Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
mengejar.


__ADS_3

pagi itu Yasmin sudah bersiap pergi, gamis cantik bernama hijau daun dengan kerudung pasmina berwarna Hitam membuat nya tampil cantik.


"sudah siap?"


ucap Marisa melihat Yasmin berdiri di depan kaca.


"Yasmin cantik! kenapa sayang?"


ucap Marisa melihat air mata jatuh di pipinya.


Yasmin memejamkan matanya kemudian menghirup udara lalu membuang nya.


"gak apa-apa Bu ..anggap aja ini tangisan Yasmin yang terakhir!


doakan Yasmin ya bu! "


ucap Yasmin memeluk sang ibu.


"tentu saja Sayang, ibu pasti mendoakan kamu!


kamu fokus ke depan!


lupakan semuanya, tatap masa depan kamu!"


ucap Marisa menunjukkan ke depan.


"lihat betapa cantiknya anak gadis ibu ini?"


ucap Marisa memangku wajah Yasmin.


"Yasmin pasti kangen sama ibu?"


ucap Yasmin memeluk Marisa.


"ya sayang.....ibu juga pasti merindukan kamu!


ayo ayah sudah menunggu kamu!"


ucap Marisa mengajak Yasmin keluar.


terlihat supir memasukkan koper ke dalam mobil.


"ayo sayang...! nanti ibu pulang bersama supir!"


ucap Rama meraih tangan putri cantik nya itu.


***


pagi ini kahfi berenang sendirian, kedua keponakan nya sudah pulang di bawa kakak nya.


"fi .. Apa Yang kamu pikirkan?"


ucap Sinta mengahampiri Kahfi yang sedang duduk di tepi kolam.


"mi.... Kahfi gak tahu harus gimana ngomong sama Yasmin...gak tahu gimana caranya Kahfi mengungkapkan perasaan Kahfi sama dia!"


Sinta tersenyum mendengar penuturan kahfi yang dari dulu selalu seperti itu, kaku jika menghadapi perempuan.


"tinggal ngomong i love you aja susah!"


ucap Sinta tersenyum.


"susah Bu.... rasanya kelu kalau udah lihat wajah Yasmin!"


"ya udah terserah deh... Jangan nyesel aja kalau kejadian lalu terulang lagi.. belajar dong!"


ucap sinta terkekeh kemudian meninggalkan kahfi sendiri.


sebelum ke kampus, Kahfi pergi ke kantor untuk mengurus beberapa pekerjaan nya.


Saat itu ia juga berpapasan dengan Rama.


belum lama ini perusahaan Rama bekerja sama dengan perusahaan Kahfi, sebelum berangkat ke bandara Rama mampir ke perusahaan Kahfi untuk mengantarkan berkas pekerjaan yang tertinggal.


Yasmin melihat Kahfi berjalan melewati mobil nya.

__ADS_1


"mungkin ini terakhir kali aku melihat nya... tidak bisa menjabarkan rasa ini, karena aku sendiri belum tahu pasti......."


ucap Yasmin sendiri kemudian memalingkan wajahnya.


"pak Rama....?"


ucap kahfi saat melihat Rama menghampiri nya.


"pak kahfi...ini berkas pekerjaan yang kemarin tertinggal, nanti selanjutnya assisten saya yang mengurus nya...."


"oh begitu..... emang pak Rama mau kemana?"


ucap kahfi sambil mengecek berkas yang Rama berikan.


"saya mau ke Rusia...!"


ucap Rama tanpa memberitahu kan jika Yasmin ikut bersama ny.


"ya udah.. nanti saya hubungi asisten pak Rama!"


ucap kahfi kemudian mereka berjabat tangan.


kahfi juga pergi keluar karena ia harus ke kampus untuk mengajar!


tanpa Tahu seseorang sedang menatap nya dari dalam mobil.


"Kamu suka sama Kahfi Yas? "ucap Rama membuyarkan lamunan Yasmin.


"dia itu direktur muda sekaligus dosen... karirnya bagus dan yang pasti masih singgel!"


ucap Rama tersenyum namun tak ada jawaban apapun dari Yasmin.


'entah lah.... Apapun itu aku tak ingin berharap lagi, saat ini hanya ingin mencapai ketenangan.


melupakan semua kenangan pahit dan kembali menata kehidupan yang sempat berantakan.


tak lama kahfi sampai di kampus dan melihat Wulan dan sela yang sedang termenung karena merasa sepi tidak ada Yasmin.


