
“Bukan tanpa alasan. Aku melakukan ini, karena ayahku yaitu Yuan Rong dibunuh oleh salah satu bawahan raja Xia Bao. Jelas aku tidak bisa diam. Beruntung bahwa kerajaan Xiazing tidak berada di bawah kendalimu, maka setelah kau menjadi pangeran mahkota itu, aku ingin kau membuat kerajaan tersebut berganti menjadi milikku.” Jelas Lin Xuan.
Han Tan tertawa begitu lebar, dia kemudian menjawab, “Itu terlalu mudah. Tapi aku juga setuju karena ini adalah balasan kenapa kota kerajaan Xiazing tidak mendukungku.”
Sumpel, Lin Xuan akan menggunakan nama Yuan Rong sebagai nama ayahnya. Sehingga di akan menyandang sebagai Yuan Xuan, untuk mengelabui Han Tan bahwa dirinya adalah putra Yuan Rong.
Ini dia lakukan apabila Han Tan menyelidiki, maka akan ada bukti yang valid bahwa di kota Xiazing ada orang yang namanya Yuan Rong dibunuh oleh suruhan anggota kerajaan karena faktanya memang begitu.
Apalagi dengan dirinya yang menunjukkan kultivasi di depan Han Tan, maka Han Tan akan sepenuhnya percaya. Sehingga dua orang itu mungkin akan berhasil membangun sebuah kepercayaan yang begitu besar.
Karena semakin besar kepercayaan, maka akan semakin menyakitkan apabila kepercayaan itu runtuh dan berubah menjadi sebuah pengkhianatan.
“Hahaha, Anda sangat bermurah hati pangeran. Namun, aku meminta satu hal lagi. Bisakah Anda memberiku sebuah topeng untuk menutupi identitasku? Apa yang kutakutkan adalah jika ada orang yang berasal dari Xiazing mengenalku, maka aku akan dicerca habis-habisan.” Ucap Lin Xuan.
Pangeran Han Tan tidak begitu keberatan. Dia lantas mengeluarkan sebuah topeng hitam dari cincin penyimpanannya yang kemudian dia berikan kepada Lin Xuan.
“Hahaha, sebagai ucapan terimakasihku. Aku akan memberikanmu sebuah hadiah.” Lin Xuan tersenyum puas saat menggunakan sebuah topeng. Tapi bersamaan itu juga dia memberikan sebuah kristal legenda, ditambah dengan satu koin platinum.
__ADS_1
Itu membuat pangeran Han Tan benar-benar tercengang. Wajahnya membeku saat sebuah kristal tingkat legenda berada di tapak tangan orang tersebut. Apalagi ditambah dengan satu koin platinum, jelas itu membuat mata pangeran Han Tan bercahaya dan tangannya langsung menyahut semua barang berharga itu.
Bahkan dia tahu bahwa di kekaisaran, mendapatkan dua barang ini sungguh sulit. Bahkan kaisar sendiri tidak pernah apa yang namanya memberikan sebuah koin platinum kepada putra-putranya. Kemudian, ditambah dengan kristal legenda itu, maka sudah dipastikan dia bisa menerobos ke ranah Spirit Severing bintang satu.
“Ini, kau benar-benar sangat baik. Mulai saat ini kita adalah teman, kau paham? Setelah semuanya berjalan lancar, maka kita akan bersekutu dengan cukup baik.” Ucap Han Tan dengan mengangkat ujung bibirnya.
Bagi Lin Xuan, harta seperti itu bukanlah seberapa. Ada banyak tumpukan di dalam cincin penyimpanannya kecuali kristal legenda yang terbatas dan berkisar puluhan. Namun jika itu digunakan untuk membangun sebuah kepercayaan, maka itu bukanlah masalah yang cukup besar.
........
Hari sudah menjelang mulai malam. Lin Xuan juga mendapatkan akses di dalam kastil ini kecuali tempat tertentu seperti kamar pribadi permaisuri dan juga pangeran dan kamar-kamar lainnya. Bahkan untuk keluar masuk, Han Tan memberikan akses yang cukup bebas karena dia percaya kepadanya.
Hanya saja, dia terlalu kejam dan bersifat kekanak-kanakan sebelum adanya pembagian fraksi ini. Juga sebelum adanya berita pengangkatan pangeran mahkota, dia adalah pemuda pemabuk dan pemain wanita. Mungkin karena adanya pilihan pangeran mahkota, dia berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki citranya.
