Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
hukuman.


__ADS_3

menjelang magrib Yasmin baru Sampai di rumah, Yasmin melirik ke arah kolam renang dan mendapati seseorang yang sedang berenang sendirian.


"ayah....?"


ucap Yasmin menghampiri kolam renang,


Rama tersenyum menepi mendekati Yasmin di pinggir kolam.


"sayang..kamu sudah pulang?" ucap Rama kemudian naik,dan mengambil handuk.


meski usia nya tak muda lagi namun Rama terlihat tampan dan gagah seperti seseorang yang berumur tiga puluh tahunan, pantaslah Helen begitu mengagumi sosok Rama. namun dua Minggu ini Yasmin tidak mendapati perempuan cantik itu pulang kerumah.


"ayah kenapa?"


ucap Yasmin menilai wajah Rama yang sedikit sendu.


Rama tersenyum kemudian membuang nafas.


"terkadang tuhan tak lantas menghukum kita langsung atas perbuatan kita yang sudah menyakiti orang lain... tuhan menunda nya hingga sampai tiba dimana kita lengah lalu memberikan hukuman tersebut..!"


ucap Rama tersenyum getir.


"maksud ayah apa?"


ucap Yasmin tak mengerti dengan penuturan Rama.


"maafkan ayah Yasmin, mungkin kejadian yang menimpa kamu juga akibat kesalahan ayah yang berimbas sama kamu!"


ucap Rama membuat alis Yasmin terpaut.


"yah jangan muter muter ngomong nya.. Yasmin gak ngerti!"


"dulu Ayah dan ibumu hidup bahagia, apa lagi memiliki putri secantik kamu."


ucap Rama menatap wajah Yasmin.


"tapi karena kehidupan kita yang sederhana ayah tergoda oleh Helen yang menawarkan ayah berbagai macam kenikmatan....!"


Yasmin mendengar kan,dan sedikit memahami yang Rama ucapkan.


dulu memang kehidupan nya tak semewah sekarang, dan Yasmin pun tahu soal itu.namun usia nya masih sangat muda dan belum paham dengan keinginan orang dewasa seperti mereka.


dengan berbesar hati Yasmin menerima keinginan orang tua nya untuk berpisah, setelah bersama Helen kehidupan Rama berubah drastis karena memang Helen yang pandai berbisnis mempunyai usaha dan perusahaan dimana mana.


"ayah ada masalah dengan mami Helen?"


ucap Yasmin bertanya karena memang mereka tak seperti dulu sebelum berangkat ke Rusia.


Rama terdiam mengingat kejadian kemarin saat ia memergoki istri cantik nya itu tengah bercinta dengan seorang pria yang tak dikenal nya, hati nya remuk redam.. mungkin yang dirasakan oleh Marisa dan juga Yasmin sama seperti itu.


karena ambisi nya tanpa sengaja Rama sudah menorehkan luka pada dua wanita kesayangan nya,bisa di bilang karma.


mereka kini bercerai dan Helen sedang mengurus semuanya,Rama pikir Helen akan memperbaiki kesalahannya namun tidak, Helen tetap memilih pria itu.

__ADS_1


"kita sama....!"


ucap Rama terkekeh membuat Yasmin bingung sendiri.


"sama bagaimana ayah? jangan membuat Yasmin bingung...?!"


ucap Yasmin semakin mendekat.


terlihat airmata mengenang di pelupuk matanya.


" ya kita Sama, sama sama sedang mengurus perceraian!"


ucap Rama memalingkan wajahnya.


Yasmin terdiam mengerti apa yang terjadi dengan ayah nya itu, entah harus sedih atau senang Yasmin sendiri tidak tahu.


**


weekend ini Yasmin berencana untuk pergi berolahraga pagi bersama Wulan dan sela di dekat Monas, Yasmin memakai switer Hoodie berwarna kuning kunyit,dan celana training berwarna hitam senada dengan kerudung segitiga yang ia pakai.


Yasmin dan kedua sahabatnya menyusuri jalanan kota dengan menggunakan sepeda, banyak para pria yang menciuti mereka bertiga namun ketiganya tampak cuek.


Yasmin membuang nafas saat mereka sampai di halaman Monas, terlihat ramai pengunjung.


"Yas....tahu gak kalau weekend ini,kak lutfhi sama Mona menikah.." ucap Wulan saat mereka sedang duduk selonjoran di trotoar jalan.


Yasmin terdiam mendengar penuturan Wulan.


