
Sudah seminggu berlalu Hafiz mencoba mencari Yasmin ke kampus, karena ia tak punya keberanian untuk menemui Yasmin dirumah.
"sela........." ucap Hafiz mendekat saat mereka bertemu di gerbang kampus.
"bang Hafiz? cari siapa?"
ucap sela tidak mengetahui jika Hafiz tidak tahu tentang kepergian Yasmin.
"Yasmin......saya cari Yasmin?"
sela tertegun sendiri mendengar hal itu,jadi Hafiz tidak tahu kalau Yasmin sudah pergi ke Rusia!
"bang Hafiz gak tahu ya kalau Yasmin seminggu yang lalu pindah ke Rusia!"
ucap sela membuat Hafiz membisu.
"ke Rusia?" ucap Hafiz lirih, tiba-tiba hatinya sesak. perempuan itu benar benar pergi menjauh dari nya.
Hafiz melangkah kan kaki nya menuju mobil.
Hafiz tergugu tak sanggup menahan air mata,
"sesuatu yang sudah hancur tidak akan pernah kembali utuh meski kamu berusaha keras memperbaiki nya......!"
ucapan Yasmin kembali terngiang di telinganya,menyesakan ruang hati nya.
kehilangan menyadarkan nya betapa berartinya Yasmin dalam hidupnya, penyesalan seakan terus menyiksa membunuh nya perlahan.
Hafiz membuang nafas nya, air laut yang hijau menjadi saksi bersemi nya cinta mereka...
sekarang yang tersisa hanya sebuah penyesalan....
"Abang akan sadar kalau Yasmin pergi jauh.....
Abang akan tahu rasanya sepi...
Abang akan tahu bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang Abang cintai.."
ucapan Yasmin saat mereka bertengkar karena Hafiz tak bisa memilih antara Yasmin dan Kanza.
"Abang bilang Abang cinta sama Yasmin...kenapa Abang terus mempertahankan kanza ... terserah Abang mau bilang apa? tapi Yasmin... sampai kapan pun gak mau berbagi!"
"Yasmin................. maafin Abang Yas, Abang menyesali semua itu... Abang menyesal yas!!"
ucap Hafiz berteriak keras ke arah laut.
hati separuh nyawaku tangisi mu......
kanza terdiam menatap jendela yang basah oleh air hujan, saat ini mereka tinggal di apartemen milik Kanza.
sikap Hafiz yang dingin tak sehangat dulu...
kesakitan menyayat hati nya saat dokter mengatakan jika kandungan nya lemah,dan dokter menyarankan agar mereka berdua menunda kehamilan untuk sementara waktu.
Rina yang mendengar hal itu pun sedikit kecewa namun ia juga tak bisa memaksa kanza karena akan membahayakan nyawa nya.
hari hari yang di lalui seorang diri, karena Hafiz selalu sibuk di kantor..... pulang malam dan berangkat pagi, membuat kanza merasakan kepedihan di hatinya.
dan yang lebih menyakitkan adalah Hafiz selalu mengigau memanggil Yasmin..
lalu apa arti keberadaan nya jika nyata nya hanya lah Yasmin yang mengisi hati Suaminya itu.
***
setahun berlalu Yasmin semakin sibuk dengan kuliah nya, pagi kuliah hingga siang kadang Yasmin pulang sore...
tak banyak yang di kerjakan nya selain kuliah dan kuliah... belajar dirumah.
lama kelamaan ia terbiasa dengan keadaan seperti itu, kesendirian tak lagi menjadi masalah untuk nya......
melawan rasa dingin yang dulu selalu jadi ketakutan nya, namun saat ini Yasmin tengah tersenyum menggenggam salju putih yang menyalurkan rasa dingin yang langsung membuat nya meremang.
__ADS_1
"sini ayah Potoin Yas........"
Yasmin tersenyum manis, siapa pun yang melihatnya pasti terpesona..
pasmina berwarna hitam, jaket tebal berbulu berwarna moccha sedikit banyak mampu menghangatkan tubuh nya yang kedinginan akibat angin yang berhembus.
"ayah bahagia melihat kamu seperti sekarang...." ucap Rama memeluk putri nya itu.
seperti janjinya pada Marisa, ia akan meluangkan banyak waktu untuk putri nya itu.
Yasmin mengunggah foto dirinya bersama Rama di Instagram miliknya.
Yasmin tersenyum karena pemilik Instagram
'Coll my heart 225'
selalu menjadi orang pertama yang mengomentari Poto Poto nya.
"senyum mu mengalihkan duniaku..
..... Yasmin.....!"
