
kahfi menatap mobil Yasmin yang berhenti di pinggir jalan, kahfi mengikuti mobil Yasmin sejak Kahfi tahu siapa pemilik mobil yang sejak tadi terlihat tidak fokus membawa mobil.
kadang cepat dan ngerem mendadak membuat kendaraan lain terganggu.
kahfi membuang nafas karena hampir setengah jam Yasmin diam di dalam mobil.
"coba Lo lihat fi...gue khawatir sama tuh cewek!"
ucap Rayan teman kahfi yang ikut bersamanya.
kahfi membuka pintu dan melihat Yasmin menelungkupkan wajahnya pada stir mobil.
Yasmin merasa pusing karena sejak tadi memikirkan sikapnya pada Marisa yang sudah keterlaluan, tak seharusnya ia bersikap seperti itu? pikirkan nya kacau jika sudah bercampur aduk dengan Hafiz.
entah harus senang atau sedih karena Rina menerima kanza dengan tangan terbuka, bahkan saat ini mereka sedang membuat acara syukuran.
mungkin beliau bersyukur dengan keadaan ini.
kanza mengunggah foto dirinya bersama Hafiz di sosmed.dan Hafiz tidak mengetahui hal itu.
"ya udah Yas, Abang gak akan maksa kamu lagi, semoga kamu bahagia dan menemukan orang yang bisa membahagiakan kamu!"
ucap Hafiz memutar di benak Yasmin.
Yasmin menghentikan laju mobilnya, dari pada ia menabrak karena memaksakan diri, yang mungkin bisa mencelakakan orang lain.
pikirkan nya benar benar kacau, semua berantakan. Apa yang terjadi tak sesuai dengan harapan nya.
kenapa harus seperti ini?"
ucap Yasmin sendiri...
tak sadar jika ada seseorang yang sedang memperhatikan nya.
tok tok...
Yasmin terperanjat saat mendengar seseorang mengetuk kaca mobilnya, Yasmin memalingkan wajahnya tanpa melihat dulu siapa orang yang berada di balik kaca.
Yasmin takut... bodoh nya kenapa berhenti di tempat sepi.bagaimana jika orang itu begal.
sekarang harus minta tolong siapa?
"Yasmin.......!"
ucap kahfi kembali mengetuk pintu,
Yasmin terperangah kemudian berbalik dan melihat sosok yang dikenal nya di balik kaca.
Yasmin membuka pintu dan keluar.
"Yasmin kamu baik baik saja?"
ucap kahfi memperhatikan keseluruhan perempuan itu.
"ya... Yasmin baik baik saja pak Kahfi!"
ucap Yasmin tak berani menatap wajah kahfi.
"kamu emang paling senang ya bikin orang khawatir!"
ucap kahfi langsung membuat Yasmin mendongak menatap wajah kahfi.
"ngapain sih berhenti di tempat sepi kayak gini! ayo pulang!"
ucap kahfi, namun Yasmin malah diam membisu.
Kahfi menghentikan langkahnya saat merasa tidak ada pergerakan apa apa dari Yasmin.
"Yasmin........kamu!"
ucap kahfi tertegun melihat Yasmin meneteskan air matanya.
jika orang itu Lutfhi, pasti akan langsung merengkuh tubuh Yasmin dan menyandarkan tubuh Yasmin pada dada bidang nya.
tapi tidak dengan Kahfi, ia menahan karena Sadar dengan posisi masing-masing.
__ADS_1
"Yasmin.... kamu sakit?"
ucap kahfi mendekat kemudian menarik tangan Yasmin untuk masuk ke dalam mobil nya.
"ya aku memang sakit.. sakit parah"
ucap Yasmin sendiri dalam hati tanpa menjawab pertanyaan Kahfi.
namun menurut saat Kahfi menyuruh nya masuk ke dalam mobil.
"biar aku yang nyetir..... sebentar!"
ucap kahfi melangkah mendekati mobil nya.
"Ray....Lo bawa mobil gue, ikuti kita ya...!"
ucap kahfi memberikan perintah dan dijawab anggukan oleh Rayan.
"kamu ada masalah apa?"
ucap kahfi bertanya, namun Yasmin tetap diam.
mungkin saat ini Yasmin membutuhkan seseorang untuk mendengarkan keluh kesah nya.dan itu benar!
kahfi menepikan mobilnya kesebuah rumah makan yang cukup ramai memiliki tempat
makan yang luas dan khusus menjual makanan dari olahan macam-macam ikan.
"kita makan dulu... karena kalau lagi laper aku gak fokus....!"
ucap kahfi tersenyum, karena saat ini ia memang merasa lapar.
