
hari di penghujung tahun ini, Hani sang kakak datang bersama kedua anaknya untuk merayakan pergantian tahun baru bersama di rumah itu.
kahfi tersenyum menatap istrinya yang masih terlelap memeluk bantal yang beberapa hari ini membuat nya betah tak ingin kemana kemana.
"bang kenapa ya tidur pagi pagi tuh kayak nya enak banget, bikin seger!"
ucap Yasmin kala itu sambil memeluk Kahfi.
perempuan yang biasanya minta ke mall untuk pergi nonton atau sekedar berjalan-jalan, kini lebih memilih tidur dirumah bermanja-manja bersama kahfi.
"sayang.......!"
ucap kahfi membisikkan kata itu di telinga Yasmin.
"HM.......!"
"bangun... ada Riko sama Mayang"
Yasmin menggeliat perlahan membuka matanya.
"ada kak Hani?"
"ya baru nyampe!
Riko nanyain kamu... bangun ya!"
Yasmin menilik jam yang berada di dinding menunjukkan pukul sepuluh pagi, rasa pusing nya sedikit berkurang,mual pun tak begitu ia rasakan seperti tadi pagi.
tanggal dimana harus nya Yasmin mendapatkan datang bulan sudah terlewati beberapa hari ini, namun ia dah kahfi santai tak terburu-buru untuk mengecek nya.
Yasmin menyandarkan kepalanya pada kahfi mencium wangi maskulin yang membuat Yasmin betah mendekap suami nya itu.
"bang.....!"
"HM.....!"
"kita kapan mau pergi camping?"
"beneran mau camping?"
Yasmin mengangguk kecil masih mendekap tubuh hangat itu.
"nanti ya...kita cek dulu!
Abang gak mau ambil resiko.
kalau dalam perut ini....."
kahfi memegang perut Yasmin yang masih rata.
"ada benih cinta kita, kita tunda dulu ya!"
"oh gitu... !"
"ya sayang.....!
ya udah kita keluar yuk...!"
Yasmin mengangguk kemudian beranjak dari ranjang.
***
"Yasmin....."
ucap Hani menghampiri Yasmin yang baru turun dari tangga bersama kahfi.
"aduh bumil jam segini baru bangun"
ucap Hani memeluk adik iparnya itu.
Yasmin tersenyum...
"kak Hani bisa aja"
"udah cek belum?
kata mami kamu sering mual?"
"ya tapi Yasmin sama bang Afi santai, mungkin nanti bang Afi beli testpack dulu!"
"ya itu ide bagus..di taspak aja dulu, jadi kalau hasilnya positif, kamu bisa jaga makanan yang boleh dan tidak untuk di konsumsi ibu hamil!"
kahfi dan Yasmin mengangguk mendengar kan penuturan Hani yang sudah berpengalaman itu.
"bang, kok Yasmin jarang lihat kak Hani sama suami nya!"
ucap Yasmin berada di tepi kolam memperhatikan Riko dan Mayang yang sedang berenang.
"ada, masih sibuk mungkin sore kak Nizam kesini!"
__ADS_1
menjelang asar Kahfi mengajak Yasmin untuk pergi keluar bersama Riko dan Mayang untuk membeli kembang api,
"bang kita ke apotek sebentar!"
"beli testpack?"
"ya tapi kalau hasil nya negatif Abang jangan marah ya!"
"ya gak lah,masa Abang setega itu sayang!"
ucap Yasmin mengelus kepala Yasmin yang berbalut kerudung instan.
"ada Riko Loh sama Mayang!"
ucap Mayang menengok ke depan tersenyum melihat Yasmin dan kahfi.
"ya gak lupa tenang aja!"
ucap kahfi terkekeh.
mobil mereka berhenti di depan sebuah toko yang menjual berbagai macam kembang api.
hanya Yasmin yang tidak ikut turun,
Yasmin membuka kaca jendela mobil melihat ke arah super market, memperhatikan seseorang yang tengah berdiri menggendong anak kecil.
Hafiz..
"kahfi....!"
ucap hafiz melihat kahfi Hendak masuk ke dalam super market tersebut.
hubungan nya membaik karena insiden kemarin.
Hafiz tak pantas bersikap arogan Pada seseorang yang sudah berulang kali menolong ibu dari anak yang saat ini tengah ia gendong.
"belanja?"
"ya,aku mau beli taspak untuk Yasmin!"
ucap kahfi membuat Hafiz tersenyum getir.
"oh....!
ya udah aku duluan!"
