Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
bandel..


__ADS_3

saat ini Hafiz tengah memandangi laut biru, ia bergegas pergi dari ballroom tersebut saat ia tak sanggup lagi melihat Yasmin dan kahfi.


bukan benci justru lebih pada sebuah rasa sesak karena penyesalan nya...


harusnya waktu itu dia tidak menceraikan Yasmin.. tapi,


"ah.........!"


ucap Hafiz melempar batu ke arah laut.


ditempat ini ia dan Yasmin pernah bersama, menyemai dan melebur cinta nya.


hal yang tidak akan pernah ia lupakan, hati nya sesak karena di penuhi rasa bersalah dan penyesalan!


andai ada cara untuk menebus kesalahannya, maka akan ia lakukan..


***


pagi itu Yasmin muntah berulang kali hingga membuat nya lemah dan pusing..


kahfi memijat pelipis Yasmin yang kini bersandar pada nya...


"coba minum teh anget nya Yas....."


ucap Sinta memberikan segelas teh manis hangat untuk menantunya itu.


entah kenapa justru Yasmin semakin merasa pusing... tubuh nya bergetar ingin kembali muntah.


Yasmin beranjak dari Kahfi namun tak tertahankan lagi..


oek....


"astaga.... sayang..."


ucap kahfi melihat Yasmin memuntahkan cairan yang baru saja masuk ke ranjang bahkan mengenai nya.


"bang ....."


ucap Yasmin menggenggam tangan kahfi, karena ia merasa benar benar pusing bahkan Yasmin merasa seperti berputar.


"sayang......"


ucap kahfi mengelap keringat dingin yang mengucur di pelipis Yasmin.


"biar mami yang ganti sprei nya fi..."


ucap sinta yang juga cemas melihat kondisi Yasmin.


"kita kerumah sakit aja yang..."


ucap kahfi membantu Yasmin untuk beranjak, bajunya juga basah.


"Kamu duduk di kursi dulu sebentar..."


ucap kahfi saat melihat ponselnya berdering dan melihat Rayan melakukan panggilan.


terlihat pembantu sedang mengganti sprei ranjang yang terkena Muntahan Yasmin.


"ini ganti dulu... baju nya!"


ucap Sinta mengahampiri Yasmin yang duduk sendiri.


"bang......!"


ucap Yasmin memanggil Kahfi yang sedang menerima panggilan dari Rayan.


"mi.... pusing banget gak kuat!"


ucap Yasmin Masih menggenggam baju yang diberikan oleh Sinta.


oek..


"Yasmin........!


kahfi......"


ucap Sinta memanggil karena Yasmin kembali muntah.


"sayang.......!"


ucap kahfi langsung menyimpan ponselnya.

__ADS_1


"bang........ Yasmin..!"


ucap Yasmin terengah pandangan nya kabur dan semua gelap.


"sayang......!"


teriak Kahfi saat tiba-tiba tubuh Yasmin tumbang dan tak sadarkan diri.


"ya ampun fi... cepat bawa ke rumah sakit, kamu ngapain sih situasi kayak gini malah terima telepon segala...!"


kahfi bergegas mengangkat tubuh Yasmin da membawanya ke luar kamar, semua yang berada di rumah itu panik.


bergegas Sinta mengikuti langkah Kahfi membawa Yasmin ke dalam mobil.


"sayang.....!"


ucap kahfi panik membiarkan supir yang membawa Mobil.


"coba oles minyak angin...!"


ucap Sinta yang berada di samping Yasmin.


"biasanya gak kayak gini mi, dari tadi subuh muntah nya gak berhenti...."


ucap kahfi menangis menatap wajah Yasmin yang pucat.


"jangan bikin mami tambah panik, jangan nangis Kahfi... "


ucap Sinta memberikan kekuatan untuk putra nya itu.


tak lama mereka sampai di rumah sakit dan dokter langsung membawa Yasmin ke ruang pemeriksaan.


kahfi terus berada di samping Yasmin.


tak lama setelah dokter memberikan obat dan infus....Yasmin perlahan membuka matanya.


"Alhamdulillah... sayang"


ucap kahfi langsung mencium kening Yasmin.


dokter Tersenyum melihat Yasmin yang sudah sadar..


"dokter apa yang terjadi dengan istri saya.."


"pertama istri anda memang sedang hamil,muntah dan mual memang biasa dirasakan oleh ibu hamil pada trimester satu.. keduanya hal itu bertambah parah karena lambung nya yang bengkak Mungkin karena makanan pedas yang di konsumsi oleh ibu Yasmin, menyebabkan asam lambung nya naik, tapi jangan khawatir saya sudah memberikan nya obat.dan butuh perawatan, karena ibu Yasmin juga mengalami dehidrasi karena banyak kehilangan cairan akibat muntah berulang kali... banyak istirahat ya! kurangi makan makanan pedas ya Bu Yasmin!"