Yasmin tersenyum sendiri melihat ponselnya, hanya orang itu yang membuat Yasmin penasaran.
pernah beberapa kali berbalas komentar namun orang tersebut tak pernah memberi tahukan siapa orang itu..
setiap kali mengunggah foto pun selalu menampakkan punggung nya yang kokoh.
tak pernah orang itu menampakkan wajah nya, membuat Yasmin penasaran.
pernah Yasmin tidak meladeni nya, namun pemilik nama tersebut tak pernah bosan mengomentari Poto Yasmin.
pernah satu kali pemilik nama tersebut, mengirimkan sebuah jaket tebal berbulu berwarna Fink...
"semoga bisa menghangatkan tubuh mu yang kedinginan...!"
'coll my heart 2255'
ucap Rama melihat Yasmin tersenyum menatap layar ponselnya.
"penasaran deh Sama orang ini...!"
ucap Yasmin memberikan ponselnya pada Rama.
"siapa? kamu kenal?"
ucap Rama mengamati wajah Yasmin yang terus tersenyum.
"gak..... justru Yasmin penasaran..gak pernah mau ngasih tahu siapa dia sebenarnya...!"
Rama mengangguk tersenyum dalam hati,tahu siapa pemilik nama tersebut.
"boleh juga usaha nya...!"
ucap Rama sendiri.
"hati hati kita jangan terlalu meladeni hal seperti itu apa lagi kita gak tahu siapa sebenarnya orang itu.... kamu tahu kan sosmed itu seperti apa?!"
"ya yah.........!" ucap Yasmin kemudian memeluk Rama melangkah bersama.
entah lah Yasmin penasaran....!
*%
"hati hati Lo gila beneran..." ucap Rayan menepuk pundak kahfi yang sedang tersenyum sendiri menatap ponselnya.
"ya gue juga takutnya begitu..." ucap kahfi terkekeh sendiri.
waktu yang berdetak seakan lambat karena Kahfi sudah tak sabar menunggu hari itu, tapi ia harus menunggu dua atau tiga tahun lagi.
semoga Yasmin bisa menyelesaikan kuliah nya dengan cepat.
__ADS_1
"udah gak sabar Lo ya?"
ucap Rayan duduk di hadapan Kahfi.
"ya lah....coba Lo bayangkan jadi gue, Pas ngelamar malah harus menunggu bertahun tahun!"
ucap kahfi mengingat kejadian dibandara bersama Rama.
"cewek banyak fi.... kenapa Lo mau nya cuma itu!"
ucap Rayan cukup salut dengan teman sekaligus atasan nya itu.
"emang banyak tapi gak ada yang seperti Yasmin.... cinta itu gak bisa kita prediksi datang nya ... gue aja sempat gak percaya tapi gue gak bisa menepis semua itu... gue tetap menginginkan perempuan itu...!"
"emang gak apa-apa sama Tante Sinta...dia kan janda! mantan Temen Lo lagi si Hafiz...!!"
"itu gak masalah,gue tulus sayang sama perempuan itu..gue yang tahu gimana jatuhnya dia.. nangis nya dia... terpuruk nya dia, gue pengen bahagiain perempuan itu..mami juga gak mempermasalahkan soal itu!"
ucap kahfi mengingat percakapan nya bersama Sinta.
setahun yang lalu saat ia pulang dari bandara, Kahfi langsung pulang kerumah.hari itu ia absen mengajar di kampus.
"kenapa fi...kok anak mami lemes kayak gitu?"
ucap Sinta melihat Kahfi menyandarkan tubuhnya pada sofa.
"Yasmin pergi mi ke Rusia!"
ucap kahfi lirih...
"kamu belum sempat bilang kalau kamu cinta sama dia fi?"
kahfi menggelengkan kepalanya, membuat Sinta tertegun sesaat.
"kamu tuh payah...
kalau udah seperti ini bagaimana?"
ucap Sinta namun Kahfi tidak memberikan jawaban.
"susah banget bilang I love you doang!"
"ya mami gak ngerti seh jadi aku..."
ucap kahfi membuang nafas.
namun Sinta langsung tersenyum saat Kahfi menceritakan semua percakapan nya dengan Rama.
" ya, mami akan dukung apapun keputusan kamu fi, kalau memang kamu menyanggupi hal itu!" ucap Sinta senyum.
"aku rindu......!"
ucap kahfi lirih tersenyum memandang ke luar jendela.
bersambung.....
penyesalan itu selalu belakang.. kalau yang di depan Apa dong nama nya..
untuk author sendiri, penyesalan adalah hal yang paling menakutkan..
komentar ya .!😘😍😍
hanya lelaki pecundang yang tidak bisa memilih, Benar gak ya....
author aja memilih pergi dari pada di duakan...🤭🤭😘😍😀😀
like nya jangan lupa vote nya juga boleh...
author lanjut nanti malam ya...
😍😍😍😍
__ADS_1