"Wulan...sela.


"Yasmin gak ada pak.. jadi gak semangat!"


ucap sela ingin tahu apakah Kahfi bertanya lagi atau tidak.


kalau Kahfi bertanya lagi berarti dia menang dari wulan,


sela dan Wulan taruhan, apakah Kahfi akan menanyakan keberadaan Yasmin atau cuek.


kalau sela yakin Kahfi pasti menanyakan Yasmin.


berbeda dengan Wulan yang tidak yakin hal itu, mungkin saja Kahfi jaga Image di depan mereka meskipun wulan juga tahu kalau Kahfi suka sama Yasmin.


"emang Yasmin kemana? sakit?"


ucap kahfi Santai karena dia tidak tahu perihal kepergian Yasmin ke Rusia.


"emang bapak gak tahu?"


ucap Wulan gantian bertanya.


"tahu apa?"


ucap kahfi mengernyitkan dahi nya.


"hari ini kan Yasmin berangkat ke Rusia pak?"


ucap sela ingin tahu ekspresi Kahfi saat mengetahui hal itu.


"ngapain ke Rusia?"ucap kahfi dengan wajah yang langsung memucat.


karena belum lama Rama juga berpamitan pada nya.


apa tadi Yasmin ada di dalam mobil?"


"Yasmin kan pindah kuliah di Rusia pak....!"

__ADS_1


mendengar hal itu kahfi Langsung berbalik,dan berlari menuju mobil nya.


"ah....bodoh....!" ucap kahfi kemudian cepat mengendarai mobil nya untuk mengejar Yasmin,


"duh kenapa Yasmin gak bilang mau ke Rusia sih?!"


ucap kahfi berdecak kesal..ia bahkan belum sempat mengungkapkan perasaan nya, jangan sampai hal yang dulu terulang lagi.


"astaga... macet!"


ucap kahfi kembali berdecak,


kahfi memijat keningnya,


"bagaimana kalau ia tidak sempat mengejar Yasmin....?"


ucap kahfi sendiri.


"ah sial kenapa sih? tahu begitu semalam aku maksain ngomong!"


ucap kahfi lagi berbicara sebentar karena kesal sendiri.


"apa susah nya bilang I love you!"


ucap Sinta terngiang di telinga nya.


tak lama mobil melaju dengan lancar, Kahfi bisa sedikit bernafas lega dan cepat membawa kendaraan nya menuju bandara.


***


"Yas..... katanya ada kendala sedikit jadi di pending satu jam...kamu jalan jalan aja dulu sama ibu" ucap Rama kemudian duduk di kursi tunggu sambil memainkan ponselnya.


"gimana sayang.......?"


ucap Marisa melihat wajah Yasmin yang tampak tak semangat, berkali kali membuang nafas.


"kamu gak mau pergi?"


ucap Marisa bertanya...


"gak Bu.... Yasmin akan tetap berangkat,


Yasmin udah niat untuk belajar disana!"


ucap Yasmin senyum kecil.


"ya sudah.... kamu fokus! jangan menoleh kebelakang lagi, karena hal itu akan menghambat langkah kamu!"


ucap Marisa terus berusaha meyakinkan putri nya itu.


"ya udah kita jalan jalan Dulu saja sambil menunggu waktu"


ucap Marisa merangkul bahu Yasmin dan mengajak nya pergi.


"Alhamdulillah......!"


ucap kahfi menarik nafas kemudian membuang nya, cepat ia keluar dan melihat ke sekeliling.


melihat layar informasi tentang penerbangan hari ini.


kahfi mencari cari keberadaan Yasmin, namun kahfi tak melihat nya, Kahfi berlari ke depan nafas nya terengah namun senyum mengembang di bibirnya saat melihat Rama yang sedang duduk di kursi tunggu.


"Alhamdulillah....pak Rama?"


ucap kahfi membuat Rama menautkan kedua alisnya, tak percaya dengan yang di lihat nya.


"ada apa pak kahfi?


apa berkas yang saya kirim kan ada yang salah?"


ucap Rama menyelidiki, padahal dalam hati Rama tersenyum. tahu kenapa Kahfi berada di bandara kalau bukan mencari Yasmin..


ternyata cepat juga pergerakan nya.


Rama melipatkan tangan nya di dada menatap Kahfi yang mematung hendak mengatakan sesuatu.

__ADS_1


bersambung. ....


__ADS_2