
Malam hari, tepat pada bulan purnama, kasti pangeran Han Tan benar-benar sangat ramai. Puluhan pasukan baris-berbaris dan memegang senjata mereka. Tapi tidak berhenti begitu saja, sebenarnya ada ribuan prajurit beserta jendralnya yang juga baris, menuruti perintah pangeran Han Tan.
Pangeran Han Yifan untuk saat ini menjadi tersangka utama. Sehingga, semua orang baik itu orang yang ada di kastil pangeran Han Tan dan juga kastil utama, bersiap untuk meminta pertanggung jawaban pangeran Han Yifan.
Itu membuat Fang Yu Na yang ada di kastilnya ketar-ketir. Bahwa tuduhan ini benar-benar sangat besar yang mana mereka langsung memutuskan secara sepihak bahwa Han Yifan lah yang membunuh ayahandanya. Fang Yu Na juga menyangkalnya dan akan membela putranya di kala satu kekaisaran menuduh putranya.
“Ibu, keadaan semakin buruk. Ibu, ini bukan masalah ibu, biarkan aku yang akan menyelesaikan masalahnya dan menjelaskan bahwa tuduhan ini palsu. Tidak mungkin aku membunuh ayahanda kaisar dan istri pertamanya. Aku harap kamu bisa kembali ke kekaisaran Fang Ibu untuk sementara waktu, kita juga tidak memiliki waktu.”
“Tidak! Lawanmu adalah ribuan orang yang berasal dari kastil utama dan kastil Han Tan. Mereka semua bergerak di sini. Tidak mungkin aku meninggalkanmu sendirian, kecuali kau juga ikut pergi menuju kekaisaran Fang untuk meminta bantuan kepada kakekmu.” Kata Fang Yu Na dengan nada tinggi.
“Ibu benar Yifan Gege. Kau juga harus pergi dari sini, satu kekaisaran sudah memburumu. Tidak ada jalan keluar lagi kecuali kau menuju kekaisaran tempat ibu dilahirkan.”
Han Yifan menghela napas. Dia tidak menyangka bahwa dirinya akan mendapatkan sebuah dilema yang cukup besar untuk saat ini. Semuanya berada di luar pikirannya.
Bukan hanya Han Yifan, tapi Wue Yei juga tidak tahu harus berbicara apa. Tapi dia juga tetap masih menunggu tuannya untuk bergerak. Sehingga Wue Yei masih berdiam diri di dekat Han Yidan.
“Maafkan aku tapi, kalian semua harus pergi. Xinran’er, kau juga harus kembali ke kota. Maaf telah merepotkanmu.” Han Yifan meraih pergelangan tangan Xia Xinran, kemudian dia menciumnya dengan perasaan yang cukup sedih.
“Ada puluhan prajurit yang sedang berjaga di luar, tapi mereka semua juga melemparkan tuduhan kepadaku. Jika aku pergi maka aku akan tertangkap. Tapi jika kalian berdua pergi bersamaku, mungkin tidak akan masalah bagi kalian. Wue Yei akan membukakan jalan untuk kalian berdua.” Sambungnya.
“Han Yifan ....”
“Ibu percaya denganku kan bahwa aku tidak membunuh ayahanda dan juga istri pertamanya?” Han Yifan memberikan wajah yang terlihat senyum kepada ibunya.
Hal tersebut membuat Fang Yu na menjadi benar-benar sedih dan menangis. Kemudian dia memeluk Han Yifan dengan cukup erat. “Mana mungkin kau bertindak sekeji itu. Ini adalah sebuah tuduhan yang besar. Dewa, kenapa kau menghukum kami dengan cobaan paling berat?
__ADS_1
Han Yifan semenjak kecil harus menerima penghinaan dari seisi kekaisaran. Dimana hanya dia yang memiliki kultivasi yang terhambat sehingga dianggap sebuah sampah bagi istana kekaisaran. Tidak hanya orang lain, tapi juga ayahnya juga sedikit tidak menyukai Han Yifan yang cacat.
Saat dewasa, tapi kenapa Han Yifan kembali mendapatkan ujian yang cukup berat? Dia dituduh oleh publik atau masa atas meninggalnya kaisar dan istri pertamanya. Yang mana mereka berdua meninggal di kastil pangeran Han Tan. Juga pangeran Han Tan memberikan sebuah ekspresi yang histeris akan kematian mereka.
“Pangeran Han Yifan!”
“Sialan kita sudah terlambat.” Pangeran Han Yifan menggertakkan giginya. “Ibu, Xia Xinran, cepatlah pergi melewati pintu belakang!”