“Meski aku memiliki penginapan gratis, tapi aku tidak bisa tidak memanfaatkan akses keluar masuk menuju kastil.” Ucapnya.
Dalam perpustakaan yang sunyi, Lin Xuan duduk di meja yang terang benderang dengan cahaya lampu yang lembut. Dia merasa terpesona oleh deretan rak buku yang menjulang tinggi di sekelilingnya, penuh dengan pengetahuan dan rahasia alkimia. Sementara itu, bulir cahaya rembulan masuk melalui jendela dan menyoroti halaman buku yang dipegangnya.
__ADS_1
Mata Lin Xuan bergulir-gulir di antara judul-judul yang beragam, mencari buku yang sesuai dengan keinginannya. Dia ingin menemukan sebuah buku yang cocok yang berisi tentang pil-pil yang sangat berguna dalam kultivasi.
Selama beberapa bulan terakhir, Lin Xuan telah belajar dan meningkatkan keterampilannya sebagai seorang kultivator, tetapi dia merasa kurang dalam pemahaman tentang seni alkimia yang kompleks.
"Dalam hidup sebelumnya, aku melewatkan kesempatan untuk mempelajari alkimia. Namun, kali ini aku tidak akan melepaskannya. Sayangnya mempelajari alkimia tidak semudah berkultivasi," gumam Lin Xuan dengan tekad dalam hatinya.
Setelah beberapa saat mencari, matanya terpaku pada sebuah buku yang tersembunyi di balik beberapa teks yang lebih besar.
Lin Xuan merasa seperti menemukan harta karun. Dia membuka halaman pertama buku dengan hati yang berdebar-debar. Di dalamnya, dia menemukan penjelasan mendalam tentang prinsip-prinsip alkimia, bahan-bahan langka yang digunakan, dan proses pembuatan pil yang rumit. Setiap halaman buku itu memancarkan pengetahuan yang berharga dan rahasia alkimia yang jarang diketahui oleh banyak orang.
Lin Xuan terperangah dengan kekayaan informasi yang ada di hadapannya. Dia memahami bahwa alkimia adalah seni yang memerlukan kecermatan dan pemahaman yang mendalam tentang energi spiritual dan aliran qi dalam membuat pil. Jadi sangat disayangkan di kehidupan sebelumnya dia tidak pernah mempelajari ilmu ini di kehidupan sebelumnya.
Untuk sementara waktu, jika dia ingin membuat sebuah pil-pil tertentu, maka dia akan menggunakan sebuah jasa alkemis walaupun cukup mahal. Tentunya tidak semudah saat sang guru, atau Mei Lin masih ada, yang mana dia bisa membuatkan Lin Xuan jenis pil apapun.
Membicarakan Mei Lin, Lin Xuan menjadi teringat sosok gurunya secara mendalam. Rasa rindu setelah dia berpisah dengan gurunya satu bulan yang lalu membuat dia hampir tidak bisa menahannya. Padahal hanya sekedar guru, tapi baginya sosok yang selalu memperhatikan dirinya adalah Mei Lin itu sendiri.
“Ini menarik, dengan begini aku bisa membuat sebuah pil tingkat emas hanya dengan dua bahan?” Lin Xuan tersenyum, saat dia menemukan resep dari sebuah pil yang ada pada buku tersebut. Yaitu sebuah pil yang bernama qi realm yang cukup memungkinkan dia untuk naik dalam satu tingkat.
__ADS_1
Sebenarnya dalam satu waktu, Lin Xuan sudah bisa menerobos menuju Dao Fusion karena dia memiliki kristal legenda yang berlimpah untuk membangun sebuah kultivasi. Tapi itu terlalu instant dan hasilnya akan terlalu memperlemah fondasi yang dia bangun jika terus mengandalkan kristal legenda seperti itu.
Mungkin jika sekali atau dua kali tidak masalah. Namun jika dia menggunakan langsung semuanya, maka meridiannya akan berpengaruh sehingga dia menolak cara seperti itu. Ini juga memungkinkan bahwa Lin Xuan hanya ingin mengasah kemampuannya dengan semua teknik yang mana ingatan di kehidupan sebelumnya masih terhalang.