Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
danau.


__ADS_3

Yasmin membuang nafas, entah kenapa ia sampai di tempat ini. tempat dimana Lutfhi mengungkap cinta nya, karena weekend tempat itu cukup ramai tak seperti saat Lutfhi mengajaknya ke danau tersebut...


"yas ...tahu dari mana tempat ini?"


ucap Wulan dan sela yang menepikan sepedanya.


"kak Luthfi yang ajak aku ke sini!"


ucap Yasmin, hari dimana ia pertama kali bertemu dengan Kahfi.


"kalau tamu nya cewek gimana Tante?"


ucapan Riko terngiang di telinga Yasmin.


"kenapa harus memikirkan hal itu?


mau laki laki ataupun perempuan Apa urusan nya, lagi pula di antara kita tak ada hubungan apa apa?" ucap Yasmin sendiri dalam hati,


menatap jauh ke depan memandang air yang hijau karena tumbuhan rindang yang mengelilingi tempat tersebut.


"Yas...kamu baik baik aja kan?"


ucap wulan memandang Yasmin keseluruhan.


"baik..... emang kenapa? gimana kalau aku pindah kuliah ke luar negeri?" ucap Yasmin menatap kedua sahabatnya itu.


"kemana Yas?"


ucap sela bertanya , sela tahu ada yang tidak beres dengan sahabat nya itu.


"ke Rusia!"


ucap Yasmin singkat.


"kapan Yas? kalau kamu pergi kita sepi dong Yas?" ucap sela.


"tapi kita akan dukung kalau hal itu bisa membuat kamu tenang belajar disana!"


ucap wulan, karena wulan paham banyak masalah di kampus yang membuat Yasmin tak tenang menimba ilmu.


"maksudnya gitu lan...!"


ucap Yasmin senyum karena Wulan memang paling mengerti dirinya,


Yasmin termenung sendiri, ia ingin menyatu kan kedua orang tua nya dulu sebelum berangkat agar Marisa bisa ikut dengan nya.


tapi apa ibu nya mau kembali rama?


"kapan rencana nya Yas? kalau kamu pergi gimana pak kahfi?" tanya sela karena sela juga tahu Yasmin mulai menyukai Kahfi.


"kok pak Kahfi sih?ngapain mikirin dia?" ucap Yasmin tertawa kecil.


"aku cukup tahu diri! siapa Yasmin? mahasiswa yang jauh dari kata prestasi.. banyak bikin masalah! kalau bukan karena ayah mungkin aku udah di Do dari kampus!


masa ia bermimpi bersanding dengan pria hebat itu"


ucap Yasmin kemudian termenung sendiri memikirkan hidup nya yang rumit, tentang dirinya dan Kahfi yang memiliki banyak perbedaan.


tentang rumah tangga nya dengan Hafiz yang sudah berakhir.


"kata ayah bulan depan, tapi gak tau Juga! soalnya ayah lagi ngurus perceraian nya Sama mami Helen..."


"kok bisa Yas.....?"


ucap wulan tak percaya dengan hal itu.


"ya bisa lah, di dunia ini gak ada yang gak mungkin ! contoh nya bang Hafiz,aku juga tidak menyangka jika laki laki yang begitu lembut bisa berubah menjadi semenakutkan itu"


ucap Yasmin terkekeh mentertawakan hidup nya dan Rama yang senasib.

__ADS_1


"bang Yasmin benci sama kamu !"


ucap Yasmin berteriak dan di lihat banyak orang,namun Yasmin tak perduli.


saat ini Yasmin hanya ingin melupakan sosok pria yang memberikannya luka.


tak ada yang bisa menerawang isi hati seseorang, meski kata benci selalu menjadi alasan, tapi ingatan Yasmin masih utuh...


kalau saja ia bisa memasuki lorong waktu, Yasmin ingin kembali pada masa di mana ia dan hafiz menikah, kalau tahu seperti itu adanya. Yasmin akan mengalah dari awal..


usia pernikahan nya sama dengan usia kandungan kanza yang berusia tujuh bulan. dan sebentar lagi akan hadir buah hati mereka..


"Yas..... sabar ya! mungkin emang lebih baik pergi jauh.. kalau aku jadi kamu juga seperti itu!"


ucap wulan mengusap pundak Yasmin.


Yasmin mengambil ponsel nya dan membuka aplikasi Instagram miliknya..


Yasmin tersenyum melihat Mona mengunggah pernikahan nya dengan Luthfi.


Lutfhi tampak gagah menggunakan tuxedo berwarna putih senada dengan gaun pengantin milik Mona.


"semoga bahagia ya kak!"


ucap Yasmin memberikan komentar.


"sabar Yas .....!"


ucap sela tahu apa yang dirasakan oleh sahabat nya itu.


