Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
orisinil.


__ADS_3

sepulang berbelanja Yasmin Langsung masuk ke dalam kamar, karena kepalanya yang terasa pusing.. Yasmin merebahkan tubuhnya di ranjang, memijat keningnya sendiri.


"gimana fi kata dokter?" tanya Sinta saat kahfi menyimpan barang belanjaan nya.


"kata dokter baru tujuh Minggu, Alhamdulillah gak ada masalah..!"


"syukurlah kalau begitu?"


"ya mi, Kahfi mau bikin susu untuk Yasmin!"


"sekarang Yasmin nya mana?"


"ke kamar, katanya pusing!"


"ya biasa, nanti kalau sudah empat bulan juga gak fi...!"


"ya, Mi ... dokter juga bilang seperti itu!"


ucap kahfi kemudian berjalan membawa segelas susu hangat untuk Yasmin.


kahfi tersenyum melihat Yasmin tengah memijat keningnya sendiri.


"sini sama Abang!"


ucap kahfi sambil menyadarkan tubuh Yasmin pada dadanya.


memijat kening Yasmin pelan.


"Abang Udah bikinin susu buat kamu!"


"ya bang, makasih!"


ucap Yasmin lama kelamaan Yasmin tertidur bersandar pada kahfi.


kahfi menatap wajah Yasmin yang terlelap,


terkadang merasa iba dengan apa yang dirasakan oleh istri nya itu, tapi kahfi merasa bersyukur karena Yasmin tak sedikitpun mengeluh.


kahfi merebahkan tubuhnya di ranjang bersama Yasmin yang terlelap menjadikan tangan nya sebagai bantalan,


memejamkan matanya dan terlelap bersama saling mendekap.


pagi itu Kahfi sudah bersiap untuk pergi ke kantor, Yasmin masih tertidur setelah subuh tadi ia merasa mual dan muntah berulang kali membuat tubuh nya lemas.


"sayang....... Abang ke kantor boleh?"


ucap kahfi mengelus pipi Yasmin yang masih terlelap.


"HM........!"


"Abang kerja ya ..tapi gak sampai sore, Siang nanti Abang pulang?"


"ya bang, maaf ya Yasmin gak siapkan keperluan Abang...!"


"gak apa-apa Sayang, justru Abang tuh bingung sendiri melihat kamu seperti ini!


gak tahu harus gimana?"


"gak apa-apa...ibu hamil memang seperti itu kan dokter juga bilang begitu bang, Yasmin baik baik saja apa lagi ada Abang di dekat Yasmin!"


"ya udah kalau kerjaan Abang beres Abang Langsung pulang ya ...!"


Yasmin tersenyum dan mengangguk.


kahfi mencium kening Yasmin kemudian pergi ke luar meninggalkan istri nya itu untuk kembali beristirahat.


sebenarnya berat kaki kahfi melangkah meninggalkan perempuan itu sendiri, untung nya di rumah ada sinta jadi Yasmin tidak sendiri.


"mi... kahfi titip Yasmin ya, siang ini ada meeting penting!


kalau udah selesai Afi langsung pulang!"

__ADS_1


"ya fi... kamu gak perlu khawatir kan ada mami!"


"ya mi...ya udah Afi berangkat!"


ucap kahfi mencium tangan Sinta kemudian pergi.


teringat percakapan tadi malam dengan Yasmin, kahfi menanyakan apakah ia ingin pisah rumah dan membeli rumah baru seperti dulu yang di lakukan oleh Hafiz.


"kalau kamu mau kita cari nya yang dekat dari rumah ini aja!"


"gak bang, Yasmin nyaman kok tinggal disini..


ada mami juga! jadi Yasmin gak kesepian kalau Abang pergi kerja...!"


"beneran?"


"ya...apa Abang yang mau kita pindah rumah?"


"Abang gimana kamu de... kalau kamu nyaman disini ya Abang malah lebih senang karena kasihan sama mami kalau kita pindah, beliau pasti kesepian..!"


"ya Yasmin juga sama seperti itu!"


ucap Yasmin tersenyum, bukan tak ingin mandiri,tapi ada nya peran orang tua bisa membimbing sang anak jika salah.


apa lagi mempunyai mertua yang baik seperti Sinta, rasanya enggan beranjak dari rumah yang cukup besar itu.


Yasmin sudah menganggap Sinta seperti mami nya sendiri, seperti hal nya dulu ia pun berharap bisa dekat dengan Rina namun kenyataannya Hafiz membawa nya ke rumah baru yang berujung pada hal yang menyedihkan.


tak lama kahfi sampai di perusahaan nya, hari ini ada meeting penting dengan perusahaan Rama.


dalam acara meeting tersebut Rama melihat kahfi yang tak fokus, tumben Kahfi bersikap seperti itu... sampai Rayan yang menggantikan nya membahas materi pembangunan hotel yang berada di daerah Lombok.


