Edoraded Distance

Edoraded Distance
Bab 29


__ADS_3

...Di meja makan, 07.02 p.m....



Kevin


Semua orang sedang berkumpul di meja makan, mereka tengah sarapan bersama sebelum berangkat bekerja.


"Anak-anak, tadi ibu yang masak sarapan nya loh. Jadi, makanan nya harus di habisin ya.. " ucap ibu sambil memotong daging yang ada di piring. "Iya, bu.. " ucap semua orang.


Kevin melahap steack nya, "Ehmm.. " gumam kevin sambil mengunyah. "Steack buatan ibu enak, kapan-kapan ajarin kevin ya.. " ucap kevin.


Ibu tersenyum, "Ah, iya nak. Nanti ibu ajarin pas libur.." ucap ibu.


Ibu melirik Lila, "Lila, kamu kapan mau belajar masak nya. Mumpung kamu ngak kerja, sering - sering belajar sama bibi ya.. " ucap ibu. Lila menatap malas ibu, ia merasa tersindir atas ucapan mertua nya itu.


"Iya, bu. Pasti Lila belajar kog, nanti ya.. " ucap Lila, ibu tersenyum. "Iya, la. Kamu harus semangat belajar nya, ngak susah kog. Yang penting mau belajar.. " ucap ibu. Lila tersenyum dan mengangguk, sejujur nya Lila merasa kesal mendengar ocehan mertua nya yang selalu mengingatkan nya untuk belajar memasak setiap saat.


Lila melahap makanan nya, "Di rumah ini kan udah ada pembantu, ngapain aku harus repot - repot belajar masak. Ada yang praktis, kenapa suka nya yang rumit.. " batin Lila.


Erik melirik Lila, "Tuh, dek. Dengerin saran dari ibu, ibu ngomong begitu demi kebaikan kamu. Yang semangat ya belajar nya, mas selalu nunggu masakan kamu loh.. " bisik Erik, Lila tersenyum tipis. "Mas pengen makan masakan aku, mau.. mie instan sama telur ceplok..?" ucap Lila.


Erik tertawa, "Boleh juga, di kasih mata sapi sekalian ya.." bisik Erik, Lila terkekeh. "Kamu kalau ketawa, tambah cantik deh. Jangan ngambek ya.." bisik Erik, Lila tersenyum manis sambil melihat wajah suami nya.


Erik tersenyum lebar, "Moga aja Lila ngak marah, aku tau banget kalau Lila sensitif orang nya. Pasti dia tersinggung sama ucapan ibu, padahal ibu niat nya baik.. " batin Erik


"Oh ya, vin. Kapan-kapan ajakin sekar main ke rumah ya.. " ucap ibu, kevin terkejut. "Hm, iya bu. Kapan - kapan deh kevin ajakin lagi ke rumah.. " ucap kevin sambil tersenyum.

__ADS_1


Lila terkejut saat ibu menyebut nama sekar, "Sekar, sekar siapa..?, ngak mungkin sekar yang itu kan.. " batin Lila. Entah kenapa, Lila merasa gugup saat ibu dan kevin tengah asik membahas sekar.


"Ibu seneng banget kemarin bisa ngobrol sama dia, anak nya baik seru lagi.. " ucap ibu, "Iya, ayah juga. Ajakin dia makan bareng sama kita lagi ya, vin.. " ucap ayah. Kevin tersenyum puas, "Okay, siap. Nanti deh, kevin bakal ngomong sama sekar soal ini.. " ucap kevin.


"Tunggu, tunggu.." ucap Lila, semua orang terkejut lalu melihat ke arah Lila. "Iya, nak. Ada apa..?" ucap ibu. "Ngak ada bu, Lila cuma mau tanya. Ibu, ayah dan kevin lagi bahas sekar yang mana..?" ucap Lila cemas. "Eh, iya. Erik juga penasaran, yang lagi di omongin sekar siapa sih..?" ucap Erik.


Ayah, ibu dan kevin tersenyum, "Itu loh rik, teman lama kevin. Nama nya sekar, dia adik kelas kevin di SMA dulu.. " ucap ibu. Erik mulai paham, "Oh, teman lama kevin toh. Ku fikir siapa tadi.." ucap Erik sambil mengupas apel.


Di sisi lain, Lila sangat shock mengetahui bahwa sekar sudah mulai memasuki rumah mertua nya. Apalagi melihat reaksi mertua nya yang tampak menyukai sekar. Lila menjadi gelisah memfikirkan kedekatan mereka, yang di luar dugaannya.


"Astaga, ibu sampai lupa. Kayak nya Lila sama sekar seumuran ya, kalau ngak salah Lila juga lulusan dari SMA Bina Bangsa kan..?" ucap ibu.


