Fallen Devil: Kebangkitan Dewa Kematian

Fallen Devil: Kebangkitan Dewa Kematian
Bergabung Ke Fraski Pertama?


__ADS_3

Sore hari, Lin Xuan akhirnya menuju ke kastil istri pertama untuk mencoba membangun kepercayaan dengan Han Tan. Bukan bermaksud bersekutu sepenuhnya, tapi dia hanya berniat untuk bermain-main.


Pertama saat dia berdiri di depan kastil, posisi wajah Lin Xuan sudah siap dimana dia sudah menggunakan topeng. Selain itu dia juga menunjukkan lencana miliknya untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah bawahan pribadi pangeran Han Tan.


Semenjak tadi dia juga membuka ranah kultivasinya. Tapi bukan pada bintang enam Spirit Severing, melainkan dia hanya menunjukkan kepada publik bahwa dirinya adalah kultivator Nascent Soul bintang kedua.


Tanpa berpikir panjang Lin Xuan dipersilahkan masuk. Tidak ada kecurigaan di mata mereka semua bahwa Lin Xuan kurang lebih sama seperti penyusup. Selain itu mereka juga tampak biasa saja karena orang yang bertopeng adalah bawahan dengan perintah langsung dari pangeran Han Tan.


Bisa dengan mudah, Lin Xuan masuk ke dalam kastil. Tatapannya bergerak kemana-mana seolah mengawasi keadaan sekitar tapi tidak meninggalkan kesan waspada.


“Hei kau!”


Lin Xuan menoleh ke belakang, memperlihatkan sosok yang tidak lain adalah pangeran Han Tan yang secara tak sengaja bertemu dengan dirinya. Kemudian, tanpa basa-basi, Lin Xuan membungkukkan setengah badan di hadapan Han Tan.


“Hormatku pangeran.”


“Bagaimana tugas yang kau lakukan?”


“Sebelumnya tuan putri Xia Xinran terkena asap pelumpuh itu. Tapi sayangnya saat itu rombongan pangeran Han Yifan datang. Jujur pangeranku, empat di antara kami terkena serangan sehingga membuat mereka kehilangan nyawa.” Kata Lin Xuan dengan sedikit memanipulasi cerita.


“Bagus, masalah empat kawanmu itu tidak usah kau pikirkan karena mereka hanyalah alat yang kapanpun bisa dibuang.” Pangeran Han Tan kemudian sedikit membocorkan aura kultivasinya untuk berniat mengintimidasi Lin Xuan. Sambil berkata, “Begitupun denganmu, jika kau sama sekali tidak berguna aku juga membuangmu. Tapi jangan berpikir jika kau mati, maka aku akan sedih.”


Aura kultivasi Han Tan sebenarnya tidak berefek apa-apa. Tapi Lin Xuan seolah seperti terkena intimidasi dari Han Tan, bahkan membuat dia berpura-pura hampir bertekuk lutut. Sebenarnya cukup mudah untuk menahan aura Han Tan, tapi yang cukup sulit sebenarnya adalah menahan Hei Long.

__ADS_1


Bagaimana tidak, Hei Long langsung meledak-ledak dalam diri Lin Xuan karena percaya bahwa tuannya terintimidasi dan langsung bertekuk lutut.


“Tenanglah Hei Long, aku hanya berpura-pura.” Ucap Lin Xuan hanya tertuju kepada Hei Long.


“Meski berpura-pura tapi aku cukup jengkel tuanku. Suatu saat izinkan aku keluar dan mencabik-cabik orang ini.” Ucapnya.


Lin Xuan hanya menggelengkan kepalanya. Hanya masalah kecil ini, dia tidak akan mengeluarkan Hei Long hanya untuk mencabik-cabik Han Tan. Mungkin Hei Long cukup kecewa, tapi dia segera mengerti bahwa dia pasti akan dikeluarkan jika lawannya jauh lebih kuat.


Kembali kepada Lin Xuan, dia tetap seolah terintimidasi. Melihat hal itu, Han Tan hanya tersenyum dan tertawa. “Hahaha, akulah yang terkuat! Apa kau mengakui hal itu?”


“Aku akui itu pangeran. Aku tidak berani melawan.” Kata Lin Xuan.


Lin Xuan kembali berdiri, dia kembali berucap. “Maaf pangeran. Tapi jujur, ada kultivator Spirit Severing bintang enam yang mana dia bertemu denganku saat kembali perjalanan. Dia adalah pengagum tuan dan dia berharap bisa bergabung dengan fraksi pertama.” Ucap Lin Xuan.


