
senyum terus menghiasi wajah cantik Yasmin,tak percaya dengan pria yang berada di samping nya yang hampir membuat nya hampir terkena serangan jantung.
bagaimana tidak jantung nya terus berdetak kencang tak karuan.
"Abang mau kamu jadi istri dan ibu dari anak anak Abang kelak Yas....Abang gak perduli dengan masalalu kamu, karena Abang akan hadir menjadi masa depan kamu...pria yang akan berusaha keras untuk selalu membuat kamu tersenyum bahagia....!"
ucap kahfi membuat Yasmin merinding mendengar kata-kata nya..
"gimana Abang di terima gak?" ucap kahfi ingin memastikan lamaran nya itu.
"Abang kok sekarang lancar ya bicara nya?"
ucap Yasmin terkekeh kecil.
"ya Abang latihan seharian tadi...!"
ucap kahfi ia pun tertawa kecil karena lucu dengan dirinya sendiri.
yang berada di tempat itu pun ikut tertawa mendengar penuturan kahfi.
"gimana Yas ....?!"
Yasmin hanya senyum menanggapi pertanyaan Kahfi.
"kalau diam sambil senyum berarti mau ya!"
ucap kahfi kemudian di angguki oleh Yasmin.
"Alhamdulillah mi... Kahfi diterima..!"
ucap kahfi menghampiri Sinta kemudian memeluk nya.
mau nya seh peluk Yasmin,tapi kan belum sah jadi Kahfi pikir lebih baik memeluk perempuan yang selama ini menjadi sumber suport dalam hidup nya.
"Terima kasih Yasmin...!"
ucap kahfi,tak henti senyum mengembang di wajah calon pengantin itu.
kemudian meraih tangan Yasmin dan memakai kan cincin di jari manis nya.
Rama dan Marisa pun merasa lega karena sebentar lagi ia tak perlu mencemaskan putri nya lagi karena sudah ada yang menjaganya..
harapan Rama semoga Kahfi bisa membahagiakan Yasmin.
cincin putih berhias Berlian kini melingkar di jari manis nya, sebulan setelah ini mereka akan menikah.
"apa gak kelamaan mi, kenapa gak Minggu depan aja mi...!" ucap kahfi membuat semua yang berada di tempat itu tertawa.
"ya ampun Afi kok kamu gak sabar banget!"
ucap Hani sang kakak yang juga ikut hadir.
Afi itu Panggilan sayang kakak pada adiknya.
"ya lah kak, aku nuggu tiga tahun Loh"
ucap kahfi menoleh pada Yasmin yang sedang menggeleng kan kepalanya sambil menutup wajahnya.
"kenapa yang? mau ya kalau nikah nya di percepat"
ucap kahfi mengusap pucuk kepala Yasmin.
Yasmin malah terkekeh geli mendengar Kahfi memanggil nya sayang,
kahfi benar benar membuat nya tak bisa berkata apa-apa.
"udah fi gak nyampe sebulan, Tiga puluh hari setelah ini..."
ucap Rama tertawa kecil melihat Kahfi menepuk keningnya.
__ADS_1
semua menikmati makanan yang sudah tersedia di rumah itu, Marisa dan Sinta tersenyum melihat Yasmin yang sedang bercanda dengan Kahfi dan yang lainnya.
tak menyangka dibalik sikap nya yang selalu dingin Kahfi juga punya selera humor yang cukup besar apa lagi jika bersama Riko dan Mayang.
"Abang pulang ya..."
ucap kahfi pada Yasmin yang berdiri di depan pintu, Acara sudah selesai mereka pun pamit pulang.
"ya bang....." ucap Yasmin dengan wajah memerah.
"besok Abang kesini ya ...mau ajak kamu ke acara pernikahan teman Abang! kamu mau kan!"
ucap kahfi karena besok acara pernikahan rayan dan resa.
"ya nanti Yasmin tunggu!"
kahfi tersenyum kemudian masuk ke dalam mobil, Kahfi merasa lega karena semua sudah terlaksana seperti harapan dan mimpi mimpi nya.
semoga waktu berjalan dengan cepat agar ia dan Yasmin bisa segera menikah.
**
"cie bahagia akut deh kayanya hehehe"
ucap sela menggoda sahabat nya itu yang sedang tersenyum Senang.
"pasti itu mah....." ucap wulan menimpali,
Yasmin meminta kedua sahabatnya itu untuk menginap.
