Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
kedondong.


__ADS_3

kahfi tersenyum melihat Yasmin yang masih terlelap dalam selimut tebal nya, subuh tadi Yasmin merasa pusing dan mual.hingga perempuan itu meminta untuk kembali naik keranjang.


setelah beberapa hari menunda waktu untuk memeriksa kandungan nya, siang ini mereka sudah membuat janji untuk bertemu dengan salah satu dokter kandungan terbaik di rumah sakit terbesar di kota tersebut.


"bang......"


ucap Yasmin membuat Kahfi mengurungkan niatnya untuk beranjak dari ranjang.


"apa sayang, Abang ambil sarapan untuk Kita ya"


ucap kahfi kemudian Yasmin membalikkan tubuhnya menghadap Kahfi.


"masih mual bang, Yasmin gak selera makan"


"ya Abang tahu, nanti siang kan kita mau periksa jadi kalau gak ada makanan yang masuk sama sekali kamu bisa lemas sayang"


ucap kahfi memangku wajah Yasmin yang sedikit lesu.


"Yasmin mau kedondong bang"


kahfi menautkan kedua alisnya, Waktu masih begitu pagi tapi Yasmin menginginkan makanan yang rasanya asam.


"kamu mau rujak?"


ucap kahfi tersenyum, Yasmin mulai ngidam ternyata.


"gak...buah kedondong nya aja?!"


"tapi ini masih pagi, Apa Abang harus cari ke pasar swalayan?"


"boleh.. Yasmin ikut?!"


"dirumah aja...Kan tadi bilang nya lemes?!"


"tapi tetap semangat?!"


ucap Yasmin tersenyum menatap wajah kahfi.


setelah itu yasmin bersiap untuk pergi bersama kahfi mencari buah yang di inginkan nya.


"mau kemana?"


ucap Sinta saat melihat keduanya hendak keluar.


"mi.... Yasmin pengen buah kedondong!"


"oh.... tadi bibi baru pulang dari pasar!"


"ada gak di pasar?"


"kalau kedondong belum musim nya sekarang mah, ada sih tapi mungkin harus nyari.. "


ucap pembantu yang bertugas berbelanja dan memasak itu.


"mau bibi yang beli?"


"gak... Yasmin mau cari sama Ama Abang!"


kahfi menoleh pada Yasmin yang tampak semangat..


"ya udah....kita cari!"


ucap kahfi menuntun tangan Yasmin memasuki mobil.


tak lama keduanya sampai di pasar swalayan, tanpa segan Kahfi masuk ke dalam pasar tradisional tersebut, Rapi dan bersih jadi tak perlu merasa sungkan untuk masuk ke Tempat itu.


kahfi menelusuri beberapa pedagang dan mencari pedagang yang menjual berbagai macam buah buahan..


"cari buah apa?"


tanya pedagang itu melihat Kahfi mencari cari buah tersebut.


"istri saya mau kedondong ,ada gak pak?"

__ADS_1


"wah lagi kosong...masih kecil kecil belum musim nya!"


"oh ... gitu!"


ucap kahfi melihat Yasmin yang tampak kecewa.


"kita cari di tempat lain!"


ucap kahfi tersenyum kemudian membawa Yasmin berkeliling pasar tersebut.


"bang ...kita pulang aja!"


"kan belum dapet?"


"ya tapi kita udah muter muter, tapi jawaban nya sama seperti pedagang pertama yang kita datangi!"


"ya udah... mungkin siang kita cari di pedagang rujak ya .. pokok nya Abang akan cari Sampai ketemu!"


ucap kahfi menatap perempuan yang sudah mulai ngidam itu.


"kita pulang dulu ya, kita kan mau periksa!"


"ya Bang!"


ucap Yasmin menurut, kemudian keduanya kembali kerumah.


"gimana ada gak fi?"


ucap Sinta saat melihat kedua nya pulang dengan tangan kosong.


"belum mi.....gak ada! katanya belum musim, ada sih tapi udah di Beli sama pedagang rujak."


"oh gitu... lihat nih!"


ucap sinta memperlihatkan sebuah kantong plastik yang berisi buah kedondong yang di inginkan oleh menantu nya itu.


senyum langsung mengembang di wajah kedua nya.


"mami dapat dari mana?"


"teman Mami, rumah nya di belakang kompleks perumahan ini!


dia punya pohon nya,tadi langsung di antar pas mami bilang kalau menantu mami ngidam buah kedondong..."


Yasmin tersenyum dan tak sabar untuk merasakan sensasi asam dari Buah tersebut.


"tapi makan dulu Yas, soalnya ini kan asem, takut nya kena lambung!"


