Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
bau pelakor.


__ADS_3

pagi itu Kahfi sudah rapi dengan kemeja kerja nya berwarna Navy. Yasmin tersenyum memakai kan dasi pada leher suaminya itu.


kegiatan baru yang begitu menyenangkan untuk Yasmin,


teringat percakapan mereka tadi pagi, hujan turun mengguyur wilayah perumahan tersebut.


Yasmin kembali ke ranjang karena udara yang cukup dingin dan kantuk yang masih melekat pada mata nya.


**


"sayang... tidur lagi, kalau udah solat subuh gak boleh tidur lagi!"


ucap kahfi naik ke ranjang.


"ngantuk Bang! gara gara Abang Yasmin kurang tidur!"


ucap Yasmin masuk ke dalam selimut.


"oh gitu.....!"


ucap kahfi menggelitik pinggang Yasmin.


"ah bang... geli!"


ucap Yasmin langsung duduk menghadap Kahfi dengan mendelik namun tersenyum.


"Abang hari ini ke kantor dulu ya! ada kerjaan sedikit gak nyampe sore, sebentar doang!"


ucap kahfi membuat Yasmin tertegun.


"oh gitu ya udah gak apa-apa bang!


m.... nanti Yasmin boleh gak ngantor lagi!"


ucap Yasmin karena ia baru dua bulan ini bekerja di perusahaan ayah nya, bosan jika terus menerus dirumah jika tak ada kegiatan.


apa lagi jika Kahfi sibuk.


"boleh, tapi nanti ya pulang kita honeymoon!


tapi dengan catatan kamu harus sudah lebih dulu dirumah sebelum Abang pulang, tidak ada yang namanya lembur atau pulang malam.


sebenarnya Abang mau nya kamu dirumah aja,cuma Abang khawatir kalau kamu Bosan karena Abang juga gak mungkin kalau terus dirumah..


kamu paham? kalau ada waktu Abang Antar jemput kamu!


sekarang istirahat aja dulu!


atau mau ikut Abang ke kantor?"


ucap kahfi tersenyum sambil menaikkan alisnya.


"Yasmin dirumah aja bang, nanti kalau gak Yasmin ke kantor siang aja sambil bawa makanan!"


"ide yang bagus Khumaira..!"


ucap kahfi memeluk Yasmin mendekapnya erat.


**


kahfi mencondongkan wajah pada wajah Yasmin yang sedang fokus membetulkan dasinya.


"apa sih Bang?"


ucap Yasmin tersenyum melihat wajah Kahfi yang begitu dekat dengan nya.


"pasti kangen..!"


ucap kahfi mengecup bibir Yasmin yang merah.


"belum juga berangkat!"


ucap Yasmin membuat Kahfi terkekeh.

__ADS_1


"nanti Abang tunggu kamu di kantor ya!"


"ya bang ! nanti Yasmin ke kantor sebelum makan siang!"


ucap Yasmin memberikan tas kerja Kahfi kemudian melangkah keluar bersama.


"Abang berangkat ya..!"


"ya udah hati hati ya bang!"


ucap Yasmin kemudian mencium tangan kahfi dengan jantung yang berdetak kencang,hal itu tak pernah ia lakukan dulu dengan Hafiz.


"ya ... sampai jumpa siang!"


ucap kahfi mencium kening Yasmin kemudian masuk ke dalam mobil.


"kahfi udah berangkat?"


ucap Sinta yang baru saja datang bersama pembantu rumah.


"udah mi..mami dari supermarket?"


"ya mami Abis belanja Sama bibi ke pasar swalayan,beli Ikan Kahfi tuh seneng banget makan sama ikan...!"


ucap Sinta senyum kemudian meletakkan belanjaan di meja kemudian di ambil oleh pembantu.


"oh gitu.. Yasmin bantu eksekusi mi, tapi Yasmin belum bisa masak ikan karena Yasmin gak suka ikan, jadi gak pernah masak ikan!"


ucap Yasmin terbata karena malu, beginilah kalau tinggal bersama mertua harus siap dengan segala sesuatu nya.


"gak apa-apa mami cuma beli aja,bibi kok yang masakin!


kamu jangan pikirkan itu, karena kamu disini bukan untuk jadi pembantu yang harus mikirin soal itu.


sengaja Kahfi sediakan pembantu untuk mengurus rumah dan yang lainnya.


