Fallen Devil: Kebangkitan Dewa Kematian

Fallen Devil: Kebangkitan Dewa Kematian
Akhir Yang Baik


__ADS_3

Keesokan harinya, ketika dia baru saja selesai melakukan perkumpulan yang di adakan oleh pangeran Han Tan. Lin Xuan langsung menemui Chao Ba yang merupakan orang terdekat sekaligus sosok yang dipanggil paman oleh Han Tan.


Dia berdiri dengan menyilangkan kedua tangannya di dada dengan tatapan yang santai.


“A-ada apa kau?”


“Paman, apakah kau masih tetap membela pangeran Han Tan setelah dia akan melakukan hal seperti itu?” Tanya Lin Xuan.


“Jujur, sebenarnya itu adalah ide yang cukup bodoh. Tapi aku juga tidak bisa melawannya.”


“Yang kau takutkan pangeran atau kaisar? Paman, sebaiknya kau tidak perlu ikut campur dengan rencana Han Tan. Tapi simpelnya, kau harus melaporkan akan hal ini kepada Patriark keluarga Han. Paman, pikirkan ini baik-baik. Dengan ini, bukankah lebih baik pangeran Han Yifan yang menjadi seorang kaisar?” Tanya Lin Xuan.


“Tapi pangeran Han Yifan ....” Chao Ba berpikir sejenak, sepertinya dia mulai terpengaruh dengan apa yang diucapkan oleh Lin Xuan.


Tapi yang sebenarnya, Chao Ba segera pergi dan membuang semua apa yang dia pikirkan.


Apakah Lin Xuan yakin itu? Jelas tidak, dia tahu jelas bahwa Chao Ba mulai terpengaruh dan nantinya dia akan melaporkan hal ini kepada patriark atau ayah kaisar. Hal tersebut tentunya akan membuat rencananya lancar.


Jujur, jika dia tidak melakukan cara ini, maka Han Yifan tidak akan bisa melihat sifat dibalik Xia Xinran yang memang mendukung Han Tan. Sebenarnya Lin Xuan bisa membongkarnya secara umum, tapi itu terlihat seperti hal biasa dan tidak terlalu extrem.


Xia Xinran benar-benar persis istri pertama Han Yifan di kehidupan pertamanya. Maka dari itu Lin Xuan tidak ingin keslaahan yang dilakukan oleh Han Yifan terulang kembali sehingga dia harus melakukan sesuatu hal yang pedih itu kembali.


Lebih baik memberitahunya semenjak awal, dimana mereka belum resmi menikah, daripada harus mengetahuinya sendiri yang berakhir sakit hati. Walaupun itu cara yang keras, tapi Yama tahu bagaimana caranya untuk mendidik. Ini merupakan ajaran Mei Lin yang dia ajarkan kepadanya pula.


Setelah dia memberitahu Chao Ba, maka dia akan membiarkan siasatnya berjalan bagaikan arus air. Yang mana mengalir sebagaimana mestinya.


(Flashback Off)

__ADS_1


“Han Yifan, Yuan Xuan, Chao Ba, Bajingan! Aku akan membalaskan kalian!”


Han Tan diseret dengan paksa oleh beberapa prajurit kekaisaran. Semua orang yang melihat hal itu pada akhirnya bisa melihat fakta yang sebenarnya bahwa penjahat yang asli adalah pangeran Han Tan.


Mereka semua perlahan pergi, drama sudah selesai. Tapi ada juga yang segera mencari muka di hadapan pangeran Han Yifan bahwa ini adalah sebuah kesalah pahaman, dan mereka sama sekali tidak ingin dihukum.


Tapi para panatua segera membantahnya, dan menyuruh mereka pergi.


“Yoo Han Yifan, aku akan pergi. Semoga kita bisa bertemu kembali.”


“Guru, terimakasih.” Han Yifan membungkukkan badannya. Mungkin jika tidak ada gurunya, maka bisa dibilang dia akan kalang kabut untuk mengurus ini semua. Tidak ada drama yang menarik yang membuat dia tahu bagaimana wujud Xia Xinran tadi.


“Bocah, siapa namamu. Kau benar-benar misterius.” Han Ouyang menyahut. Dia menyadari bahwa sosok yang ada di depannya bukanlah orang biasa. Apalagi setelah dia melihat bahwa Han Yifan membungkuk di depan Lin Xuan, dan menyebutnya sebagai gurunya.