"lan...."ucap sela menepuk lengan Wulan.


"gak apa-apa....mungkin itu yang terbaik, aku cukup tahu diri...."


ucap Yasmin tersenyum kecut,


bukan tak rela hanya saja Yasmin merasa pilu karena Yesa memandang nya rendah.


padahal kita tidak bisa hanya menilai seseorang dari masa lalu nya, karena yang tidak memiliki masalah belum tentu benar.


karena sehebat apapun kita tidak akan pernah tahu rencana Tuhan.


tapi Yasmin juga bersyukur karena Tuhan memperkenalkan nya dengan sosok Lutfhi yang menyayangi nya dengan tulus, bahkan Lutfhi tak segan melindungi nya dari Hafiz.


tak ingin melihat orang yang dicintai nya terluka,tak ada kata terakhir..


hanya selembar kertas yang menjadi saksi perpisahan keduanya.


"Tante...." ucap seseorang anak Menghampiri Yasmin membawa sebotol air mineral.


"ini untuk Tante"


ucap Riko tersenyum membuka masker dan kaca mata hitam nya,


"Riko..." ucap Yasmin berdiri kemudian mencari sosok kahfi.

__ADS_1


"Riko yakin Tante cari om Kahfi.." ucap Riko membuat Yasmin menunduk melihat bocah itu.


"tapi Riko sama kak Mayang, gak sama om Kahfi" ucap Riko kemudian mentertawakan Yasmin.


"astaga..." ucap Yasmin ternganga kemudian menangkap tubuh riko kemudian mencium pipinya gemas.


Wulan dan sela tertawa melihat hal itu.


"om Kahfi gak ikut..soalnya ada tamu..." ucap Riko menerangkan padahal Yasmin tidak bertanya.


"gak nanya Riko sayang" ucap Yasmin kemudian mencubit pipi Riko pelan.


"kalau tamu nya cewek gimana Tante"


ucap Riko lagi membuat Yasmin terperangah.


"gak apa-apa Riko, bukan urusan mba Yasmin"


ucap Yasmin cuek padahal penuturan Riko sukses membuat Yasmin tertegun.


'siapakah tamu perempuan yang Riko maksud?'


"mikirin deh dia pasti..." ucap sela menyenggol bahu Yasmin.


"gak...lagian aku sama pak kahfi gak ada hubungan apa-apa, jadi ngapain mikirin dia"


ucap Yasmin santai membetulkan tali sepatu nya yang copot, Riko sendiri sudah kembali pada Mayang.


"ya adain dong Yas.." ucap sela merangkul bahu Yasmin.


"kata ibu gak boleh ada hubungan apapun sama cowok lain sampai Masa Iddah selesai"


ucap Yasmin menjelaskan pada kedua sahabatnya itu.


tak ada yang tahu jika Yasmin masih suci, hanya Hafiz dan kanza yang mengetahui hal itu.


namun Yasmin mencoba menikmati masa itu.


"sebulan lagi Yas......" ucap Wulan tersenyum.


entah lah saat ini seperti keinginan ayahnya,Rama meminta Yasmin untuk fokus pada kuliah nya dulu.


teringat sang Ayah, saat ini yang menjadi misi Yasmin adalah menyatukan ayah dan ibunya lagi. agar ia punya keluarga yang utuh dan tak perlu lagi bolak balik menemui Marisa.


tapi apa tidak terkesan Egois, tapi tidak ada salahnya juga mencoba..yasmin menyukai sosok Riko, seperti nya lucu kalau ia mempunyai seorang adik.


Yasmin ingin mengubah pemikiran Rama tentang semua masalah yang menimpa keluarga nya, Yasmin ingin Rama paham mungkin saja yang ia bilang hukuman justru menjadi anugerah.. betapa tangan Tuhan penuh kasih dan cinta.. jika tuhan mengambil seseorang yang berarti dari mu,bisa jadi tuhan akan mengganti nya dengan yang lebih baik atau kembali hadir dengan performa yang lebih baik dari yang dulu,


dan Yasmin akan menghadirkan nya untuk Marisa.


kahfi terdiam saat seseorang yang dulu pernah menaungi hatinya tiba tiba datang kerumah, maksud hati ingin Meraih sesuatu yang dulu pernah terlepas, namun saat ini keadaan hati nya tak lagi sama seperti dulu.


kahfi yang dulu mengharapkan Alexa beralih menginginkan sosok Yasmin yang selalu membuat nya tak bisa tidur.

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2