Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
Arum jeram.


__ADS_3

terlihat rintik hujan membasahi jendela kamar hotel itu, Yasmin tersenyum menatap wajah kahfi yang masih terlelap..


keduanya ngobrol sampai terdengar suara adzan berkumandang, setelah selesai solat subuh berjamaah, Kahfi mengajak Yasmin kembali ke ranjang karena ia belum memejamkan matanya sama sekali.


Yasmin menatap wajah suaminya yang terlelap hingga terdengar suara dengkuran halus nya.


mencium hidung mancung milik kekasih nya itu, namun kahfi tetap tertidur.


mungkin karena rasa kantuknya yang begitu berat.


Yasmin menatap langit kamar hotel tersebut,


kehidupan baru ia jalani bersama Kahfi semoga selalu seperti ini,, hari ulang tahun yang juga pernah menjadi hari dimana ia hampir mati,tapi tangan yang saat ini ia genggam lah yang menolong hidupnya.


"bang......!" ucap Yasmin menggelisik pada dada bidang milik kahfi.


"HM .....!"


kahfi melihat jam menunjukkan pukul sepuluh pagi.


rintik-rintik hujan masih terlihat membuat udara semakin dingin.


"apa sayang?"


ucap kahfi mendekap tubuh istrinya itu.


"laper bang!"


ucap Yasmin mendongak.


"HM.... laper?"


ucap kahfi membuka matanya.


kahfi menatap wajah Yasmin yang selalu saja tampak menggiurkan meski pun dalam keadaan baru bangun tidur.


cepat kahfi menyatukan keningnya keduanya.


"maaf ya sayang....!"


"maaf untuk apa?"


ucap Yasmin menatap mata kahfi yang berjarak begitu dekat.


"untuk yang kemarin.......!"


ucap kahfi kemudian mengecup bibir Yasmin.


disitulah Kahfi tahu ternyata perempuan itu belum benar benar sembuh dari rasa sakit nya, kenyataan hal sekecil itu membuat nya langsung jatuh begitu saja.


perempuan yang saat ini ia dekap ternyata begitu rapuh.


Yasmin terdiam sejenak kemudian tersenyum mengecup bibir kahfi singkat, namun cepat kahfi menahan bibir itu..


mencium nya lembut menyalurkan kehangatan pada istrinya itu..


***


menatap indahnya senyuman di wajah mu..


membuat ku terdiam dan terpaku..


mengerti akan hadir nya cinta terindah


saat kau peluk mesra tubuh ku.


banyak kata yang tak mampu ku ungkapkan kepada dirimu..


aku ingin engkau selalu hadir dan temani aku..


disetiap langkah yang meyakini ku,kau tercipta untukku ku.. sepanjang hidup ku..


meski waktu akan mampu memanggil seluruh ragaku..


ku ingin kau tahu ku selalu milikmu yang mencintai mu sepanjang hidup ku..


(ungu*tercipta untukku..)


terdengar beberapa kali panggilan masuk pada ponsel milik Kahfi, keduanya keluar dari kamar mandi setelah melakukan ritual mandi bersama, Yasmin melepaskan tangan kahfi dari pinggang nya.


"siapa tuh bang yang telpon!"


ucap Yasmin Duduk di depan cermin masih menggunakan handuk kimono nya.


"halo...."


ucap kahfi mengangkat telpon dari Rayan, sambil menarik tangan Yasmin untuk duduk di pangkuan nya, namun Yasmin menolak dan menghampiri lemari pakaian.


"dimana Lo fi....?"


"ya dikamar lah... Kenapa?"

__ADS_1


"jadi gak kita pergi, Lo gak keluar keluar dari kamar, kita disini nuggu!"


"ya gue baru bangun?"


"baru bangun apa baru selesai?"


"dua duanya...puas!"


ucap kahfi membuat Rayan terkekeh.


"kita berangkat udah makan siang...!


kasih tahu yang lain nya... makan aja Lo yang banyak,gue yang bayar!"


ucap kahfi tersenyum menatap Yasmin yang sudah selesai memakai baju nya.


"mau kemana bang?"


ucap Yasmin mendengar suara Rayan di balik telpon tadi.


"ikut aja nanti,sekarang kita makan dulu, kan tadi katanya laper!"


"Abang yang bikin Yasmin telat makan.....!"


ucap Yasmin manyun kemudian tersenyum.


aktivitas bercinta yang tak pernah terlewatkan oleh kedua pasutri itu, namun Wajah Yasmin Langsung memucat mengingat kejadian lalu persis di hari yang sama.


namun Cepat Yasmin menggeleng kan kepalanya, melupakan nya dengan tergesa.


"kenapa sayang?"


ucap kahfi melihat tingkah Yasmin.


"gak bang .....!"


ucap Yasmin tersenyum.


