Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
pingsan.


__ADS_3

sendiri aku


dalam gelap ku..


tiada satu pun


yang menemani ku..


pagi itu Hafiz tengah membawa Nabila berjalan jalan di sekitar Monas bersama baby sitter Nabila, namun siapa sangka justru saat ia mendekati tukang bubur ia malah mendengar penuturan yang langsung menohok hatinya, awalnya ia berniat membelikan bubur untuk Nabila namun ia urungkan dan pergi menjauh dari tempat itu.


"Alexa...!"


ucap Hafiz melihat Alexa yang sedang berkumpul dengan teman perempuan nya, yang berpenampilan Sama seperti dirinya.


"Hafiz.... kamu ngapain? lagi ngikutin mantan kamu?"


Hafiz membuang muka mendengar penuturan Alexa yang seperti nya ia juga melihat keberadaan mereka di tempat itu.


"fiz apa sih hebat nya mantan istri kamu itu? lebih cantik aku!


aneh nya sampai bikin kahfi nolak aku berkali kali, padahal sama aja janda!


cuma penampilan nya aja yang sok alim"


hafiz mendengus ingin sekali menampar perempuan yang sudah menghina Yasmin.


"tentu saja Kahfi menolak kamu, mungkin kalian sama sama janda, tapi Yasmin beda.


ia bahkan masih utuh... kamu gak akan pernah bisa memalingkan kahfi dari Yasmin Apa lagi dengan penampilan kamu yang seperti ini, aku saja yang brengsek berpikir ulang....."


tutur Hafiz kemudian berlalu meninggalkan Alexa yang mematung, dulu mungkin ia pernah di butakan dengan hal seperti itu, namun dari kesalahan itu Hafiz belajar.


ia butuh perempuan yang baik untuk menjadi ibu untuk Nabila, ia tak ingin mengulangi kesalahan Yang sama. karena kebodohannya ia kehilangan berlian demi sebuah batu kerikil yang tak bernilai harganya.


kesalahan itu Takan pernah ia lupakan seumur hidup nya.


setelah sarapan Yasmin dan kahfi kembali mengayuh sepeda nya menuju rumah,


Yasmin tersenyum melihat foto nya dengan Kahfi tadi.


"senyum senyum sendiri!"


ucap kahfi mencubit pipi Yasmin yang sedikit cabi.


"apa sih Abang?"


Marisa dan Rama turun dari mobil membuat Yasmin menautkan kedua alisnya,


"Bu dari mana sama ayah!"


"jalan jalan dong!"


Marisa tersenyum mengahampiri Yasmin yang sedang duduk di teras bersama kahfi.


"hebat....!"


Yasmin terkekeh kecil kemudian mengelus perut Marisa yang sedikit membuncit memasuki usia kandungan nya yang menginjak empat bulan.


"Bu... nanti kalau USG Yasmin ikut ya"


"ngapain?"


"yah ibu ...mau lihat ade bayi!"


Yasmin memberangut sejenak kemudian tersenyum dan memeluk leher Kahfi.


"mau banget kayak gitu bang!"


"ya kita kan lagi usaha, tiap malam malahan!"


"ih....!"


ucap Yasmin menepuk pundak kahfi.


kahfi terkekeh kemudian menggendong Yasmin masuk ke dalam rumah.


Marisa tersenyum melihat tingkah kedua pengantin baru itu, dulu mana pernah ia melihat Yasmin dengan wajah seperti itu.


hanya kesedihan yang tak ada habisnya.


"kenapa? "


tanya Rama pada Marisa yang tersenyum sendiri.


"bahagia lihat Yasmin sama Kahfi!"


"oh ...itu!

__ADS_1


ayah juga....!"


setelah itu kedua nya masuk ke dalam rumah.


kahfi merebahkan tubuh Yasmin di ranjang.


"mau coba lagi? biar cepat berhasil!"


"Abang ....panas panas gini.!


kaki Yasmin pegel bang, udah lama gak goes sepeda!"


ucap Yasmin dengan wajah memerah mencoba mengalihkan pembicaraan.


seperti keinginannya siang ini mereka akan pergi nonton bersama sela dan Wulan.


"sini... Abang pijitin, tapi plus-plus ya"


Yasmin tertawa kecil mendengar penuturan Kahfi, pria yang di hadapan nya kini selalu saja membuat nya tak bisa menahan tawa.


"Terima kasih bang!"


kahfi tersenyum sambil memijat kaki Yasmin pelan.


"bang... Yasmin mau camping bareng!"


"ngapain ah, masih seru di rumah!"


Yasmin kembali terkekeh.


"nanti ya....kita masukkan agenda!"


ucap kahfi mendekati Yasmin kemudian mencium nya.


siang menjelang keduanya memutuskan untuk pulang ke rumah Kahfi, kini Yasmin sudah bersiap dengan tunik kemeja kotak kotak berwarna pink, senada dengan warna kerudung pasmina nya.


kahfi tidak melarang Yasmin memakai pasmina jika Yasmin bisa memakai nya dengan tampilan menutupi dadanya.