Lila tersentak, "Ah, iya bu.." ucap Lila gugup.


"Masak iya, aku kog sampai ngak tau kalau kak Lila juga lulusan dari SMA ku.. " ucap kevin sambil mengingat - ingat. "Iya, dik. Istri ku yang cantik ini juga lulusan Bina Bangsa loh, kemarin pas acara reuni kami engak bisa datang.Karena kamu tau sendiri kan, kemarin kebentrok sama honeymoon.. " ucap Erik.


Kevin mengerti, "Iya, kak. Aku tau, palingan ntar juga ada acara reunian lagi.. " ucap kevin. "Eh, iya ada deng. Sebentar lagi kampus ku bakal ngadain acara reuni. Nanti kita datang ya, dik.. " ucap Erik sambil melirik Lila.


Lila mengigit pelan bibir nya, erik dan kevin saling pandang dengan ekspresi bingung. Erik memandangi Lila lalu menyenggol tangan nya, "Eh, iya.. " ucap Lila. Lila pun tersadar dari fikiran nya, "Dek, tadi kamu ngelamun ya..?" ucap Erik, Lila tersenyum kikuk. "Maaf ya mas, kamu tadi bilang apa. Aku ngak dengar soal nya hehe..?" ucap Lila.


"Itu, aku mau ngajakin kamu ke acara reuni, belum tau sih tanggal nya. Kamu mau kan..?" ucap Erik, Lila mengangguk. "Iya mas, aku mau .. " ucap Lila. Erik mengusap rambut Lila sesaat, "Makasih ya .." ucap Erik. Lila mengangguk.


_____________________________________________


...Ruangan Direktur, 12.08 p.m....


__ADS_1


Kevin


Tok.. Tok.. Tok..


"Silahkan masuk, ngak di kunci.. !" ucap kevin sambil mencatat note. Kriett, seseorang perlahan membuka pintu ruangan kevin dan mulai masuk ke dalam.


Tak..


Tak..


Tak..


Kevin mengernyit, ia mendengar suara High heels yang terasa semakin mendekat. Kevin langsung menoleh ke asal suara, wajah nya yang semula datar seketika tersenyum. "Eh, sayang. Kamu datang ke sini... " ucap kevin.


Sekar menghampiri kevin kemudian duduk di hadapan nya. "Iya, mumpung ngak ada meeting jadi aku ke sini. Sekalian, bawain makan siang buat kamu.. " ucap sekar sambil meletakkan sekantung makanan ke atas meja.


Kevin meraih tangan sekar, "Makasih ya, kamu mau ngeluangin waktu untuk datang ke sini.. " ucap kevin, "Sama-sama, mas.." ucap sekar.


Klap, kevin menutup laptop nya lalu bangkit dari tempat nya kemudian beralih duduk di samping sekar. "Aku senang banget, bisa ngelihat kamu di sini, di hadapan aku sekarang.. ", "Seketika, rasa bosan aku jadi hilang hehe.. " ucap kevin.


Sekar menopang wajah nya dengan tangan kiri, "Mulai kan gombal nya, aku baru datang loh. Udah di kasih imun aja hehe.. " ucap sekar. Kevin terkekeh, "Ya, ngak papa donk. Ini tanda nya, aku seriusan sayang sama kamu.. " ucap kevin.


"Iya, iya. Yang pintar ngerayu.. " ucap sekar, kevin tersenyum salting. "Ah iya, sayang. Aku mau cerita nih, kemarin kan aku bilang ke kamu kalau aku ada urusan. Nah, kemarin itu aku ke Bandra jemput kakak ku dan istri nya..." ucap kevin.


Sekar melepas tangan nya, kini ia duduk dengan benar. "Emang kakak kamu habis dari mana, kog jemput nya di bandara..?" ucap sekar. "Kakak ku dan istri nya baru aja selesai honeymoon di paris, terus mereka tiba indo kemarin sore.." ucap kevin.


Sekar mengangguk paham, "Syukurlah, mereka pulang dengan selamat. Jadi, nanti kita lebih gampang buat ngurusin acara resepsi nya.. " ucap sekar. Kevin mengernyit, "Emang harus banget ngelibatin mereka ya..?" ucap kevin.

__ADS_1


"Ya, harus. Karena kita belum fithing baju dan ngebahas undangan resepsi nanti, mereka harus tau semua nya karena ini menyangkut acara mereka.. " ucap sekar. Kevin terdiam, ia tengah berfikir.


"Mumpung masih jam istirahat, kita ke ruangan kakak ku yuk. Kita diskusiin di sana, kebetulan istri nya juga lagi ada di kantor.. " ucap kevin, sekar mengangguk. "Boleh, ayo. Kita temui mereka.. " ucap sekar.


__ADS_2