"buat apa?"


ucap Yasmin tanpa menoleh, jantung nya berdetak kencang.


'menyebalkan'


"setidaknya aku bisa mengendalikan diri untuk tidak terpikat dengan mu yas"


gumam Kahfi sendiri, ia Paling Sulit mengungkapkan perasaan nya.


"setidaknya saya tidak berpikir macam-macam tentang kamu, maaf untuk ucapan saya waktu itu!"


ucap kahfi menundukkan wajahnya,


itulah alasan kenapa jangan menilai seseorang dari luar nya saja.. atau jangan menghakimi orang jika kita tidak benar benar tahu permasalahan yang sesungguhnya.


"gak ... justru karena nasihat pak kahfi saya jadi sadar kalau saya gak seharusnya mempertahankan semua ini"


"maaf Yasmin.....!"


"gak apa-apa.....!"


ucap Yasmin tersenyum membuat hati Kahfi bergetar.


"kamu masih bisa tersenyum....!?"


ucap kahfi heran dengan sikap Yasmin seakan tak terjadi apa-apa pada nya.


Yasmin juga tidak tahu, justru ia merasa lega.


"kehilangan itu memang menyakitkan,tapi bertahan pun sulit.. hidup itu pilihan! meskipun tak mudah,tapi waktu yang akan memproses nya....!"


ucap Yasmin tanpa menoleh.


"sampai kapan kamu berpura pura kuat?"


tanya Kahfi, ia tahu Yasmin tak sekuat itu.


Yasmin terkekeh mendengar penuturan kahfi,

__ADS_1


orang yang dulu cuek dan terkesan dingin. kenapa justru sekarang berbanding terbalik dengan semua itu, kahfi begitu peduli dan seakan tahu apa yang Yasmin rasakan!


"Yasmin........!"


ucap Rama masuk ke dalam ruangan yang pintu nya terbuka.


saat sampai di Indonesia Rama disambut asisten nya langsung memberikan kabar tentang Yasmin.


Rama mengepalkan tangannya saat Surya menceritakan kejadian tadi siang di kampus, dan dirumah.


Surya langsung mendapatkan informasi tersebut dari asisten rumah tangga Hafiz yaitu bi Ina dan suami yang menceritakan semuanya.


bergegas Rama datang ke rumah sakit, mencari keberadaan putri nya itu.


"ayah....!"


ucap Yasmin memeluk sang ayah dan kahfi yang terperangah melihat Rama, tak tahu jika Yasmin anak Rama, salah satu kolega bisnis nya.


"astaga kamu!"


ucap Rama mengamati wajah Yasmin,


"kahfi.....?"


ucap Rama berusaha meredam kemarahan nya, melihat seseorang yang pernah di kagumi nya.


"Pak kahfi itu selain pebisnis hebat, dia juga seorang dosen!"


ucap seseorang saat mereka bertemu di pertemuan para pebisnis.


"pak Rama?"


ucap kahfi turun dari ranjang.


ucap Rama heran.


"cerita nya panjang yah....!"


ucap Yasmin meraih tangan Rama.


"sayang.... kenapa kamu gak hubungi ayah,dan mengadukan hal ini..ayah akan bawa masalah ini ke ranah hukum!"


ucap Rama kecewa melihat keadaan sang putri.


"gak jangan yah.... karena ini semua bukan karena kesalahan bang Hafiz sendiri tapi Yasmin juga salah..yang terpenting sekarang kita sudah bercerai!"


ucap Yasmin memeluk Rama membuat Kahfi membeku.


Rama membuang nafas tak mengerti mengapa Yasmin masih saja membela Hafiz.


"ya udah...aku pulang duluan yas! saya permisi pak Rama!"


ucap kahfi berpamitan, saat ini sudah ada yang melindungi perempuan itu.


"ya... terima kasih pak Kahfi..!"ucap Rama kemudian Lebih dulu membawa Yasmin keluar dari ruangan itu, Yasmin menoleh pada Kahfi yang berdiri menatap nya, Rama menuntun tangan Yasmin menjauh dari nya.


kahfi memasukkan tangannya ke dalam saku celananya, hari ini telah mengungkap misteri siapa Yasmin yang sebenarnya.


hal itu menjadi dilema terberat dalam sejarah hidup nya.