Kamu cukup urus Kahfi saja, sekali kali boleh turun ke dapur..kamu boleh minta ajarin sama mami atau bibi!"


ucap Sinta tersenyum membuat Yasmin lega karena ia memiliki mertua yang begitu baik dan tidak banyak menuntut apa-apa.


bibi sudah mempersiapkan bekal yang akan dibawa oleh Yasmin ke kantor di antar oleh supir, sesuai instruksi Kahfi. Yasmin tidak boleh pergi sendiri.


tak lama Yasmin sampai di gedung perusahaan milik Kahfi yang cukup besar, Yasmin langsung menjadi pusat perhatian di tempat itu.


"ibu Kahfi....!"


ucap seseorang mengahampiri Yasmin dan tersenyum sedikit geli mendengar panggilan itu,tapi itulah Yasmin sekarang sebagai nyonya Kahfi Dzikri Pradipta.


Yasmin tersenyum menanggapi, kemudian perempuan itu mengajak Yasmin berjalan menuju ruangan Kahfi.


"tunggu di dalam saja Bu...pak Kahfi sedang meeting beliau berpesan pada saya untuk menyambut kedatangan ibu...!"


"oh.......ya Terima kasih Wenda!"


ucap Yasmin melihat nama yang tertera pada idcart perempuan itu.


Yasmin masuk ke dalam ruangan kahfi yang cukup besar, ada Potret nya di meja kebesaran Kahfi.


Yasmin tersenyum melihat hal itu, kemudian ia meletakkan paper bag tersebut di meja.


Yasmin beranjak dari duduknya saat merasa ingin ke toilet.


cukup lama juga Yasmin menuggu suami nya itu, padahal Kahfi sudah tahu jika istri nya itu tengah jenuh karena sendirian di ruangan nya.


bergegas ia menyudahi meeting tersebut dan cepat ke ruangan nya bersama resa yang mengikuti Nya di belakang.


tiba tiba seseorang menarik tangan nya.


"kahfi... tunggu!"


ucap alexa yang menarik tangan kahfi namun cepat kahfi menepis nya.


Alexa dengar dari seseorang kalau kahfi sudah mulai masuk kantor, jadi Alexa berpikir untuk menemui pria yang membuat nya penasaran itu

__ADS_1


"aku mau bicara sebentar sama kamu fi..!"


ucap Alexa manja.


"bicara saja ..Resa Kamu diam di situ!"


ucap kahfi tak ingin berdua dengan Alexa.


"aku mau bicara berdua...!"


"aku tidak bisa Alexa, aku sudah menikah dan tidak ingin ada fitnah!"


"oh gitu...oke..kamu kok udah masuk kantor sih?"


ucap Alexa mendekati Kahfi namun kahfi memundurkan tubuhnya.


"apa perempuan itu gak bikin kamu betah dirumah..!"


ucap Alexa dengan senyum menggoda.


kahfi menjauh dan terkekeh.


resa sendiri menggeleng kan kepalanya


'dasar gak tau malu'


ucap resa dalam hati.


"justru kamu salah jika berpikiran seperti itu"


ucap kahfi kemudian mendekati toilet.


"sayang......."


ucap kahfi memanggil Yasmin yang berada di balik pintu toilet.


Yasmin tertegun ternyata Kahfi tahu kalau Yasmin berada di toilet.


Yasmin membuka pintu dan menyembul keluar.


"yang seperti ini bagaimana mungkin tidak membuat ku betah dirumah.."


ucap kahfi meraih pinggang Yasmin kemudian mengecup bibir Yasmin di depan Alexa dan juga resa yang terkekeh.


"oh gitu.......awas kamu fi..."


ucap Alexa dalam hati kemudian pergi


"Awas bau nya sih bau pelakor"


ucap resa keras dan terdengar oleh Alexa yang melangkah pergi dengan geram.


"Abang..." ucap Yasmin menepuk pundak kahfi, karena ia benar benar malu karena perlakuan kahfi di depan Resa tak masalah jika di depan Alexa.


"kenapa..? lagi!?"


ucap kahfi terkekeh.


"malu ada Resa, Abang....!"


ucap Yasmin dengan wajah memerah.


"gak apa-apa kak....!" ucap resa kemudian meninggalkan pengantin baru itu.


"rindu sekali sama perempuan ini....!"


ucap kahfi kembali mencium bibir Yasmin dengan durasi Cukup lama.


bersambung..


terima kasih yang udah mampir'


tinggal kan jejak komentar dan like nya ya para reader.

__ADS_1


😍😍😍😍😍


__ADS_2