Dosenku Maduku (Why Love)

Dosenku Maduku (Why Love)
mencuci mobil.


__ADS_3

beberapa hari kemudian..


pagi ini Yasmin berencana untuk kerumah Rama untuk memberitahu kan tentang rencana mereka yang akan pergi ke Rusia besok pagi.


Yasmin mencari cari Kahfi entah kemana pria itu,di kolam renang pun Kahfi tidak ada.


"Yasmin.... cari Kahfi??"


ucap Sinta yang melihat Yasmin celingukan sendiri.


"ya mi..bang Afi kemana ya!"


ucap Yasmin karena subuh tadi ia kembali ke ranjang Setelah menunaikan ibadah solat subuh berjamaah bersama Kahfi.


"Abang keluar sebentar ya ...!"


ucap kahfi mencium kening Yasmin yang terus menguap.


kahfi tahu perempuan itu bukan hanya ngantuk tapi juga lelah.kahfi tersenyum mengingat percintaan mereka semalam.


"Abang kenapa sih!?"


ucap Yasmin bersembunyi di balik selimut.


"gak sayang...ya udah kamu istirahat ya, nanti Abang beliin sarapan!"


ucap kahfi mencium kening Yasmin kemudian pergi.


"tadi mami lihat baru datang tuh di depan"


ucap Sinta menunjuk ke depan rumah.


"oh gitu ya udah makasih mi!"


ucap Yasmin kemudian berjalan ke depan.


"Abang!"


ucap Yasmin melihat Kahfi yang sedang berolahraga skipping.


kahfi menoleh kemudian menghampiri Yasmin, keringat mengucur di pelipis nya.


"udah bangun.. Abang abis lari pagi!"


ucap kahfi yang langsung menarik tangan Yasmin meraih pinggang Yasmin.


"Abang keringatan...!"


ucap Yasmin menahan tubuh nya untuk bersentuhan dengan Kahfi.


"bukannya Udah biasa lihat Abang keringatan?"


ucap kahfi membuat Yasmin langsung membulat kan matanya dengan wajah yang memerah.


kahfi terkekeh melihat ekspresi wajah Yasmin yang membuat nya merasa gemas.


"Abang ih..... nanti ada mami loh!"


ucap Yasmin memalingkan wajahnya saat Kahfi hendak mencium nya.


"emang kenapa kalau ada mami?"


ucap kahfi senyum membalikkan tubuh Yasmin dan memeluk nya dari belakang.


"coba lihat mobil itu?"


ucap kahfi menunjuk mobil nya.


"kenapa....?"


ucap Yasmin menoleh pada kahfi heran tak mengerti.


"kita cuci....!"


ucap kahfi menarik tangan Yasmin mendekati mobil yang terparkir dekat bagasi mobil.


Yasmin mendelik sambil tersenyum pada Kahfi yang menatap nya intens membuat keduanya Dejavu.


mengingat saat di mana pertama kali Yasmin datang kerumah ini, Kahfi yang menyuruh Yasmin mencuci mobil nya.


"Abang tuh dulu gak bilang terima kasih sama Yasmin!"


ucap Yasmin menatap mata Kahfi yang juga menatap nya.


"abis gak kuat...!"


"gak kuat kenapa?"ucap Yasmin menautkan kedua alisnya tak mengerti dengan penuturan kahfi.


"astaga Yasmin Abang tuh normal, emang kamu pikir seperti apa sih penampilan kamu waktu basah!"

__ADS_1


ucap kahfi mencium pipi Yasmin.


Yasmin tersenyum mengerti maksud kahfi, pantesan langsung pergi begitu saja membuat Yasmin sedikit geram pada pria yang kini masih memeluk nya dari belakang, mengajak nya berjalan dengan posisi seperti itu.


"kenapa gak bawa ke showroom aja bang!"


ucap Yasmin melepaskan tangan kahfi yang sejak tadi melingkar di pinggang nya.


"kita kan lagi senggang jadi ya udah kerjain sendiri aja!"


ucap kahfi kemudian mengambil peralatan untuk mencuci mobil nya.


Yasmin menyilang kan tangan nya di bawah dada kemudian tersenyum jail.


"biar Yasmin yang masukin selang nya bang!"


ucap Yasmin mengambil selang tersebut namun Kahfi dapat membaca pemikiran Yasmin yang seperti nya ingin membalas suaminya itu.


benar saja saat Kahfi membuka keran air langsung keluar tak tertahankan namun pintar nya Kahfi ia langsung mengarahkan selang tersebut pada Yasmin.


"Abang........!"


ucap Yasmin mencoba menghindari namun Kahfi menarik tangan nya hingga kini mereka berada di bawah guyuran air selang.


"astaga Abang....!"


ucap Yasmin terkekeh bersama Kahfi.


"Abang apaan sih?"


kembali terkekeh kemudian memeluk tubuh istrinya yang basah.