Terlebih Han Yifan juga sepertinya telah pulih. Energi spiritualnya juga telah kembali sedia kala yang menunjukkan bahwa dia bisa berkultivasi sepenuhnya. Tapi di sisi lain, dia juga tidak bisa melihat apa kultivasi Lin Xuan yang sebenarnya.


“Lin Xuan, namaku adalah demikian patriark. Jika tidak ada apa-apa, aku undur diri dulu.” Lin Xuan mengepalkan tangannya dan memberikan hormat. Barulah dia berbalik badan dan segera pergi.


“Tuan, tunggu!” Potong Wue Yei mengejar Lin Xuan.


Lin Xuan lantas berhenti, dia kemudian menatap Wue Yei dengan serius, sambil berkata, “Apa yang kau lakukan? Kau bisa hidup dengan pangeran Han Yifan.”


“A-apa maksudmu? Tu-tuan, kau benar-benar bodoh. Kau membuatku malu di hadapan pangeran.” Wajah Wue Yei benar-benar malu dan memalingkan wajahnya.


“Han Yifan, kondisikan istri keduamu. Maukah kau kehilangannya lagi? Jangan kau sia-siakan, atau aku akan memukulmu.”


Han Yifan, dan Wue Yei, mereka semua terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Lin Xuan. Awalnya mereka tidak mengerti, tapi Han Yifan menyadari sesuatu. Tubuhnya bergetar dan menatap Wue Yei dengan seksama.

__ADS_1


Itu membuat Han Yifan berjalan perlahan ke arah Wue Yei, dia benar-benar tak percaya dengan apa yang dia dengarkan baru saja dari mulut gurunya.


“Katakan kepada kaisar es bahwa jika dia menyia-nyiakanmu lagi, maka aku akan menghukumnya.” Lin Xuan berbisik. Tapi setelah itu, dia benar-benar pergi.


Lin Xuan tersenyum, tapi dia juga merasakan wajah Wue Yei kebingungan. Tapi pada akhirnya mereka kembali dipertemukan dengan akhir yang cukup bahagia.


Sebenarnya Lin Xuan sudah lama merasakan bahwa Wue Yei bukanlah orang biasa. Dia sudah bisa melihat sorot mata Wue Yei seperti pernah bertemu dengannya. Awalnya dia hanya sekedar menebak, tapi setelah kedatangan Han Yifan, dia memiliki ide lain.


Maka dari itu Lin Xuan menyuruh Wue Yei untuk membantu Han Yifan. Dan setelah menyadari bahwa mereka semua ada hubungan di masa lalu, Lin Xuan jadi teringat tentang kaisar es yang menjadi muridnya.


Saat Lin Xuan melirik ke belakang, dia masih tersneyum dan melihat mereka memeluk. Tapi dia juga melihat tatap kebingunagan dari Han Ouyang, dan juga Fang Yu Na. Tapi melihat putranya ikut bahagia, Fang Yu Na juga benar-benar senang. Walaupun dia tidak menyangka bahwa takdir berkata lain pada akhirnya.


“Tuan.”


“Guru.”


“Kau mau kemana?” Tanya mereka semua dengan serentak sambil menatap Lin Xuan.


“Aku ada urusan, tapi aku berjanji untuk melindungi kalian. Ngomong-ngomong ambillah.” Lin Xuan tetap berjalan, tapi dia melemparkan dua kristal legenda ke arah mereka berdua.


Melihat hal tersebut, Han Ouyang benar-benar terkejut bahwa itu adalah sebuah kristal legenda. Yang mana matanya langsung berbinar saat melihat Lin Xuan melemparkan dua kristal legenda itu secara percuma.


Tapi sayangnya Lin Xuan sudah pergi.


Malam berlalu, Lin Xuan duduk di padang rumput di tengah kegelapan sambil melihat bintang-bintang. Dia cukup tidak menyangka bahwa akan ada kejadian yang tak terduga selama ini. Dunia benar-benar sempit, tapi juga bisa dikatakan dunia itu luas.


Dia menghela napas dengan lega, tapi beberapa detik kemudian, pipinya seperti menyentuh bulu-bulu halus. Dan dia menoleh, dia melihat ada Byakko yang bersandar di tubuhnya dengan mengigit bibir bawahnya sehingga tampak gigi taringnya yang keluar dari mulut.

__ADS_1


“Byakko, kau mengejutkanku. Apa yang kau dapat?”


__ADS_2