"Ray... makan dulu!"
ucap kahfi saat membuka pintu.
"Yasmin.........!" ucap kahfi membuka pintu mobil.
Yasmin keluar dengan malas, karena ia paling tidak suka dengan ikan.
yang saat ini Kahfi tahu adalah Yasmin dan Hafiz sudah resmi bercerai.
"gue misah ya....!"
ucap Rayan duduk tak jauh dari mereka,
Rayan memperhatikan Yasmin yang memang masih sangat muda dan cantik, benar kata Kahfi.
"mau makan apa? gurame mau?"
ucap kahfi bertanya...
namun Yasmin tetap diam, susah juga membuat nya luluh...
"Yasmin..... kamu gak mau makan!?"
ucap kahfi kembali bertanya.
"Yasmin gak makan,gak suka ikan!"
ucap Yasmin membuat Kahfi mengangguk mengerti..
"oh gitu...ya udah kita pesan minum saja mau?"
tanya Kahfi dan di angguki oleh Yasmin.
kahfi memesan satu porsi makanan untuk nya Saja,
"kamu kenapa gak sudah ikan? " tanya Kahfi yang ingin tau alasan perempuan itu tak menyukai makanan yang justru menjadi makanan kesukaan nya.
"banyak tulang nya, Yasmin pernah tersedak tulang ikan, sampai harus ke rumah sakit!
udah lama sih waktu SD kelas Enam, dan sejak saat itu Yasmin gak mau makan ikan lagi."
ucap Yasmin menjelaskan alasan kenapa ia tidak suka ikan selain anyir itu menjadi alasan terkuat.
__ADS_1
dengan santai Kahfi makan di hadapan Yasmin, nasi putih hangat,ikan bakar dan sambal.
"yang ini gak banyak tulang nya kok Yas?
Kamu tahu makan ikan itu melatih kesabaran, karena harus memilih mana daging yang tidak ada tulangnya, dan saat kamu berhasil kamu akan merasakan nikmatnya..!"
ucap kahfi sambil mengunyah makanan nya.
Yasmin hanya diam menanggapi.
"Yas kamu ada masalah sama ibu?" ucap kahfi
melihat Yasmin terburu-buru masuk ke dalam mobil tak menggubris panggilan Marisa.
Yasmin membisu mendengar pertanyaan Kahfi,
tak menyangka Kahfi mengetahui hal itu.
"pak kahfi ngikutin saya dari tadi!"
tanya Yasmin menyelidik.
"ya saya khawatir sama perempuan yang bawa mobil nya gak karuan... entah ngantuk Atau banyak yang menggangu pikiran nya!"
ucap kahfi membuat Yasmin tertegun.
"kamu boleh cerita kalau kamu mau, kalau kamu gak mau juga tidak apa apa, hanya saya ingatkan jangan pergi dalam keadaan marah"
ucap kahfi lagi membuat Yasmin teringat Marisa.
"Yasmin.............!"
Yasmin menceritakan perihal masalah yang sedang ia hadapi, namun tidak dengan masalah tentang Hafiz.
padahal Kahfi tahu soal Rina yang menggelar syukuran kandungan kanza yang berusia tujuh bulan.
"Yas.... kamu itu aneh..kamu meminta sesuatu pada seseorang yang kamu sendiri pasti akan Menolak nya... jangan egois yas!
bersikap lah dewasa karena kamu sudah besar,
saya tahu kamu ingin kehidupan seperti mereka yang terlihat tidak memiliki masalah..tapi yang harus kamu tahu, semua orang punya masalah, semua di uji. hanya berbeda beda cara dan jalan nya.
tinggal bagaimana kita menyikapinya?
yang harus kamu tanamkan adalah belajar ikhlas..!
kamu harus sabar, meski tak mudah!
tapi kamu bisa terus belajar, saya juga belajar!"
ucap kahfi membuat Yasmin termenung sendiri memikirkan jalan hidup nya yang berliku.
seperti mendapat kan angin segar Kahfi memberi kan nya nasihat panjang lebar.
"sebaiknya kita kembali kerumah ibu mu!"
ucap kahfi mengajak Yasmin.
"ini sudah sore! nanti saja!"
ucap Yasmin menunduk.
"tidak apa apa Yas, lebih cepat lebih baik!
ibu pasti mengkhawatirkan kamu"
ucap kahfi menarik tangan Yasmin untuk masuk ke dalam mobil.
bersambung.
kahfi tuh gerak nya lambat, apa santai ya...
hehe..
😍😍😍😍
__ADS_1