Fallen Devil: Kebangkitan Dewa Kematian

Fallen Devil: Kebangkitan Dewa Kematian
Menyerap Energi Kematian


__ADS_3

Lin Xuan mengatur napas yang tengah terburu-buru, dia tersenyum puas saat melihat kemampuan lima orang Nascent Soul ternyata selemah itu. Padahal dirinya hanya menggunakan sebuah aura rendahan yang menurutnya sama sekali tidak berguna sebelumnya. Tapi siapa yang berpikir ternyata sangat berguna?


“Nascent Soul apanya, ini tidak lebih dari sebuah sampah yang diberi nyawa.”


“Tinju Raja Api!”


“Alunan angin penghancur!”


Namun respon mereka setelah mendapat hinaan langsung cepat, mereka langsung berdiri dan menyerang Lin Xuan dari berbagai sisi. Mereka tampaknya sangat tidak berpengaruh setelah terkena sebuah aura raja hutan ditambah dengan kematian kecuali terlempar tadi.


“Tebasan pedang vermillion!” Lin Xuan yang merasakan sebuah krisis, dia melompat ke atas dan menebaskan pedangnya secara 360 derajat atau melakukan gerakan memutar. Sehingga sebuah kobaran api berbentuk burung vermillion bergerak memutar bagaikan sebuah roda api yang melingkar.


Vermillion muncul dengan gagahnya bagaikan melahap semua jurus yang mereka punya, sayangnya kemampuan tebasan pedang vermillion milik Lin Xuan masih terlalu lemah, sehingga membuat Lin Xuan terkena sebuah serangan dari tinju raja api  milik pembunuh bayaran tersebut, sehingga membuat Lin Xuan terlempar ke belakang.


Lin Xuan memuntahkan seteguk darah, tampaknya kali ini dia menjadi bulan-bulanan para pembunuh bayaran. Ditambah dengan adanya Wue Yan yang ikut campur membuat dia merasa benar-benar sangat jengkel.


Tubuhnya terus dilontarkan sebuah jurus dari mereka secara terus menerus, itu membuat tubuh Lin Xuan benar-benar sangat lemah dibandingkan sebelumnya. Muncul juga sayatan pada tubuhnya yang menjadikan dia merasa cukup perih.


Ini barulah pembunuh bayaran, pikirnya. Tapi sayangnya mereka menggunakan cara pengeroyokan, sehingga tidak bisa memberi Lin Xuan kesempatan untuk bernapas terlebih dahulu. Namun, dia tidak menyerah, dia menciptakan sebuah perisai qi terlebih dahulu untuk menangkal serangan mereka.


“Hahaha ternyata seperti ini kemampuan kalian, baiklah aku serius!” Lin Xuan menciptakan sebuah perisai dengan konsentrasi qi yang cukup tinggi. Tentunya itu bisa membuat dia kehabisan qi yang begitu banyak.


Kemudian, setelah beberapa jurus bisa dinetralkan, Lin Xuan melompat ke belakang dengan tatapan sinis bercampur aduk. Barulah dia melepaskan perisainya.

__ADS_1


“Tinju raja api!”


Melihat hal itu, Lin Xuan memegang pedangnya secara horizontal, dengan menggunakan sebuah tebasan sekaligus, jurus itu sama sekali tidak berguna.


“Lautan kematian!”


Sementara Lin Xuan menyangkal jurus itu, sebenarnya dia juga mengeluarkan sebuah jurus lautan kematian. Tetapi kali ini dia tidak menahan diri untuk melepaskan apa yang dia punya, jadi dalam sekali tebasan, sebuah gelombang kegelapan muncul bagaikan lautan ombak. Menerjang apapun yang ada di hadapannya secara brutal dan tak tahu arah.


Jelas, itu menjadikan arena menjadi muncul sebuah guncangan yang begitu besar. Tidak heran, ini adalah jurus tingkat tinggi yang hanya dimiliki oleh dewa kematian, begitupun saat Lin Xuan juga menyadari bahwa dirinya mendapatkan warisan dari seorang dewa kematian.