"tidak apa-apa..aku malah senang lihat nya, semoga Mona bisa membahagiakan kak Lutfhi..!"


ucap Yasmin dengan tulus karena Lutfhi Laki laki yang baik.


*


"naik perahu yu!" ucap Lutfhi saat mereka berada di tempat itu,


"gak mau kak... takut! perahu nya kecil kayak gitu!"


ucap Yasmin memperhatikan sampan tersebut.


"gak apa-apa ! itu aman kok.. kamu bisa renang masa takut! ada aku yang jagain kamu Yas!"


ucap Luthfi meraih tangan Yasmin namun Yasmin menarik nya..


"maaf kak... Yasmin takut! karena kaki Yasmin gampang keram jadi takut nya pas perahu nya kebalik yang ada Yasmin tenggelam lagi!


"ada aku Yas .....!"


ucap Luthfi meyakinkan, namun Yasmin Tetap pada pendiriannya sudah cukup dia tenggelam dalam keadaan seperti ini..


tega nya kamu Yasmin... Lutfhi seakan menjadi tempat pelarian saat Hafiz mengabaikan nya.


tapi sekarang Yasmin bisa bernapas lega karena bisa terbebas dari jerat Hafiz dan Luthfi..


"Poto Yas....?"


ucap sela mengambil ponsel kemudian mereka berpose di tempat itu.


Yasmin menggugah Poto nya sendiri yang sedang berdiri menatap luasnya danau.


'terkadang kesendirian membuat mu jauh lebih damai.......'


"semangat Yasmin......!"


ucap Yasmin berteriak menyemangati diri nya sendiri.


cukup lama mereka di tempat itu, hingga sore hari mereka baru memutuskan untuk pulang mengayuh sepeda.

__ADS_1


**


"aduh anak ayah dari mana!? kok item begitu sih?"


ucap Rama saat Yasmin sampai di rumah.


Yasmin terkekeh kecil mendengar penuturan Rama.


"yah...gimana kalau ayah rujuk sama ibu? jadi nanti kita bisa ajak ibu ke Rusia juga yah..?!"


ucap Yasmin antusias dan membuat Rama termenung sendiri.


"emang ibu mau sama ayah?"


ucap Rama, karena ulahnya Marisa yang hangat menjadi sosok yang dingin.


"ya ayah coba dulu, Yasmin yakin ibu masih cinta sama ayah...!"


ucap Yasmin yakin karena Marisa masih menyimpan poto Rama di dalam dompet nya,dan itu ia ketahui saat Marisa berada di rumah sakit.


"nanti Yasmin bantu ayah ya....!"


ucap Yasmin senyum dan di angguki oleh Rama.


Lutfhi tertegun melihat beberapa Poto Yasmin bersama sela dan Wulan di danau tempat dimana ia mengungkapkan perasaan nya pada Yasmin..


"Yasmin....... love you !"


ucap Lutfhi berteriak keras membuat Yasmin membulat kan matanya.


tak ada yang seindah itu....


tapi kini itu semua hanya Tinggal kenangan.


"semoga kamu bisa meraih kebahagiaan Yasmin,aku disini berdoa untuk mu"


tutur Lutfhi dengan tulus.


berbeda dengan Kahfi justru ia senang melihat perempuan itu tersenyum manis mengunggah foto dirinya di Instagram meski memakai hastag yang memiliki arti jika saat ini ia memilih untuk sendiri dulu.


kahfi paham bukan hal yang mudah melupakan semua itu,dua bulan berlalu Yasmin sudah lebih baik.. bangkit dari kesedihan nya, tapi itu yang terlihat sedang yang di dalam tak akan ada yang mampu menyelami nya.


teringat Alexa yang pagi datang bersilaturahmi dengan keluarga nya, meski pada akhirnya penuturan Alexa membuat keinginan Kahfi sedikit goyah, namun dengan halus Kahfi menolak Alexa. bukan karena Alexa janda dan memiliki anak tapi keadaan hatinya tak Sama seperti dulu.


Yasmin.. sosok Yasmin yang polos namun bandel membuat Kahfi menolak permintaan Alexa untuk menjadi ayah dari anak nya.


kahfi menginginkan mahasiswa nya itu.


"boleh kah aku mengisi kesendirian mu?"


kahfi terkekeh memberikan komentar, bahwasanya ia tak pernah seperti ini pada perempuan.


Yasmin membaca beberapa komentar pada Poto nya yang sendirian.


seseorang bernama 'Coll my heart 2255'


"siapa sih kok gak ada Poto nya...?"


ucap Yasmin mencari tahu siapa pemilik nama


'coll my heart..


namun tidak ada Poto yang menampakkan wajah pemilik akun itu.


membuat Yasmin sedikit penasaran.


nikmati proses nya maka kamu akan tahu nikmat nya...


bersambung...

__ADS_1


jangan lupa komentarnya ya.... jangan marah kalau author gak bales 😍😍😍🤭


__ADS_2