Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
ibu.


__ADS_3

dokter Tersenyum menghampiri Yasmin yang sedang meringis sambil berpegangan pada tangan kahfi,


"sudah pecah ya ketuban ya!


hebat... sebentar lagi ya!"


"kapan Dok!?"


ucap kahfi yang sudah tidak sabar, bukan hanya itu tapi ia tak tega melihat istrinya berkali kali mencengkeram tangan nya, menyalurkan rasa mules yang semakin mendera.


"Sabar pak kahfi, suster sedang mempersiapkan semuanya!"


ucap dokter senyum.


"pak kahfi mending ya gak ikut mules!"


ucap dokter terkekeh mengelus punggung Yasmin.


"suami saya dulu ikutan mules pas saya mau lahiran, anak saya tiga! Alhamdulillah semua Normal!


namun normal atau Caesar sama saja, Seorang perempuan tetap berjuang bertaruh nyawa untuk anak nya!


tenang ya.. rileks saja ibu Yasmin!"


ucap dokter spesialis kandungan yang sudah banyak pengalaman itu.


tak lama suster masuk untuk memberitahu jika semua sudah siap.


"satu orang yang menemani?"


ucap dokter dan di angguki oleh Kahfi.


"sayang... kamu tenang, bismillah ya!


kita disini mendoakan kamu!"


ucap marisa mencium kening Yasmin.


wajah Yasmin basah oleh air mata, mengingat dirinya yang selalu banyak menuntut pada marisa padahal apa yang sudah diberikan Marisa, Yasmin tak akan pernah bisa membalas nya.


kahfi berjalan keluar mendorong ranjang tersebut bersama dokter.


terlihat wulan dan sela sudah menuggu di depan, di ikuti Rayan dan Resa yang baru datang.


"semangat Yas ..kita mendoakan kamu!"


ucap sela dan wulan mengusap punggung Yasmin.


Yasmin tersenyum dan mengangguk.


kemudian dokter membawa Yasmin masuk ke ruang bersalin bersama Kahfi yang terus berada di samping Yasmin.


"sabar ya sayang.......!"


ucap kahfi rasanya ingin segera mengakhiri semua itu, tak tahan melihat kondisi Yasmin yang menahan rasa sakit.


"astaga sakit banget bang!"


ucap Yasmin gemetar.


"pukul Abang, atau gigit juga gak apa-apa!"


ucap kahfi membuang nafas ,tak berdaya Dengan keadaan ini.


"rileks ya ibu Yasmin,oke... tarik nafas panjang! kemudian keluar kan"


ucap dokter kemudian memberikan aba-aba pada Yasmin.


"bismillah ya ibu!"


"dibantu doa ya pak kahfi!"


wajah kahfi memerah menitikkan air mata nya melihat sang istri sedang berjuang melahirkan buah hati mereka.


satu kali Yasmin masih belum paham,dua kali sedikit paham dan untuk ketiga kalinya Yasmin mengucap bismillah dan menghentakkan nya sekuat tenaga.


"cukup.....!"


ucap dokter kemudian menarik bayi itu.


Yasmin terhempas Kemudian mendengar suara bayi menangis.


"Alhamdulillah ya Allah!"


ucap kahfi bersujud syukur sejenak kemudian memeluk istrinya itu dengan derai air mata.


"Sayang.... Alhamdulillah!"


ucap kahfi mencium kening Yasmin.

__ADS_1


Yasmin dan kahfi tersenyum saat dokter menelungkup kan bayi mereka di atas dada Yasmin.


"Bayi nya perempuan, cantik sekali seperti ibunya!"


ucap dokter Tersenyum.


Yasmin Terisak melihat bayi kecil yang mencoba bergerak di atas dadanya.


kebahagiaan yang tak ada bandingannya, rasa sakit pun Hilang seketika melihat sosok bayi mungil yang masih merah.


"hebat ya ibu Yasmin, terbilang cepat dan tidak ada masalah, jadi gak perlu di jahit!"


ucap dokter kemudian mengambil bayi mereka.


"kita bersihkan dulu ya!


nanti di Adzani sama ayah nya ya!


Udah siap belum nama nya?"


ucap dokter memberikan bayi mereka pada suster.


"udah dokter!"


ucap kahfi, mereka berdua memang sudah menyiapkan dua nama untuk laki-laki dan perempuan.


"nama nya Kinara Adzikra Pradipta!"


ucap kahfi tersenyum.


seperti keinginan nya menyelipkan nama sang kakek di belakang nama putrinya itu.


"bagus sekali!"


ucap dokter menulis nama tersebut.


"silahkan di Adzani ya!"


ucap dokter kemudian memberikan Bayi itu pada kahfi.