Yasmin mahasiswanya dan juga mantan istri teman akrab nya, lalu bagaimana dengan hati nya.


Yasmin dan Rama menghampiri Hafiz yang sedang duduk sendiri di depan ruang perawatan Ibrahim,Rina sendiri masih di dalam menemani Ibrahim yang belum sadarkan diri.

__ADS_1


Rama menatap tajam Hafiz yang berdiri begitu mereka sampai.


"kalau bukan karena Yasmin yang menahan ku, sudah aku pasti kan aku sudah menghajar mu!.


tega kamu berbuat seperti ini pada perempuan


saya tidak mengingkari bahwa saya dan kamu sama, tapi satu hal" ucap rama menunjuk Hafiz dengan telunjuk nya.


" semarah apapun saya terhadap perempuan apa lagi orang yang saya cintai, saya tidak berani dan berpikir ulang untuk melukai fisik nya, seperti apa yang kamu lakukan pada Yasmin....."


ucap Rama menahan emosi nya.dan Hafiz tetap bungkam karena ia sadar akan kesalahannya.


"kalau bukan Yasmin yang meminta saya untuk tidak memperpanjang masalah ini ke polisi, sudah saya pastikan kamu malam ini juga meringkuk di tahanan..."


"yah .......!" ucap Yasmin memegang tangan Rama berusaha untuk menenangkan.


sebenci benci nya Yasmin pada Hafiz, ia tidak tega jika harus melihat nya mendekam di penjara. Yasmin juga menjadi penyebab Hafiz berbuat seperti itu!


tak ingin lagi mempermasalahkan soal ini, Yasmin juga kasihan pada Ibrahim.


"saya menyesal karena apa yang kamu lakukan pada putri saya tidak seperti keinginan kamu dulu begitu memohon mengaharapkan Yasmin... tapi apa? kamu bukan hanya melukai fisik nya tapi juga mental Yasmin!"


Rama tahu ini bukan hal mudah, Yasmin tak sekuat itu...ia hanya bersembunyi di balik senyum pahit nya.


"saya akan pasti kan kamu akan menyesal karena sudah menyia-nyiakan Putri saya!


secepatnya saya akan urus perceraian kalian!"


ucap Rama mantap.


"maaf kan saya pak Rama tapi demi tuhan saya gak berniat seperti itu.....?"


ucap Hafiz mencoba membela diri, ia sendiri sadar salah karena sudah menyakiti Yasmin.


"maafkan Abang yas....!"


ucap Hafiz menunduk meneteskan air matanya membuat Yasmin tertegun.


"ayo Yasmin kita pulang!"


ucap Rama menarik tangan Yasmin menjauh dari Hafiz yang mematung sendiri.


Hafiz tak mengajak kanza kerumah sakit, mengingat kondisi Ibrahim yang belum sadarkan diri, Hafiz khawatir Karena Ibrahim belum menerima keadaan kanza.


Hafiz menatap punggung Yasmin yang menjauh menyusuri koridor rumah sakit, Rama memeluk Yasmin agar tidak menoleh ke belakang lagi.


Yasmin Terisak memegang erat tangan Rama, sedih.. hatinya pilu.


Yasmin menghentikan langkahnya karena menangis tergugu membuat tubuh nya lemas.


Rama menoleh pada Yasmin yang terisak, dan gegas mengangkat tubuh Yasmin membiarkan nya menangis pada dada sang ayah...


Kahfi termenung melihat Yasmin yang keluar dari rumah sakit di boyong oleh Rama, kahfi tahu perempuan itu tak sekuat seperti apa yang dilihat nya..


kahfi menyandarkan kepalanya di kursi, keinginan menjaga perempuan itu semakin kuat hingga membuat dada nya sesak.


bersambung...


boleh nya komentar nya...


jangan lupa like and vote nya ya 😍🤭🤭🤭🤭...


Lutfhi apa Kahfi ya ........🤭😍😍

__ADS_1


__ADS_2