“Maafkan aku pangeran, dia ada di gerbang dan tidak bisa masuk.”


Pangeran Han Tan secara cepat bergegas untuk menuju keluar gerbang. Kemudian Lin Xuan bergegas pergi dengan sangat cepat dikala pangeran Han Tan tidak memperhatikannya.


Alasan Lin Xuan melakukan hal itu, karena dia tahu Han Tan tidak mengumpulkan orang pintar, tetapi dia mengumpulkan orang-orang atau kultivator kuat di sekitarnya. Itu memungkinkan bahwa dia sudah mempersiapkan sesuatu apabila jika dia perlu melakukan apa yang namanya sebuah kudeta.


Tapi, mengapa Lin Xuan melakukan cara ini? yaitu dengan masuk dan menyamar menjadi bawahanya, dan mengatakan ada sosok kultivator Spirit Severing di luar? Karena jika dia tidak melakukan hal begini, maka Lin Xuan akan dituduh sebagai seorang mata-mata dari kastil istri kedua.


Lagipula dia sudah mengatakan bahwa orang tersebut bertemu dengan dirinya sewaktu perjalanan kembali. Sehingga itu memancing rasa percaya pangeran Han Tan.

__ADS_1


Dan itu benar saja, ketika pangeran Han Tan sudah berlari menuju gerbang depan, siapa yang menyangka bahwa Lin Xuan sudah berdiri di tempat? Dimana sebelumnya dia muncul dari suatu tempat dan berjalan ke arah gerbang itu sehingga tidak menaruh curiga para penjaga.


“Hei, apa yang kau lakukan. Biarkan orang itu masuk!” Teriak pangeran Han Tan.


Penjaga gerbang tersebut kebingungan. Tapi mereka tetap membiarkan Lin Xuan masuk. Apalagi sosok Lin Xuan, dilihat dari kultivasinya bukanlah orang biasa. Apalagi mencapai ranah Spirit Severing dalam usia muda, itu bukanlah suatu hal yang dapat diremehkan.


Lin Xuan tanpa topeng, aura wibawanya terlihat. Mungkin orang-orang di sini tidak melihat pencapaian apa saja yang ada pada diri Lin Xuan. Tak perlu dijelaskan, karena itu tidak akan membuat mereka percaya.


“Hahahaha tuan, apa kau benar-benar ingin bergabung fraksiku sekarang? dengan begini aku akan berada di lingkungan orang-orang kuat!” Ucap Han Tan dengan penuh ambisi.


“Jangan meragukanku, tapi jika aku membantumu hingga sampai ke tahta. Apa yang bisa kau berikan kepadaku? Jangan katakan tidak ada karena aku datang jauh-jauh dari kota kerajaan Xiazing.”


“Tunggu, jangan terlalu cepat menyimpulkan. Masuklah ke dalam kastil. Kita bisa berbicara baik-baik.” Kata Han Tan sambil menggapai pundak Lin Xuan.


Tanpa basa-basi, Lin Xuan dibawa ke tempat di belakang sebuah kastil. Yang mana di belakang kastil itu sendiri terdapat sebuah danau, dengan pemandangan matahari yang berada di ufuk barat. Selain itu, di dekat danau itu terdapat sebuah paviliun yang cukup indah.


Mereka duduk saling berhadapan. Tapi kali ini tatapan Lin Xuan tidak terlalu serius, melainkan sedikit tenang dan mulai melontarkan kata-kata yang mungkin akan membuat pangeran di depannya mempercayainya.


“Jadi, siapa namamu. Dan bukankah kau dari kota Xiazing, sedangkan kota itu ....”


“Aku mengerti.” Potong Lin Xuan. “Namaku adalah Yuan Xuan. Sebelumnya aku mendukung fraksi ini hanya karena ingin timbal balik, pangeran.”


“Katakan saja. Apa yang kau mau? Harta? Tahta? Atau wanita? Aku memiliki banyak, jika ku sisihkan untukmu, maka aku tidak akan kehilangan apapun.” Jawab Han Tan.

__ADS_1


Barulah saat itu, Lin Xuan masuk ke dalam sesi serius. Apa yang akan dia katakan, kurang lebih akan dilakukan secara berhati-hati. Selain itu, ini juga mengutip informasi sebelum-sebelumnya. “Aku ingin tahta. Aku ingin kota Xiazing mengubah nama menjadi kota Yuanxin dan menjadi dinasti yang ku jalani. Secara harfiah, aku ingin menjadi raja.”


__ADS_2