Kahfi mencium buah hati nya, dan mulai mengadzani putrinya itu.dengan suara nya yang merdu Kahfi membuat yang berada di ruangan itu terpana termasuk dokter Sri yang kagum mendengar Kahfi mengadzani bayi cantik itu.


"welcome to princess!"


ucap kahfi kemudian tersenyum.


tak sabar menunggu Kahfi membawa bayi mungil itu Keluar.


"boleh saya bawa ke luar dokter!"


"ya boleh,, nanti suster ambil untuk keruang bayi ya...!"


"Abang keluar dulu ya sayang!"


ucap kahfi dan diangguki oleh Yasmin yang juga sedang dibersihkan oleh suster.


rasanya lega dan bahagia,tak menyangka jika anak mereka perempuan.


"fi.. Alhamdulillah..!"


ucap Sinta mengahampiri kahfi yang menggendong bayi dengan bando pita di kepala nya.


"ya ampun cantik banget!"


ucap Sinta senyum kemudian yang lain pun ikut mendekat.


"cucu, grand pa cantik mirip Yasmin!"


ucap Rama terkekeh merangkul bahu Marisa.


bahagia bukan main.


"gimana keadaan Yasmin, fi?"


ucap Marisa sambil menyentuh pipi merah bayi itu.


"baik Alhamdulillah Bu, di dalam sedang dibersihkan!"


"namanya siapa pak Kahfi?"


tanya sela, kini bayi itu sudah berpindah ke tangan Sinta.


"Kinara Adzikra Pradipta!


gak apa-apa kan yah, Afi selip kan nama papih dibelakang nya!"


"gak apa-apa fi , kamu ayah nya!"


ucap rama menepuk pundak menantu nya itu.

__ADS_1


"selamat ya bro, Udah jadi ayah!"


ucap Rayan tersenyum menepuk bahu Kahfi.


"ini hidung apa perosotan, mancung banget!"


ucap sela dan Wulan yang gemas menilik wajah bayi mungil milik sahabat nya itu.


tak lama suster datang untuk mengambil bayi itu,di susul Yasmin yang keluar dari ruang bersalin.


"sayang kamu hebat!"


ucap Marisa tersenyum memeluk putri nya itu.


"ya Bu Alhamdulillah, terima kasih untuk semua nya Bu, dengan ini Yasmin tahu bagaimana perjuangan Seorang ibu melahirkan anak nya!"


"ya sayang....!"


ucap marisa tersenyum.


seperti yang telah di tegaskan Rasulullah Saw dalam hadits nya yang berasal dari pertanyaan seorang sahabat.


"ya Rasul siapakah orang yang harus aku hormati di dunia ini..


Rasul menjawab.


" yang pertama Ibu mu..."


"yang kedua..?!"


"Ibu mu!"


"yang ketiga ....?"


"Ibu mu...!"


"yang ke empat ?!"


"bapak mu...."


dari hadits tersebut secara jelas,kita semua wajib menghormati lebih tinggi sosok ibu di dunia ini.


itulah pentingnya setiap anak memberikan rasa hormat dan patuh kepada kedua orang tua nya, terutama ibu.sebab kasih sayang yang diberikan seorang ibu melebihi kasih sayang nya terhadap yang lain.


"sayang, Terima kasih untuk perjuangan kamu melahirkan anak kita!"


Ucap kahfi menggenggam tangan istrinya itu.


kini mereka semua sudah berada di ruang perawatan.


"ya bang, Terima kasih karena selalu berada di samping Yasmin!"


"selamat udah jadi ibu sekarang yas!"


ucap Wulan berdiri di ujung ranjang.


"iya terima kasih wulan, aku doakan kamu cepat nyusul ya!"


"ya Yas......!"


setelah itu suster kembali membawa bayi mereka, Yasmin tersenyum memangku bayi cantik itu.


entah kenapa memang mirip sekali dengan nya.


kahfi tersenyum memeluk kedua nya, Wulan mengabadikan momen tersebut, lalu menggunggah nya di sosmed.


tahulah ide nya wulan dan sela itu apa?"


hehehe....


perjuangan yang melelahkan memang, Sakit yang luar biasa menakjubkan terbayar dengan kehadiran sosok mungil yang melengkapi kebahagiaan rumah tangga mereka.


bersambung.


banyak pasti yang seperti Yasmin, berjuang melahirkan buah hatinya.


author juga sama ya pernah merasakan seperti Yasmin.


luar biasa nikmatnya tak bisa terangkai oleh kata ,tapi bahagia banget pas udah liat baby imut.


hehehe..


terima kasih yang sudah mampir ya...


kembali tinggal kan jejak komentar and like nya ya


terima kasih.


😍😍😍😍😍💪💪💪💪

__ADS_1


__ADS_2