'lupakanlah semua itu Yasmin karena di hari ini Kahfi mengukir cerita indah untuk mu, dulu pun pada Kahfi lah kamu berlari.


gumam Yasmin dalam hati sambil berjalan bersama kahfi menuju Restoran.


"mi...mau kemana sih...?"


ucap Yasmin yang melihat mereka sudah bersiap untuk pergi.


"mami juga gak tahu!"


"bentar ya makam dulu!"


ucap kahfi kemudian Memesan beberapa makanan untuk mereka.


"kalau Mau berangkat duluan aja, nanti kita nyusul!"


"alah bilang aja gak mau di ganggu!" ucap Rayan membuat Kahfi terkekeh.


"ayah juga ikut!? Yasmin kira ayah udah mau pulang!"


ucap Yasmin melihat Rama yang juga sudah bersiap.


"ikut ... kapan lagi ditraktir bos muda!


nanti sore ayah pulang!"


Yasmin terdiam tak menjawab penuturan Rama, sebenarnya mau kemana sih mereka?


mereka pergi duluan sesuai instruksi dari Kahfi.


"buka mulut nya tuan putri!"


ucap kahfi menyodorkan Sendok yang berisi makanan.


"bang mereka mau kemana sih? semangat banget!"


"main nanti juga kamu akan tahu, dimana mana kalau gratisan ya kayak gitu!"


ucap kahfi mengelap bibir Yasmin yang sedikit belepotan.


Yasmin terdiam mengingat kahfi yang mengusap pipinya yang saat itu berdarah.


membuat keduanya devaju.


kahfi tersenyum menatap wajah Yasmin yang membeku,hal terindah yang pernah dirasakan nya,,


setelah itu cepat keduanya menyelesaikan makan siang nya, kemudian menyusul mereka yang sudah pergi duluan.


Yasmin terdiam mengingat jalan seperti jalanan yang mengarah ke Tempat mereka camping dulu,,


"bang kita mau camping?"


ucap Yasmin menoleh pada kahfi yang fokus menyetir.

__ADS_1


"gak! bukan sayang..


kalau udah kayak gini,males camping!


mendingan di hotel yang, sama kamu!"


ucap kahfi membuat Yasmin mengerutkan keningnya.


"Abang....!"


ucap Yasmin manyun mengerti maksud suami nya itu.


"Abang serius...!"


ucap kahfi terkekeh..


tak lama mereka sampai di wahana Arum jeram yang berada di daerah Ciwidey.


Yasmin terdiam sejenak melihat ayah beserta yang lain nya Sudah bersiap.


Yasmin turun dari mobil bersama kahfi.


"Abang kok ngajak Yasmin kesini pas Yasmin lagi hamil....!"


"hai.......!"


ucap sela yang tersenyum sambil menaikkan alisnya.


dulu mereka memang berencana bermain Arum jeram dan belum sempat terlaksana.


selain itu ia tak pernah mendapat izin dari Rama karena Yasmin selalu mengalami keram pada kaki nya, Rama khawatir jika Yasmin tercebur ke sungai dan tidak bisa berenang.


"emang kenapa?


ibu hamil gak boleh ikutan!"


"ya tahu, Kenapa Abang ngajak kesini nya baru sekarang..... Yasmin juga mau ikutan!"


ucap Yasmin memberangut.


"ayah sama mami juga ikut?"


"ya dong....!"


ucap keduanya berbarengan membuat Yasmin merengek.


kahfi terkekeh kecil melihat tingkah laku istri nya itu.


"udah siap semua nih?!"


ucap kahfi mengajak Yasmin mendekati sungai yang airnya cukup deras dan berbatu.


Tampak perahu karet berada di sisi.


'astaga...seru sekali seperti nya'


"Abang....!"


ucap Yasmin memukul pundak kahfi pelan.


"apa sih sayang....!"


ucap kahfi merangkul bahu Yasmin.


"mau ikut bang....!"


terlihat Wulan dan sela terkekeh.


"sela Lo gak boleh ikutan!"


"Kenapa...gue kan masih singel!"


"awas Lo ya ....!"


ucap Yasmin terkekeh.


"nanti kita kesini lagi, ajak ibu sama dua Junior...!"


ucap kahfi mendekap tubuh istrinya.


"beneran ya bang .....!"


kahfi mengangguk kemudian mencium pucuk kepala Yasmin, dan melihat mereka sudah menaiki perahu dan berlalu sambil melambaikan tangannya.


bersambung.


terima kasih ya yang udah mampir, komentar and Like.


hari tuh melow banget, gak semangat Karena sesuatu hal....🤭🤭🤭😂


author butuh dukungan para reader...🤭🤭😍😍

__ADS_1


tinggal kan jejak ya ....


__ADS_2