"seperti mimpi, masih gak percaya gitu kalau yang datang melamar itu pak kahfi"
ucap Yasmin merebahkan tubuhnya yang lelah.
"kita juga gak nyangka Yas....kita ikut bahagia yas" ucap sela dan di angguki oleh Wulan.
"ya Tuhan lindungilah Aku dan bang Kahfi dari godaan setan sampai hari itu tiba...!"
ucap Yasmin berdoa dalam hati Karena jika mengingat masa lalu Yasmin takut untuk memulai nya.
terus nanti gimana ya tanggapan Kahfi kalau janda yang ia nikahi masih perawan.
tiba-tiba tubuh Yasmin meremang mengingat kejadian dimana Hafiz mencumbu nya paksa..
"astagfirullah...!"
ucap Yasmin menutup wajahnya dengan kedua tangan.
"Yas... kenapa?"
ucap Wulan melihat wajah Yasmin memucat.
"gak ingat kejadian dulu aja lan... aku...!"
ucap Yasmin terhenti mengurungkan niatnya untuk memberi tahu mereka soal itu
"aku apa Yas?" ucap sela langsung mendekat.
"gak apa-apa sel...aku ngantuk,kita tidur yu!" ucap Yasmin kemudian masuk ke kamar mandi mengganti bajunya.
siang ini Kahfi meluncur ke rumah Yasmin seperti janjinya semalam, sebelumnya Kahfi sudah mampir ke butik langganan nya untuk membeli baju coupel untuk nya dan Yasmin.
acara semalam pun Kahfi dan Sinta yang memilihkan baju untuk Yasmin.
"assalamualaikum....!"
ucap kahfi mengucapkan salam.
"walaikumsalam bang!" ucap Yasmin terpaku melihat penampilan kahfi dengan kemeja Koko berwarna toska dan celana jeans berwarna hitam.
__ADS_1
"ini yang...!"
ucap kahfi memberikan sebuah paper pada Yasmin.
"apa ini Bang?!"
ucap Yasmin sambil menerima paper bag tersebut.
"kamu buka aja di dalam, Kita berangkat sekarang ya soalnya Abang mau lihat ijab Kabul nya!"
ucap kahfi senyum.
Yasmin berjalan memasuki kamar,dan membuka paper bag tersebut.
Yasmin senyum melihat dress muslim cantik berwarna toska senada dengan koko kemeja yang Kahfi pakai.
Rama dan Marisa sedang mengantarkan bibi dan paman pulang kerumahnya, sekarang Ruko milik Marisa mereka yang mengelola.dan di rumah hanya ada pembantu.
kahfi menggandeng tangan Yasmin masuk ke dalam hotel dimana acara tersebut berlangsung, semua mata memperhatikan Yasmin dan Kahfi yang berjalan menuju aula.
Yasmin tampil cantik serasi dengan Kahfi yang tampan dan berkharisma.
"semoga benar kali ini aku beruntung!"
ucap Yasmin melihat tangan Kahfi yang terus menuntut nya.
"siapa seh yang nikah bang?!"
ucap Yasmin karena Kahfi mengajak nya untuk mendekat melihat proses ijab Kabul berlangsung.
"lihat aja...kenal gak?"
ucap kahfi melihat Yasmin mengamati wajah pengantin perempuan.
"dia kan cewek yang suka bareng Abang! resa ya namanya..!"
ucap Yasmin mengingat ingat karena takut salah.
"ya dia itu punya Rayan, resa itu sepupu Abang Yas...?!"
ucap kahfi menjelaskan, Kahfi tak ingin ada salah paham lagi..
kahfi juga akan mengenal kan Yasmin pada semua saudara nya nanti.
"kahfi......!"
ucap seorang perempuan cantik berambut panjang memakai gaun pesta berwarna merah maroon menghampiri...
Alexa ..
"gimana kabar kamu?!"
ucap Alexa senyum menilik perempuan yang berada di samping Kahfi.
"baik sa...ini kenalkan..."
ucap kahfi meraih bahu Yasmin.
"ini Yasmin calon istri Aku!"
ucap kahfi membuat Alexa membuang nafas.
bersambung....
ujian itu selalu ada di mana mana...
bahagia ya kalau orang yang kita cintai mengakui kita terang terangan di hadapan orang banyak...
selamat malam buat para reader, Terima kasih like and komentar nya...😍😍😍
__ADS_1