Rama mengahampiri menantu nya itu setelah meeting selesai.


"fi... kamu ada masalah?"


ucap Rama Duduk di samping kahfi.


"Yasmin kenapa? kemarin kalian sudah periksa ke dokter kandungan kan?"


"udah yah ...!"


"Lalu bagaimana hasil nya? apa yang mengganggu pikiran kamu?"


tanya rama, Rayan dan resa masih berada bersama mereka.


"tadi subuh itu Yasmin mual dan terus menerus muntah, sampai air yang masuk pun ikut kembali keluar...afi gak tega aja! bingung sendiri harus gimana supaya mengurangi beban tersebut.....!"


"oh...soal itu, ibu hamil memang seperti itu fi, kamu jangan khawatir! tuhan sudah memberikan mereka kelebihan untuk menanggung beban seperti itu.....!"


ucap Rama menepuk pundak kahfi.


hal itu juga ia rasakan dulu saat Marisa mengandung Yasmin.


"Lo beruntung fi langsung dikasih anugerah terindah sama tuhan, gue sama Resa masih menunggu!"


"yang rajin makanya....sini ayah bisikan kamu jurus nya...!"


ucap rama meminta Rayan mendekat, wajah resa langsung memerah melihat Rayan yang tampak serius mendengarkan Rama yang sedang berbisik di telinga nya.


kahfi sendiri tersenyum menanggapi hal itu.


"udah..!"


ucap Rama di tanggapi dengan kekehan kecil dari Rayan.


"ya udah fi ..ayah ikut kamu kerumah... ayah mau lihat Yasmin!"


"ya boleh yah ...Afi Ambil tas dulu di ruangan!"


ucap kahfi berjalan di ikuti oleh resa dan Rayan yang sedang bisik bisik..

__ADS_1


kahfi terdiam saat masuk ke dalam ruangan nya dan melihat Alexa sedang duduk di sofa menuggu nya.


Rayan dan resa pun ikut menghentikan langkahnya.


"ada apa Alexa?? siapa yang mengizinkan kamu masuk ke ruangan saya!"


"maaf pak..


si ibu nya maksa!"


ucap ane yang bertugas menjaga saat semua karyawan sedang meeting.


"ya udah.....!"


"fi... kamu tuh jutek banget sih, mentang-mentang udah nikah...!


sama itu janda ....!"


ucap Alexa mendelik tidak suka, bahwasanya ia masih penasaran dengan pria yang memakai jas hitam tampak Gagah dan menggiurkan.


tak memperdulikan Rayan dan resa yang berada di ruangan itu.


"Yasmin emang janda,tapi masih orisinil..!"


ucap kahfi membuat Alexa bahkan Rayan dan resa ikut tertegun mendengar penuturan kahfi.


"jadi Jangan banding bandingkan Yasmin sama kamu?!"


"aku gak percaya?"


ucap alexa mencoba mengingkari hal itu.


"kalau kamu gak percaya tanyakan saja sama Hafiz kenapa hal itu bisa terjadi,dan cuma sama aku Yasmin hamil!"


ucap kahfi tersenyum.


"aku gak sebodoh Hafiz yang menyia-nyiakan perempuan baik seperti Yasmin, satu lagi alexa coba kamu berkaca pada kisah kanza...apa yang terjadi dengan nya setelah ia merusak kebahagiaan orang lain meskipun Hafiz juga salah... sebaiknya kamu sayangi diri kamu sendiri, carilah pria yang statusnya masih sendiri ... karena dengan cara apapun kamu merayu saya!


saya tidak akan pernah mengkhianati perempuan yang saya tunggu bertahun-tahun untuk bisa memiliki nya... sebaiknya kamu sekarang keluar!"


ucap kahfi kemudian memalingkan wajahnya,


saat ini benak nya di penuhi oleh sosok istri nya yang tengah hamil muda, Alexa malah datang membawa masalah.


"fi... beneran Yasmin masih orisinil?"


ucap Rayan tiba tiba bertanya membuat Kahfi terkekeh.


"balik....kangen sama dia yang dirumah....!"


ucap kahfi meninggalkan pasutri yang sama sama tengah tersenyum,betapa beruntungnya kahfi...dan Yasmin yang memiliki suami seperti Kahfi yang tegas dan setia.


bersambung..


hai hai para reader semoga bahagia selalu ya ..


terima kasih yang sudah berkomentar and like.


author tunggu kembali komentar and like'nya para reader..


apalah author ini yang tanpa dukungan dari para reader 😍😍😍😍


karena author gak dapet dukungan dari dia 🤭🤭😂


jadi author minta dukungan ny dari para reader yang mungkin sama sama hobi membaca dan menulis...


mampir ya ke novel author yang baru..



terima kasih 😍🤭😍🤭

__ADS_1


__ADS_2