"ya mi...!"


"nanti mami buatkan sambelnya!"


"orang biasanya mangga muda, tapi non Yasmin mau nya buah yang berduri di dalam nya"


ucap pembantu terkekeh sambil mengupas buah tersebut.


"ya emang suka aneh-aneh yang ngidam mau nya ya keinginan sendiri gak bisa menurut saran orang"


kahfi merasa linu sendiri melihat Yasmin dengan lahap mengunyah buah kedondong yang rasanya asam, namun Yasmin malah mengatakan jika rasa nya manis.


"bang .. coba!"


"gak.... Abang gak mau, Bentar lagi berangkat ya! kita kan mau periksa!"


"ya bang!"


ucap Yasmin tanpa menoleh fokus pada buah yang entah kenapa langsung membuat nya segar,tak lagi merasa pusing seperti tadi pagi.


**


keduanya kini tengah menuggu giliran masuk, Yasmin duduk di kursi tunggu sambil memainkan ponselnya membuka aplikasi tentang kehamilan.


Yasmin memperhatikan seorang perempuan yang tengah Hamil besar sedang menunggu giliran masuk, tapi kenapa perempuan itu hanya seorang diri.

__ADS_1


"kenapa sayang?"


ucap kahfi mengamati Yasmin yang sedang memperhatikan perempuan yang sedang menunggu sendirian.


entah kenapa ia jadi parno sendiri.


"itu tidak akan pernah terjadi, Abang akan selalu menemani kamu!"


ungkap Kahfi membuat Yasmin tersenyum.


tak lama giliran Yasmin yang masuk ke dalam ruangan bersama kahfi, seperti permintaan nya Kahfi meminta seorang dokter perempuan yang akan memeriksa istrinya itu.


"sudah telat berapa hari?"


"sepuluh hari.....!"


ucap Yasmin gugup karena ini pengalaman pertama nya bertemu dengan dokter kandungan.


kemudian dokter kandungan menghitung tanggal terakhir Yasmin mendapatkan menstruasi.


"kita periksa, silahkan berbaring...!"


dokter mulai meraba perut Yasmin yang masih rata..


hal seperti yang di khawatir kan jika dokter nya laki laki, Kahfi tidak akan rela jika istri nya itu disentuh sentuh oleh pria lain, meski seorang dokter.


kemudian dokter memberikan gel untuk melakukan USG seperti keinginan kahfi,


"usia kandungan nya sekitar tujuh Minggu, dan masih sangat kecil sebesar buah ceri..."


ucap dokter tersebut memperlihatkan gambar tersebut pada kahfi yang tersenyum melihat benih cinta nya Benar benar tumbuh dan akan berkembang seiring berjalannya waktu.


***


Yasmin tersenyum menatap Poto USG calon bayi mereka berdua,


"seneng.....?"


kahfi mengelus kepala Yasmin.


"ya bang?"


kini mereka sudah berada di dalam mobil, Kahfi mengajak Yasmin untuk berbelanja susu ibu hamil dan yang lainnya.


dokter sudah memberikan beberapa vitamin serta obat mual untuk Yasmin, namun Yasmin tak mempermasalahkan dirinya yang sering merasakan mual dan pusing karena memang itu terjadi pada ibu hamil di trimester pertama.


justru Yasmin menikmati semua itu tanpa sedikitpun mengeluh... apa lagi dengan Kahfi yang begitu perhatian dan selalu ada untuk nya.


"harus minum susu?kan udah ada vitamin bang!"


"ya harus...kata dokter tadi Apa?"


"ya tapi Yasmin kurang suka susu...!"


"harus suka... biar Dede bayi nya sehat!"


ucap kahfi mengelus perut Yasmin yang masih rata.


sore itu Hafiz membawa Nabila berbelanja bersama baby sitter nya untuk membeli susu dan kebutuhan lainnya.


namun langkah nya terhenti saat ia melihat Yasmin dan kahfi sedang memilih susu untuk ibu hamil.


hal itu pernah terjadi saat kehamilan kanza yang pertama, karena setelah nya Hafiz jarang memperhatikan kanza yang sedang hamil anak nya, benar apa kata Yasmin. semua yang terjadi karena memang kesalahan nya.


Hafiz berbalik arah saat Kahfi mengusap perut Yasmin yang masih rata, itu sangat menyakitkan.


"harus nya aku......


jika saja........."


why love...


bersambung..

__ADS_1


siang para reader.. Terima Kasih yang udah mampir ....


kembali tinggal kan jejak ya... komentar and like, vote juga boleh 😍😍😍😍


__ADS_2