Hafiz memperhatikan Yasmin yang berada di dalam mobil.
kedua pandangan nya bertemu, Yasmin terdiam kemudian mengalihkan pandangan nya melihat ke arah Kahfi, Riko dan Mayang yang sudah selesai berbelanja.
sendiri aku...
dalam hampa..
tiada satu pun yang menemani ku
.. Hafiz menelan Saliva nya ketika ucapan Kahfi terngiang kembali di pendengaran nya.
perkiraan nya kemarin tak salah, Yasmin seperti nya sedang Hamil.
lalu kenapa justru aku semakin sesak..??
ikhlas kan...tapi itu bukan perkara mudah.
malam tiba sinta dan Hani sudah mempersiapkan acara untuk menyambut malam tahun baru ini, bukan hanya pergantian kalender umum yang selalu keluarga ini rayakan, termasuk satu Muharam yang tak pernah mereka lewatkan.
"acara biasa?"
ucap kahfi menghampiri Hani yang sedang mempersiapkan acara barbeque and bakar jagung yang menjadi favorit Mayang.
"udah belum?"
"apaan kak?"
"taspak.....?"
"emang udah beli fi?"
ucap Sinta mendengar percakapan Kakak adik itu..
"udah mi, penasaran pengen tahu kemampuan Afi...!"
ucap kahfi terkekeh, sementara Sinta malah menggelengkan kepalanya.
"kalau mau cek bagus nya itu pagi pagi, akurat!"
"oh gitu mi...!"
"ya, mami doakan semoga berhasil!"
__ADS_1
"kakak juga fi..!"
"Amin..
terima kasih mi,kak Hani!"
ucap kahfi kemudian pergi menuju kamar.
"sayang...!"
"apa bang?"
ucap Yasmin menguap memeluk guling yang membuat Kahfi kesal.
"kenapa...?" ucap Yasmin tersenyum melihat Kahfi membuang muka sambil tersenyum.
"jangan meluk guling terus dong de, Abang cemburu!"
ucap kahfi naik ke ranjang mengungkung Yasmin yang tertutup oleh selimut.
Yasmin terkekeh kecil,bisa bisa nya pria ini cemburu pada sebuah guling.
kahfi mendekat kemudian mencium Yasmin sekilas.
"kita ke bawah yu!
mami sama kak Hani lagi siapkan acara untuk barbequean..."
"oh gitu, ya udah!
oh ya kata mami cek nya besok pagi, hasilnya akurat kalau pagi hari!"
Yasmin tersenyum dan mengangguk, menatap wajah pria yang kini berada di atasnya...
membiarkan Kahfi menjelajahi bibir nya sebelum mereka pergi keluar.
"Yasmin, mami kira kalian udah tidur!"
ucap Sinta saat Yasmin dan kahfi turun dari tangga.
"tadinya kalau gak ada acara kita mendingan di kamar!"
ucap kahfi terkekeh mencium pipi Yasmin di hadapan sinta yang sedang memberikan barang barang kepada pembantu untuk membawa nya pada Hani yang tengah mempersiapkan panggangan bersama pembantu lainnya.
"Abang ih..."
kahfi malah melakukan nya lagi sambil terkekeh, seakan tak sabar menunggu esok pagi, malam pergantian tahun baru kali ini terasa lengkap karena kini ia telah beristri.
Nizam sang kakak ipar pun telah datang sore tadi, kini tengah bermain-main kembang api bersama kedua anaknya yang telah tumbuh besar.
"Gimana udah gol belum?" ucap Nizam melihat kedua nya datang
"kayaknya sih udah!"
"Alhamdulillah.....!"ucap seseorang di belakang membuat Yasmin dan kahfi menoleh.
"ayah... ibu?"
ucap Yasmin tersenyum kemudian memeluk sang ibu.
"kok gak bilang mau kesini?"
"ya surprise...ibu sama ayah kangen sama kamu!"
ucap Marisa memeluk putri nya yang sedikit berisi itu,, mungkin benar Yasmin sedang hamil.
pergantian tahun baru terlewati dengan penuh suka cita, semua terasa lengkap karena tahun baru ini ia bersama kahfi..Marisa dan Rama yang bersatu..
sungguh nikmat Tuhan yang tak ada habisnya..
***
"yang gimana....?"
ucap kahfi saat Yasmin keluar dari kamar mandi.
Yasmin terdiam menatap wajah kahfi yang terlihat penasaran dengan hasil pagi ini..
hari pertama tahu baru Masehi.
bersambung...
yuk yuk.... terima kasih yang udah mampir, berkomentar di novel author ini..
author tunggu jejak selanjutnya..
😍😍✌️✌️✌️
😴😴🤭🤭🤭
__ADS_1