Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
lupa segalanya.


__ADS_3

rama tersenyum saat mendengar penuturan kahfi pada perempuan berparas cantik dan berpenampilan seksi itu,


awalnya Rama berniat untuk menghampiri Kahfi di ruangan nya, namun langkah nya terhenti saat mendengar kahfi berbicara dengan tegas dan jelas pada perempuan yang sedang berusaha merayunya.


ia tak salah memilih Kahfi menjadi menantu nya,semoga Kahfi tetap pada pendiriannya sampai mereka tua nanti.


karena penyesalan itu menyisakan kepedihan yang berkepanjangan.


"cantik......!"


ucap Rama membuat Alexa mengerutkan keningnya kemudian bergidik jijik melihat Rama yang berusaha menggoda nya.


bergegas Alexa pergi meninggalkan gedung tersebut.


Rama terkekeh geli melihat tingkah perempuan yang baru saja merayu menantu nya itu.


"kenapa yah......?"


ucap kahfi melihat Rama tengah menatap punggung Alexa keluar dari gedung tersebut.


"cantik juga? mantan kamu?"


"gak lah.... Kahfi tuh gak punya mantan, pernah dekat cuma gak sampai menjalin hubungan..!"


"oh .....!"


ucap Rama singkat kemudian masuk ke dalam mobil bersama kahfi.


dulu hanya partner bisnis sekarang menjadi keluarga,tak ada yang pernah menyangka hal itu, dan di kantor biarlah Rayan yang mengurus sebagian pekerjaan lainnya bersama resa.


karena hal penting lainnya sudah Kahfi urus, rasa nya sudah tak sabar untuk merengkuh tubuh istrinya itu.


tak lama mereka sampai di rumah, Sinta menyambut baik kedatangan besan nya itu.


"bentar ya Afi ke kamar panggil Yasmin yah....!"


ucap kahfi melangkah menuju kamar, sejak saat inseden tempo hari yang hampir membuat Yasmin jatuh, kini keduanya menempati kamar utama yang berada di bawah.


"sayang.....!"


ucap kahfi masuk ke dalam kamar,dan melihat Yasmin baru saja keluar dari kamar mandi.


kahfi tertegun melihat handuk yang melilit di tubuh istrinya itu.


"ko Abang jam segini udah pulang?"


ucap Yasmin melihat jam menunjukkan pukul setengah sebelas siang.


"kangen kamu!"


ucap kahfi mendekati Yasmin, mengecup pundak Yasmin Yang masih basah.


Yasmin merinding seluruh bulu kuduk nya meremang merespon sentuhan dari Kahfi.


Yasmin menggigit bibirnya menatap Kahfi yang berkabut Hasrat, Yasmin menutup matanya membiarkan pria itu menjelajahi bibir nya ranum... cukup lama hingga membuat keduanya terengah,


tok tok....


"kahfi..... jangan lupa ada ayah nya Yasmin!"


ucap Sinta memanggil dibalik pintu.


Sinta beberapa kali menoleh ke arah pintu namun tak mendapati Kahfi atau Yasmin yang keluar, kalau tak ada Rama Sinta tak akan mempermasalahkan kedua pasutri yang selalu betah di kamar itu.


Rama terkekeh kecil melihat Sinta mengetuk pintu yang terkunci dari dalam,


"astaga...lupa ada ayah kamu yang!


lihat kamu bikin Abang lupa segalanya.."


ucap kahfi terkekeh kecil mengusap bibir Yasmin yang basah.

__ADS_1


Yasmin senyum dengan wajah memerah kemudian berbalik arah menuju lemari.


"ya Mi.. sebentar !"


ucap kahfi khawatir Sinta menuggu jawaban.


"kalau gak ada ayah, harus nya kita lanjut ya de!"


Yasmin tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


"kita keluar dulu, kasihan ayah nunggu!


kenapa gak bilang ada ayah di depan?"


ucap Yasmin setelah selesai berpakaian, kemudian membuka jas yang melekat pada tubuh suaminya yang atletis itu.


"kan tadi udah bilang, lihat kamu bikin Abang lupa segalanya...!"


Ucap kahfi mengecup hidung Yasmin sekilas.


"kahfi........!"


"ya mi.....!"


ucap keduanya menyembul keluar dari kamar.


"nanti di lanjut!"


ucap Sinta membuat keduanya terkekeh.


"sayang....!"


"ayah .....!"


ucap Yasmin yang langsung memeluk pria yang menjadi cinta pertama nya itu, sang ayah yang selalu menyayangi dan mencintai nya sepanjang usia.


"gimana ? kata Kahfi Kamu muntah terus!"


