
beberapa hari berlalu..weekend ini wulan dan Luthfi mendatangi kediaman kahfi untuk memberi tahu soal rencana pernikahan mereka, satu Minggu yang akan datang.
setelah acara pertunangan yang tak hadiri oleh Yasmin Waktu itu, sebab keadaan Yasmin yang kurang baik karena rasa pusing dan mual yang tak pernah bosan menghiasi masa hamil muda nya itu.
"harus datang loh yas....masa sih kamu absen lagi...!"
ucap Wulan memberangut sejenak,
membuat Yasmin terkekeh...
"yah ...aku pasti datang, gimana dong waktu itu juga Bukan sengaja karena memang Waktu itu lagi lemes banget lan...!"
"ya ....tapi nanti harus datang ya!
aku juga titip undangan untuk ibu kamu..!
Tante Sinta datang juga ya bareng Yasmin!"
ucap Wulan saat melihat Sinta keluar dari balik pintu kamar nya.
" ya Nanti Tante datang sama Yasmin wulan"
ucap Sinta tersenyum kemudian berlalu pergi menuju dapur.
"sela kapan nikah nya?"
ucap kahfi ikut nimbrung Agar tak ada kecanggungan di antara mereka.
"kalau sela bulan depan!
tapi rencana nya mau di Bandung"
ungkap Wulan memberi tahu tentang rencana sela.
"Bandung?"
ucap Yasmin tersenyum sambil menatap kahfi.
"bang camping yuk ke Bandung lagi!"
ucap Yasmin senyum bersandar pada kahfi.
entah kenapa pengalaman camping saat bersama kahfi justru jauh lebih berkesan bagi nya, ketimbang saat ia yang tersesat bersama Lutfhi.
apa karena bersama Lutfhi hati nya telah memilih Hafiz, namun keadaan saat ia kembali camping justru hati nya tengah menolak untuk bertahan dengan Hafiz.
Yasmin masih ingat saat pertama kali mereka bersentuhan di mobil, memeluk Kahfi saat kahfi menarik tangan nya yang hampir masuk jurang, menggendong Yasmin sampai tenda, bahkan tanpa ragu mengusap darah yang Keluar dari pipi nya yang tersayat oleh ranting pohon.
"kenapa?"
ucap kahfi mengamati Yasmin yang tersenyum sendiri.
"bang...ayo kita camping!"
ucap Yasmin merayu tanpa menghiraukan Wulan dan Luthfi yang tersenyum melihat tingkah Yasmin yang manja kepada Kahfi.
"gak boleh...lagi hamil, bahaya!
nanti ya....!"
ucap kahfi menyentil hidung Yasmin sekilas.
"HM....!"
ucap wulan membuat keduanya menoleh.
"eh... maaf ya lan...!"
ucap Yasmin dengan wajah memerah.
__ADS_1
"kita balik ya yas ... jangan lupa datang ya!"
"ya .... pasti!"
ucap Yasmin kemudian memeluk sahabatnya itu.
biasanya sela ikut, namun kali ini sela tengah pergi ke luar kota mendatangi saudara nya.
"bang.....!"
"apa sayang?"
"camping......!"
ucap Yasmin manyun,
kini kedua berada di dalam kamar setelah Wulan dan Lutfhi pamit pulang.
"camping di dekat kolam aja mau?"
ucap kahfi memberi kan ide, karena memang sejak kemarin sebelum datang Wulan pun Yasmin merengek minta camping.
pastilah Sinta dan Marisa Tak mengizinkan hal itu, biasanya jika weekend Yasmin menginap dirumah Rama, namun weekend ini Marisa pergi ke luar kota menengok keadaan rumah nya yang kini di urus oleh bibi dan paman nya.
Yasmin menolak ikut karena bagi nya datang ke pantai itu hanya membuat nya mengingat luka lama bersama Hafiz,
tukang kebun membantu kahfi memasang tenda di dekat halaman belakang yang tak jauh dari kolam renang.
awalnya Yasmin tidak mau tapi setelah di pikir pikir apa salahnya mencoba camping di dekat rumah.
"bang bikin api unggun ya....!"
"ya sayang nanti mamang suruh cari kayu bakar nya...!"
ucap kahfi yang sudah selesai memasang tenda tersebut.
kalau gak dituruti khawatir ngiler anak nya...!"
Yasmin terkekeh mendengar penuturan Sinta yang membawa kan karpet tebal untuk alas mereka tidur di dalam tenda.