"jangan berpikir Abang gak tahu ya kalau kamu mau bales Abang!"


ucap kahfi mencium kening Yasmin.


"bandel emang ya!" ucap kahfi gemas.


"tapi suka kan?"


ucap Yasmin tersenyum menaikkan alisnya.


"suka banget!"


ucap kahfi terkekeh bersama Yasmin.


"Abang katanya mau beli sarapan buat Yasmin?"


ucap Yasmin saat mereka sudah mandi dan berganti pakaian.


"udah..ada di bawah, Abang beliin soto!"


ucap kahfi duduk di samping Yasmin.


"mau makan sekarang?"


Yasmin menjawab dengan anggukan.


kemudian keduanya turun ke bawah untuk sarapan pagi bersama.


setelah sarapan Yasmin kembali ke kamar nya untuk bersiap siap untuk pergi ke rumah Rama, sudah beberapa hari ini mereka tidak bertemu hanya berkomunikasi lewat ponsel.


"udah siap yang?"


ucap kahfi menilik Yasmin yang sedang memainkan ponselnya.


"udah bang?!"


ucap Yasmin tersenyum menghampiri Kahfi yang berdiri di dekat pintu.


"cantik banget sih?"


ucap kahfi mencubit pipi Yasmin.


"ya lah .. siapa dulu nyonya Kahfi!"


ucap Yasmin terkekeh melingkarkan tangannya di pinggang Kahfi.


"pinter ya ....!"


ucap kahfi kemudian membawa istrinya keluar.


"mi...Afi berangkat dulu ya!"


"ya fi kamu hati hati ya....!"


ucap Sinta tersenyum saat kahfi mencium tangan nya di ikuti oleh Yasmin di belakang.


***

__ADS_1


"assalamualaikum ayah, ibu..."


ucap Yasmin masuk ke dalam rumah Rama Yang tampak sepi.


"walaikumsalam...non Yasmin"


ucap pembantu rumah mengahampiri mereka berdua.


"Bi kok sepi, pada kemana?"


ucap Yasmin melihat ke dalam.


"tadi bilang nya mau cek kandungan non!"


"oh.......!"


"Yas emang gak bilang kalau kita mau kesini?"


ucap kahfi duduk di sofa bersama yasmin.


"gak... tadi nya mau kasih surprise bang!"ucap Yasmin senyum kemudian mengirimkan pesan pada Marisa.


"bang ke kamar Yasmin dulu yuk!


soalnya kata ibu, ibu baru sampai di rumah Sakit bang!"


"oh gitu ya udah...!"


ucap Kahfi ingin tahu kamar perempuan itu seperti apa.


kahfi masuk ke dalam kamar Yasmin yang tak terlalu besar seperti kamar nya, karena kamar utama di tempati oleh Rama dan Marisa.


cat nya berwarna toska,di sebelah kanan terdapat banyak foto Yasmin dari kecil sampai besar.


kahfi mengahampiri kemudian memperhatikan Poto foto tersebut.


"kenapa bang?"


ucap Yasmin di samping kahfi.


"lucu ternyata kecil nya... mungkin nanti baby kita kalau perempuan akan sama seperti waktu kamu masih balita!"


ucap kahfi membuat Yasmin tertegun.


"kenapa?"


ucap kahfi menatap Yasmin yang mematung.


"Kamu mau kan kalau kita punya baby Tanpa menunda nya ...!"


ucap kahfi memegang pundak Yasmin, menatap mata perempuan itu.


"ya bang........!" ucap Yasmin senyum.


begitu lama menunggu Rama dan Marisa hingga Keduanya tertidur di kamar Yasmin Setelah ngobrol dan bercanda.


Yasmin membuka matanya terlihat waktu menunjukkan pukul satu siang, hujan turun mengguyur kota tersebut.


Yasmin beranjak dari ranjang dengan hati hati karena tak ingin membangun kan Kahfi..


Yasmin melihat mobil Rama sudah terparkir di halaman rumah,


Yasmin bergegas keluar untuk menemui kedua orang tua nya.


"Yasmin......!"


ucap Marisa saat melihat Yasmin turun dari tangga, namun hendak terpeleset karena Yasmin turun dengan tergesa-gesa.


"Yasmin hati hati....!"


ucap kahfi yang tiba-tiba berada di belakang dan menangkap tubuh istrinya itu.


"Abang......!"


ucap Yasmin menatap wajah kahfi sambil berpegangan pada kahfi yang menopang tubuhnya.


bersambung....


terima kasih yang udah like and komentar ya...


😍😍😍


kembali tinggal kan jejak ya...author tunggu kembali komentar dan like nya ya...


😘😘😘


nanti ya author lanjut cerita tentang kanza dan Hafiz Setelah part Yasmin honeymoon.


biarkan lah author bernafas bahagia dulu..🤭🤭😍

__ADS_1


__ADS_2