"Yasmin... didepan ada Sera dan


Rayan nih!"


ucap Sinta dibalik pintu mengagetkan Kahfi yang sedang memeluk istrinya itu dari belakang.


"Udah makanya, kalau nempel terus kapan selesainya!"


kahfi tertegun saat Yasmin mengecup bibir nya sekilas.


Yasmin tersenyum kemudian berlari kecil Keluar dari kamar.


"hei.......awas ya..!"


ucap kahfi mengejar Yasmin yang masih terkekeh.


"ampun ya pengantin baru masih anget aja!"


ucap Rayan saat Yasmin datang di ikuti oleh kahfi di belakang.


"ya lah...anget terus!"


Rayan menggeleng kan kepalanya, sementara resa malah terkekeh.


padahal sama kalau dirumah nempel Mulu.


"ada apa?"


ucap kahfi menarik tangan Yasmin untuk duduk di pangkuan nya, namun Yasmin menepisnya pelan dan duduk di samping resa.


kahfi mendelik sambil tersenyum melihat tingkah istri nya itu.


"gak ada apa apa kita sengaja, suruh ibu bawain makanan untuk kalian!"


ucap resa menjelaskan tentang kedatangan nya.


"kita mau pergi Nonton sama temennya Yasmin juga!


kamu mau ikut gak?"


"gak ah , Nonton nya film horor Mulu, serem kak!"


"seru loh, apa lagi Sama teman teman nya Yasmin yang rame itu!"


"boleh deh ikut yang!!"


ucap Rayan menyetujui ajakan kahfi.


Yasmin menghubungi kedua temannya untuk bertemu di tempat Saja, kahfi dan Yasmin satu mobil dengan Rayan dan Resa.

__ADS_1


tak lama mereka sampai di depan gedung bioskop tersebut terlihat ke empat orang itu sudah menunggu Yasmin dan kahfi.


"nonton apa?"


"misteri rumah tua!"


ucap sela yang sudah memesan tiket untuk mereka.


"serem gitu sih ceritanya..!"


ucap resa membuat Yasmin dan kedua temannya terkekeh.


"awas jangan salah lagi, kalau sampai pas masuk yang di putar nya film Drakor!


gue gak mau bayar!"


"ya Yasmin sayang!"


ucap sela merangkul bahu Yasmin memasuki gedung bioskop.


"eh.. kalian misah duduk nya!"


ucap Yasmin melihat mereka mencari tempat sendiri dengan jarak jauh.


"ya dong..!"


ucap sela terkekeh membuat Yasmin memanyunkan bibirnya.


"masa iya sih kita lihat kamu sama pak kahfi..!"


ucap wulan membuat Yasmin membuang muka sambil tersenyum.


Yasmin sudah duduk di samping Kahfi dengan cemilan yang sudah di beli Kahfi untuk mereka.


"eh.. kenapa film nya begini!?"


ucap Yasmin saat film mulai di putar dan menampakkan judul film drama romantis.


kahfi terkekeh kecil melihat ekspresi wajah Yasmin yang terlihat tidak suka.


"pantesan mereka misah, gak mau bareng!


tahu nya... sela...........!"


ucap Yasmin terhenti saat kahfi menutup bibir nya dengan telunjuk nya.


"sayang.. berisik!"


Yasmin duduk tak nyaman di samping kahfi, bahwa san nya ia paling malas menonton film seperti ini.


apa lagi dengan adegan syur yang selalu hadir di sela-sela cerita tersebut.


"jangan tidur.. nonton sama Abang sampai selesai!"


kali ini Yasmin menonton film tersebut hingga usai, sesekali Kahfi mengusili nya.


"gue gak bayar ya ....!"


ucap Yasmin pada sela saat keluar.


"bayar lah ibu bos... orang nonton sampai selesai...!"


ucap sela terkekeh.


kemudian mereka memutuskan untuk makan bersama lalu pulang.


Yasmin terdiam melihat jalanan yang cukup ramai.terlihat beberapa orang tengah mengerubungi sebuah mobil yang terparkir di tengah jalan membuat jalanan macet.


"mobil siapa sih bang yang berhenti di tengah jalan kayak gitu!"


"ada apa pak?"


ucap Rayan menanyakan perihal mobil yang berhenti di tengah jalan itu.


"gak tahu, itu berhenti di tengah jalan..


di gedor kaca nya diem aja , kayaknya pingsan"


mendengar penjelasan dari salah seorang yang berada di tempat itu, Kahfi pun keluar mencari tahu siapa pemilik mobil tersebut.


kahfi terdiam saat melihat plat nomor mobil tersebut, bahwasanya ia tahu siapa perempuan yang berada di dalam mobil tersebut.


bersambung.


siapa ya... perempuan yang pingsan di dalam mobil..???


tinggal kan jejak komentar and like nya 😍😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2