"tapi kandungan nya baik baik saja kan dokter"


tanya kahfi khawatir berdampak pada kandungan istri nya itu.


"ya tidak ada masalah, kandungan nya baik baik saja...."


ucap dokter perempuan itu tersenyum kemudian pergi.


"astaga kamu bikin Abang jantungan de.."


ucap kahfi mencium kening Yasmin.


teringat kejadian kemarin sore, sepulang dari acara pernikahan Wulan. Yasmin meminta untuk main ke mall.


akhirnya mereka berempat pergi ke mall dan berjalan jalan di mall tersebut.


Yasmin melangkah ke restoran yang menyajikan berbagai macam olahan Ayam.


"bang mau Ayam geprek....!"


ucap Yasmin kemudian memilih tempat duduk.


"jangan pedas pedas yang... nanti asam lambung loh..!"


"gak bang.. Yasmin mau makan itu!


gak apa-apa kan Bu!"


ucap Yasmin meminta persetujuan dari Marisa.


"ayam panggang aja Yas..!"


"ah ibu...ya udah ayam rica-rica"


ucap Yasmin memilih yang lain.

__ADS_1


"sama aja tuan putri!"


ucap kahfi mencubit pipi istri nya itu.


"nanti ngiler kalau gak di turuti...!"


ucap Yasmin merayu kahfi untuk menuruti keinginan nya itu.


"HM.. alasan aja deh, bumil ini.."


ucap kahfi kemudian Memesan makanan untuk mereka seperti keinginan istri nya itu.


setelah puas makan mereka memutuskan untuk pulang, saat di perjalanan Sinta meminta berhenti di dekat pedagang yang menjual cilok goang..


"bang Yasmin juga mau!"


"gak boleh... tadi itu Udah makan yang pedas!"


ucap kahfi menolak..


namun Yasmin yang sudah membayangkan sensasi pedas dan asam dari cilok goang tersebut tak menggubris perkataan Kahfi.


"mi Yasmin mau satu... beli juga buat yang di rumah mi...!"


ucap Yasmin di dalam mobil memberikan Sinta uang seratus ribuan.


"boleh emang fi....!"


"boleh ya Abang sayang....!"


ucap Yasmin tersenyum membuat kahfi geleng kepala.


efek nya memang tak terasa Langsung, namun subuh tadi Yasmin merasa ulu hati nya nyeri dan mual yang begitu menyiksa hingga mengantar kan nya pada ranjang rumah sakit dan jarum infus di tangan nya.


Sinta menyuruh Kahfi untuk mengganti pakaian Yasmin yang basah.


"bang.... maaf ya..!"


ucap Yasmin terlihat Kahfi manyun karena istri nya yang bandel itu.


"bang....!"


ucap Yasmin lagi.. karena Kahfi Terus diam sambil mengganti bajunya.


Yasmin tertegun karena baru kali ini melihat suaminya marah.


kahfi berpegang pada ranjang rumah sakit menatap wajah istrinya yang tampak takut pada nya.


kahfi membuang nafas kemudian memeluk istrinya itu.


"kamu gak tahu betapa panik nya Abang tadi..."


ucap kahfi mengelus rambut Yasmin.


"Abang benar benar takut...!"


ucap kahfi memegang pundak Yasmin dan menatap wajah Yasmin yang menunduk.


"kamu gak boleh seperti itu lagi, gak boleh bandel... harus nurut!


kan Abang udah pernah bilang kamu harus memikirkan keselamatan kamu.."


ucap kahfi teringat kejadian dulu saat mereka camping,Yasmin hampir masuk jurang dan itu karena Yasmin yang mengantuk, dan tak menggubris himbauan Kahfi untuk tetap tinggal di tenda jika merasa tak memungkinkan untuk ikut mendaki.


"Kamu tahu kan punya asam lambung, tapi nekat makan yang pedas.. tahu akibat nya akan seperti apa tapi kenapa bandel banget sih...."


ucap kahfi mencubit hidung Yasmin gemas.


"kalau kenapa kenapa gimana yang!"


"ya bang... Yasmin gak bandel lagi,, maaf!"


ucap Yasmin mendekap erat tubuh kahfi.


"Abang tuh sayang sama kamu, jangan bikin Abang takut lagi"


ucap kahfi mencium kening Yasmin lama.


bersambung...


disini ada ibu hamil yang doyan Nya pedas Mulu...🤭🤭😂

__ADS_1


author ya salah satu nya, paling enak emang makan yang pedas asam...


🤭🤭😍✌️


__ADS_2