
Hari bersejarah yang tak akan Yasmin lupakan,
Kahfi memeluk nya erat mencium kening nya Tanpa Sungkan, bahagia yang tak mampu Yasmin jabarkan oleh kata kata..
"Alhamdulillah.... sekarang udah jadi istri Abang?"
ucap kahfi mencium kening Yasmin sambil melapalkan doa untuk perempuan yang baru saja menjadi istri nya itu.
allaahumma baarik Lii fii ahlii wa barik Lii fii ahlii fiyya..
Artinya: "ya allah berkahilah istri ku untuk ku dan berkahilah aku untuk istri ku.."
Yasmin Terisak namun tersenyum mendengar penuturan kahfi yang begitu menyejukkan kalbunya, tak bisa berkata apa-apa..hanya air mata haru bahagia yang mewakili perasaan ny.
"terima kasih bang!"
ucap Yasmin memeluk kahfi.
Hafiz membuang nafas,rasa sakit seakan kian mencekik nya saat melihat Poto Kahfi yang sedang memeluk Yasmin dari belakang, sela yang mengunggah nya di Instagram.
"gue yakin pasti ada yang nangis darah lihat Poto Poto ini.....!"
ucap sela kemudian tertawa.
"ya benar sel... gue dukung!"
ucap wulan ia pun ikut tertawa..
bahagia melihat Yasmin yang saat ini sudah menemukan kebahagiaan, siapa yang menyangka jika kahfi Berjodoh dengan Yasmin.
Wulan tersenyum mengingat kejadian saat pertama kali mereka datang ke rumah kahfi, Sinta datang mengahampiri Yasmin dan mengatakan jika Yasmin adalah calon menantu nya,dan yang terjadi sekarang tuhan menjadikan nyata ucapan Sinta.
"Yas.... selamat ya..aku bahagia lihat kamu sama pak kahfi udah resmi jadi pasangan halal"
ucap Wulan dan sela menghampiri Yasmin dan Kahfi.
"terima kasih lan..sela...! aku bersyukur punya sahabat seperti kalian"
ucap Yasmin memeluk kedua sahabatnya itu.
"besok datang pagi pagi ya...!" ucap Marisa ikut bergabung bersama kedua pengantin itu.
"ya Tante...ya udah kita pulang dulu ya.. semoga sukses ya Nanti malam yas!"
ucap sela kemudian terkekeh membuat alis Yasmin terpaut.
kahfi sendiri tersenyum sambil menggelengkan kepalanya menanggapi ucapan sela.
setelah acara selesai kedua nya memutuskan untuk kembali ke hotel, senja itu keduanya berjalan beriringan bersama di ikuti oleh asisten Perias pengantin yang akan membantu Yasmin membukakan hiasan yang melekat pada kepala Yasmin yang terbungkus kerudung.
kahfi Terus menggenggam tangan Yasmin, tersenyum mengingat Rama yang tadi berbisik pada nya sebelum mereka memasuki kamar hotel.
"udah tinggal kerudung sama Kebaya nya mudah kok mba .. samawa ya buat kalian"
ucap assiten perias itu ikut mendoakan.
"Terima kasih" ucap Yasmin senyum.
saat ini mereka hanya berdua di ruangan yang cukup dingin karena pendingin ruangan, namun entah kenapa justru keringat mengucur di pelipis Yasmin, berbeda dengan Kahfi yang tampak tenang dan santai.
"Yas....."
ucap kahfi menyentuh pundak Yasmin hingga membuat Yasmin meremang.
"mau Abang bantu buka kebaya nya?"
__ADS_1
ucap kahfi menilik sikap Yasmin yang menjadi pendiam.
kahfi tahu ini bukan hal yang pertama,tapi Kenapa Yasmin terlihat begitu gugup.
"m... Yasmin buka di kamar mandi boleh bang?"
ucap Yasmin, ia benar benar belum siap dengan keadaan ini
"ya udah gak apa-apa...! nanti gantian aja kalau kamu belum terbiasa dengan Abang!"
ucap kahfi senyum mengelus pipi Yasmin yang masih bermake-up.
"bang .....m.. maaf Yasmin...!"
ucap Yasmin terbata memberanikan diri untuk menatap wajah suaminya itu.
"kenapa........?"
ucap kahfi mengusap pucuk kepala Yasmin.
"ya udah sekarang mendingan kita solat magrib dulu!"
ucap kahfi karena ia khawatir tak bisa menahan dirinya untuk tidak menyentuh perempuan itu.
Yasmin beranjak dari duduknya kemudian masuk ke dalam kamar mandi, bergantian dengan Kahfi.
kahfi terpaku saat melihat perempuan cantik tengah memakai mukena yang ia jadikan sebagai salah satu mas kawin nya.
kedua pandangan nya bertemu, bukan pertama kalinya melihat Kahfi bertelanjang dada karena jika berenang Kahfi selalu seperti itu.