"ya Yah tapi sekarang udah gak, Yasmin udah minum obat sama susu yang bang Afi buat untuk Yasmin tadi pagi!"


"gak keluar lagi?"


Yasmin menjawab dengan gelengan kepala.


"syukurlah kalau begitu, Ayah juga khawatir karena setahu ayah Kahfi itu selalu fokus dengan pekerjaan nya, baru kali ini kahfi seperti orang yang terpisah jiwa dan raga nya!"


"masa sih yah...?"


ucap Yasmin terkekeh kecil kemudian mendongak menatap wajah suaminya itu.


kahfi pun terkekeh...


"ya ayah kamu benar, tubuh Abang Memang di kantor tapi pikiran Abang ya dirumah ini!"


ucap kahfi mencubit hidung Yasmin.


Yasmin senyum kemudian mendekap tubuh kahfi.


"yah maaf mungkin Yasmin gak bisa bantu ayah lagi kantor!"


"oh soal itu!


gak apa-apa Yasmin, ayah juga ada kabar gembira... kemarin lusa ibu kamu perut nya keram...."


"kok kabar gembira sih Yah?"


ucap Yasmin dan kahfi yang menautkan kedua alisnya.


"dengar lagi...


ayah membawa ibu mu ke rumah sakit kemudian melakukan pemeriksaan Juga USG!"

__ADS_1


"terus yah?"


ucap Yasmin penasaran.


"jenis kelamin nya laki laki...!"


ucap Rama dengan senyum bahagia nya.


"Alhamdulillah.... Yasmin seneng dengar nya yah..!"


"HM ..apa lagi ayah..!"


ucap Rama terkekeh.


"kenapa sih ayah gak bilang kalau ibu sakit?!


Yasmin kan juga khawatir mendengar hal itu..."


"ya ayah tahu , tapi sekarang ada ayah yang selalu ada untuk ibu kamu,jadi jangan terlalu merisaukan hal itu!"


Yasmin senyum mendengar penuturan Rama, Yasmin bersyukur karena semenjak hubungan mereka membaik Marisa tak lagi mengalami masalah gangguan kesehatan seperti dulu saat hubungan nya Dengan Rama tak pernah menemukan titik perdamaian.


namun kini Marisa seakan tak pernah mengalami keadaan terpuruk, mungkin kah cinta yang menyembuhkan nya.


"salam buat ibu ya yah!


weekend nanti Yasmin main!"


ucap Yasmin ketika Rama memutuskan untuk pulang.


"ya sayang... kamu sehat sehat ya ...!"


Yasmin mengangguk..


"fi... obat paling mujarab untuk ibu hamil itu, ya perhatian dan kasih sayang dari suami nya!


ayah pulang ya....!"


ucap Rama kemudian pamit pada sinta.


Yasmin menyandarkan tubuhnya pada dada bidang kahfi, rasanya nyaman dan menyenangkan...


mungkin itu alasan kanza dulu kenapa tak ingin jauh dari pria yang menjadi ayah dari calon anak nya, setiap perempuan mendambakan kasih sayang dan perhatian penuh dari suami nya.


pantas jika kanza pun tak ingin berbagi, meski ia menempuh cara yang salah dengan menjatuhkan sosok istri pertama Hafiz.


***


di tempat lain dua orang tengah berhadapan sambil menikmati kopi...


hafiz dan Alexa...


awalnya Hafiz menolak saat Alexa mengajak nya ngopi bareng.. keduanya tak sengaja bertemu, Hafiz masih kesal karena tempo hari mengejek Yasmin..


"gue minta maaf, tolong Lo jangan marah ya sama gue fiz?"


hafiz terdiam mendengar permohonan maaf dari Alexa.


"gue cuma mau tanya fiz! benar gak sih mantan istri Lo itu masih virgin...!"


ucap Alexa membuat Hafiz tertegun.


"kenapa sih Lo sebodoh itu fiz... selama kalian menikah jadi Lo gak pernah tidur sama tuh cewek...!"


ucap Alexa tak percaya karena Hafiz hanya diam tak menjawab pertanyaan nya.


"Lo gak tahu apa apa..gue gak nyentuh dia karena gue sadar gue itu gak pantes buat dia, karena salah gue lebih dulu menyentuh wanita lain...Lo gak usah ikut campur Urusan gue!


jangan karena hal itu Lo gak bisa merayu Kahfi, karena Kahfi gak sebodoh gue...!"


ucap Hafiz langsung pergi meninggalkan Alexa yang mematung sendiri..

__ADS_1


sesak dan pilu jika harus membahas masalah itu lagi, saat ini Hafiz tengah berusaha keras untuk melupakan perempuan yang kini berada dalam dekapan pria lain.


bersambung.


__ADS_2