Tapi, semuanya benar-benar terlambat. Kastil pangeran Han Yifan benar-benar sudah terkepung. Beberapa prajurit masuk dari berbagai sisi bahkan membuat pangeran Han Yifan dan yang lainnya sama sekali tidak bergerak.
Mereka sama sekali tidak ada ruang untuk keluar.
Di sekeliling pangeran Han Yifan adalah para prajurit yang membawa sebuah pedang dan perisai. Mereka bersiap untuk melawan pangeran Han Yifan dan meminta pertanggung jawaban. Jelas itu membuat pangeran Han Yifan menggertakkan giginya.
Wue Yei berdiri di depan ibu pangeran dan bersiap melindungi kapanpun. Apalagi Fang Yu Na menangis histeris karena melihat kekacauan seperti ini.
“Pangeran Han Yifan!” Pangeran Han Tan dan para pengikutnya muncul tepat di hadapan pangeran Han Yifan. Juga di situ adalah Yuan Xuan yang ikut bergerak di belakang dengan sebuah topeng yang siapa saja tidak bisa mengetahui siapa sosok di belakangnya.
“Pangeran Han Tan, kau menuduhku dengan tuduhan yang cukup besar. Kau melakukan sebuah kesalahan besar!” Teriak pangeran Han Yifan.
“Semua orang tahu bahwa kau tersangka utamanya. Mereka tahu bahwa ini adalah permainan licikmu itu pangeran Han Yifan! Segera tusuk dirimu sendiri maka anggap saja ini semuanya akan berakhir!”
“Tidaaak!” Fang Yu Na berteriak.
Tapi hal tersebut, beberapa prajurit kemudian bergerak untuk segera menangkap Fang Yu Na yang akan memberontak. Tapi Wue Yei yang sigap, dia mengeluarkan tapaknya untuk menahan mereka yang mungkin berjumlah puluhan.
__ADS_1
Perkelahian di mulai dari sini, tapi di sisi lain Han Yifan, Xia Xinran tidak mampu untuk berbuat apa-apa lagi. Mereka memiliki kultivasi, tapi lemah dibandingkan mereka-mereka yang menjadi pengikut Han Yifan.
“Sialan Han Tan!”
Di sisi lain, Wue Yei terus memberikan momentum agar tidak ada sesiapapun yang mendekat. Sayangnya dia kalah jumlah yang membuat dia juga tidak bisa menghindar dan tetap di tangkap. Dan membuat Wue Yei sama sekali tidak bisa bergerak.
Han Yifan tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya bisa menyerah sambil mengeluarkan air mata. Dia tidak ingin berakhir seperti ini, dimana sebuah tuduhan berat dilempar kepadanya.
Tapi tiba-tiba Han Tan bergerak dengan sangat cepat, sebuah cahaya merah ada di kakinya dan memberikan sebuah tekanan yang cukup berat. Dan saat itu juga dia langsung memberikan sebuah tendangan yang berat kepada Han Yifan.
“Yifan Gege!”
“Han Yifan!”
Ibu dan tunangannya benar-benar histeris saat melihat pemandangan yang buruk di antara mereka.
Han Yifan menerima sebuah serangan itu dan tidak sempat menghindar, dia membentur sebuah dinding dengan cukup keras. Itu membuat Han Yifan merintih kesakitan dan memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya.
Dia sudah tahu bahwa Han Tan bukanlah lawannya. Apalagi untuk saat ini, dia sudah menjadi bulan-bulanan Han Tan di depan orang lainyang membuat suatu hal yang memalukan. Dia menyalahkan diri sendiri, tentang kenapa dirinya memiliki kultivasi yang terhambat.
Tapi pangeran Han Yifan tetap berdiri dengan sekuat tenaga. Dia berjalan lemah di hadapan pangeran Han Tan. Daripada ibu dan tunangannya yang terkena dampaknya, dia kali ini akan menyerah. Entah rencana apa yang dilakukan oleh pangeran Han Tan yang membuat dia benar-benar berambisi dengan tahta kekaisaran.
“Katakan kepada kami semua bahwa kau lah yang membunuh kaisar dan istrinya!” teriak salah seorang pengikut pangeran Han Tan dengan tegas.
Tidak memiliki pilihan lain, Han Yifan menggertakkan giginya, kemudian dengan tegas, dia berkata. “Baik aku mengakui jika .....”
__ADS_1
Beberapa detik yang lalu, Xia Xinran berjalan perlahan ke arah Han Yifan. Dengan wajahnya yang terlihat dipenuhi oleh senyuman. Tapi saat dia mendekati pangeran Han Yifan, dia mengeluarkan sebuah belati dari balik bajunya, dan dia langsung menusuk pangeran Han Yifan dari belakang.
“Semuanya sudah berakhir. Pangeran Han Yifan, kau benar-benar lemah dan bodoh.”