Yasmin menunduk kan wajah nya yang memerah.
kahfi sendiri tersenyum melihat tingkah Yasmin yang begitu menggemaskan, kalau bukan hendak solat, rasanya ingin sekali menerkam perempuan itu.
"bentar ya Abang pakai baju dulu!"
"maaf bang Yasmin lupa siapin!"
ucap Yasmin terkesiap
"gak apa-apa sayang, Abang bisa sendiri!"ucap kahfi bergegas memakai Koko berwarna putih tulang dan celana katun berwarna hitam.
kahfi lupa tidak membawa kain sarung.
"komat bisa gak de...?"
ucap kahfi menoleh pada Yasmin yang sudah berdiri di belakang nya.
"HM....bisa bang!" ucap Yasmin senyum setelah itu di lanjut dengan Kahfi yang membaca niat, lirih namun terdengar oleh Yasmin.
bukan yang pertama karena sebelumnya juga Kahfi pernah menjadi imam saat mereka solat subuh berjamaah di gunung saat camping, namun berbeda dengan keadaan saat ini.. Yasmin menitikkan air mata nya tak menyangka jika kahfi saat ini adalah imam di kehidupan nya.
kahfi menengok ke belakang setelah tahiyat akhir, Melihat Yasmin berkaca kaca.
cepat kahfi merengkuh tubuh kecil itu.
"Kenapa sayang?"
ucap kahfi memangku wajah Yasmin.
dulu iapun memimpikan hal serupa, namun kehidupan rumah tangga nya jauh dari angan angan dan sekarang Yasmin begitu bahagia karena bisa mewujudkan angan angan itu bersama kahfi.
"Yasmin bahagia bang .. Terima kasih karena Abang udah cinta sama Yasmin!"
ucap Yasmin sambil menunduk.
__ADS_1
"ya .. Abang gak akan berjanji,tapi kamu pegang kata kata Abang...Abang akan berusaha membahagiakan kamu Yasmin!"
ucap kahfi mencium kening Yasmin, membawa nya dalam pelukan hangat.
kahfi mengusap pipi Yasmin yang lembut, menatap mata nya yang basah.
"boleh Abang buka!"
ucap kahfi meraih kerudung mukena Yasmin.
jantung keduanya berdetak kencang, kemudian Yasmin mengangguk.
kahfi tersenyum perlahan membuka mukena cantik yang menutupi rambut istri nya itu.
tubuh Yasmin bergetar, bulu kuduk nya meremang saat tangan kahfi menyentuh leher jenjang nya.
kahfi memeluk Yasmin saat mukena sudah terlepas.. bukan yang pertama karena sebelumnya tanpa sengaja ia melihat nya saat kejadian pahit dirumah itu.
namun berbeda karena saat ini rambut perempuan itu panjang sepinggang,
Yasmin bisa merasakan jantung Kahfi yang berdetak kencang, tangan nya menggenggam tangan Yasmin erat.
"Yasmin.... sayang!"
ucap kahfi di telinga perempuan itu, terdengar biasa namun begitu indah hingga membuat Yasmin berbunga bunga..
seakan kupu-kupu berterbangan di dadanya.
keduanya saling menatap, Kahfi mengelus pipi Yasmin mengikis jarak di antara keduanya.
kahfi memangku wajah Yasmin kemudian mengecup bibir nya sekilas membuat Yasmin merinding.
keduanya terkekeh entah kenapa jadi kaku seperti ini,tapi Indah.. sungguh indah.
kahfi memperlakukan nya dengan lembut tanpa banyak menuntut.
kahfi mengangkat tubuh perempuan itu ke ranjang, meskipun ucapan Rama terngiang di telinganya.
tubuh Yasmin bergetar, keringat nya mengucur deras saat kahfi mengungkung nya,sederet kejadian di masa lalu membuat wajah Yasmin langsung memucat, bayangan saat Hafiz merobek bajunya dan mencumbunya dengan kasar.
nafasnya tersengal menahan air mata yang ingin keluar. kahfi yang menyadari hal itu pun langsung beranjak dan memeluk perempuan itu.
"sayang maaf .. Abang gak bermaksud untuk!"
ucapan kahfi terhenti saat Yasmin menggeleng kan kepalanya.
"maaf bang Yasmin minta maaf... kita coba lagi!"
ucap Yasmin takut Kahfi kecewa.
"gak sayang... Abang paham..!
kita tunda besok saja.....! gak apa-apa Abang gak menuntut hal itu meskipun hal itu cukup penting...!"
ucap kahfi merengkuh tubuh Yasmin.
seperti nya kejadian itu membuat Yasmin trauma, namun kahfi akan membuat Yasmin melupakan kejadian pahit itu dan menciptakan masa indah dimalam malam nya.
bersambung..
Jangan cepat cepat Lah..kira kira Rama ngomong apa ya sama kahfi.. hehehe..
besok ya ....
resepsi dulu...
__ADS_1
terima kasih yang sudah berkomentar dan like nya juga, boleh ya vote nya juga... tinggal kan jejak para reader...
😍😍😍😍...