"emang gitu kalo gak dituruti mi...?"
"ya kata orang tua dulu begitu!"
ucap Sinta tersenyum,
tak lama tukang kebun datang membawa kayu untuk membuat api unggun seperti permintaan istri nya itu.
setelah siap Yasmin masuk ke dalam tenda tersebut menghampiri Kahfi yang sedang merapikan karpet tersebut.
"senyum terus.....!"
ucap Kahfi melihat senyum mengembang di wajah istrinya itu.
"bang.........!"
ucap Yasmin menutup mulutnya sendiri, rasa bahagia membuncah di hatinya.
mengingat semua kejadian yang membawa nya pada masa ini.
"bang....?"
"apa sih.... dari tadi Abang Abang Mulu, jangan disini kalau Mau itu....!"
ucap kahfi terkekeh merengkuh tubuh wanita kesayangan nya itu.
"apa sih....!
Yasmin suka lucu aja kalau ingat kejadian waktu itu...!"
__ADS_1
"lucu gimana?
orang hampir masuk jurang.. kamu emang Senang bikin orang cemas!"
"ya tapi untungnya ada Abang, Mungkin kejadian itu memberi pertanda tentang kedekatan kita sekarang ini.."
"emang kamu berharap?"
"HM...gak sih.....!"
ucap Yasmin tersenyum memeluk tubuh suaminya itu.
kahfi terdiam sejenak mengingat Kisah itu, suatu saat nanti ia akan mengajak Yasmin ke tempat itu lagi, tempat dimana kahfi kembali merasakan cinta Setelah sekian lama rasa itu hilang dalam hidup nya.
kahfi menutup pintu tenda tersebut, hangat nya api unggun terasa ke dalam tenda, membuat keduanya kegerahan apa lagi dengan Kahfi yang terus mencumbu istri nya itu..
Yasmin membuka mata nya saat mendengar suara adzan subuh berkumandang, keduanya tidur di tenda seperti keinginan Yasmin.
Yasmin tersenyum mengingat kejadian semalam, saat kahfi mencumbu nya dengan cinta..
"bang....ini di tenda ya.. jangan aneh aneh!
Yasmin malam ini mau tidur di tenda!"
"ya udah kita pindah dulu kedalam, nanti balik lagi...!"
Yasmin terkekeh kecil mengingat hal itu, keduanya kembali ke tenda setelah percintaan mereka berdua di kamar.
"Kenapa bumil cantik ini senyum senyum sendiri....!"
ucap kahfi menarik tubuh Yasmin agar merapat dengan nya.
"kalau camping di gunung...kayak gini gak ya..!"
"ya gak beda jauh, cuma kita gak bisa bercinta seperti semalam...!"
ucap kahfi dan di tanggapi dengan kekehan kecil dari Yasmin.
'sungguh indah apa yang Tuhan berikan padaku..'
ucap Yasmin sendiri dalam hati.
kemudian keduanya masuk ke dalam rumah, untuk mandi dan melaksanakan shalat subuh berjamaah.
pagi menjelang kahfi sudah membereskan tenda dan yang lainnya.
Yasmin menuggu Kahfi di kursi dengan segelas susu hangat yang dibuatkan Kahfi untuk nya tadi.
"Yas...apa kamu gak merasa sakit-sakit badan nya tidur di tenda?"
ucap Sinta sambil menyodorkan sebuah mangkuk berisi soto ayam Betawi yang dibuat oleh pembantu rumah.
"gak mi... malah Yasmin senang banget, karena camping sebelum nya Yasmin Sama Wulan dan sela....ini sama bang Afi....!"
ungkap Yasmin.. melihat kahfi mendekati mereka berdua.
"sarapan dulu... nanti mami siang mau pergi ke acara pengajian...!"
"oh... gitu, siang juga ayah ngajak Yasmin Sama bang Afi ke pondok pesantren,mau kasih sumbangan untuk pesantren itu..
mami mau ikut"
tanya Yasmin, setelah beberapa lalu ia menyumbangkan uang nya untuk renovasi masjid beserta Yayasan yatim piatu dan dhuafa, uang yang dari Hafiz masih tersisa banyak. jadi Rama mengajak Yasmin untuk pergi ke pondok pesantren kenalan nya...
"ya, boleh mami ikut ...!"
ucap sinta dan di angguki oleh Yasmin dan Kahfi.
bersambung
__ADS_1