Sebuah aliran gelombang tersebut seharusnya membuat apapun yang ada di hadapannya menjadi rata, bahkan beberapa rumah yang ada di sekitarnya hancur dalam sekali tebas. Entahlah dia tidak tahu apakah dirinya baru saja membunuh seseorang?


Sebelumnya Lin Xuan belum pernah tidak menahan diri seperti ini kecuali saat dia mencobanya pada patriark sekte. Itupun membuat patriark sekte hampir lumpuh melihatnya. Apalagi mereka?


“Sial, menghadapi lima kultivator nascent soul saja membuatku kewalahan, apalagi memiliki niat untuk membunuh keluarga Wue.”  Batinnya.


“Apalagi Wue Dong adalah seorang kultivator Spirit Severing.” Sambungnya lagi.


Maka dari itu, Lin Xuan benar-benar bertekad untuk menjadi lebih kuat. Kali ini dia adalah seorang kultivator tahap Core Formation, setidaknya untuk mengalahkan Wue Dong, dia harus naik ke Nascent Soul. Sayangnya cukup lama untuk menembus ranah itu apabila tidak menggunakan sumber daya pembantu.


Daripada dia terkena sebuah masalah, Lin Xuan masuk ke dalam liontin mata ilahi sekaligus untuk memulihkan diri sendiri.


Kemudian dia mengatur sebuah napas dan menyentuh dantian yang berada tiga jari di bawah pusar. Lautan Qi nya benar-benar terkuras habis akibat penyergapan itu, apalagi dia benar-benar ceroboh karena tidak memperhitungkan jurus-jurus yang dia keluarkan sebelumnya. Maka dari itu dia akan memulihkan lautan qi nya terlebih dahulu.

__ADS_1


“Ini aneh, saat aku berkultivasi entah kenapa aura kematian justru masuk ke dalam diriku? Apakah ini penyebab aku baru saja membunuh seseorang?”


Lin Xuan mendadak bingung, karena ketika dia mencoba berkultivasi dan memulihkan qi nya, dia merasa sebuah energi kegelapan dan kematian bergejolak di dalam dirinya, tentu saja itu membuatnya bingung. Bahkan ada perasaan takut, merinding dan ingin merasa mual karena rasa pahit itu seolah menyelimuti dirinya sendiri.


“Rasanya sungguh mengerikan, energi kematian yang begitu pekat. A-ada apa ini?” Tanyanya bingung. Bulu kuduknya saja benar-benar berdiri yang menandakan bahwa dia merinding. Sebelumnya dia juga tidak pernah merasakan apa yang namanya kecemasan separah ini.


Dia mencoba untuk menarik napas dan menghembuskannya perlahan-lahan. Mencoba untuk tenang dari rasa cemas itu meskipun saat dia mencoba berkultivasi, justru ada sebuah lautan kematian dan energi kegelapan yang seolah berusaha untuk menjebol pertahanannya.


Tubuhnya bergetar hebat saat dia mulai membiarkan energi kematian masuk ke dalam tubuhnya. Sebenarnya dia ingin menolaknya, tetapi pikirannya sempat berkata mungkin itu tidak masalah dan tidak bersifat buruk namun meskipun ini merupakan aura negatif.


Duarr!


Tiba-tiba dantiannya bereaksi, energi qi nya tiba-tiba mendadak menjadi penuh. Energi kematian yang pekat tadi mampu diubahnya menjadi energi qi melalui meridiah. Lin Xuan membuka matanya dan cukup terkejut bahwa dirinya naik satu tingkat secara mudah. Dia tidak tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi, namun dia hampir tidak mempercayai apa yang baru saja dia rasakan.


“Tidak mungkin kultivasiku naik dengan mudah hanya karena energi kematian. Sebenarnya aku ini apakah masih memiliki jiwa seorang iblis? Tidak, memang sepertinya aku adalah seorang iblis kembali seperti dulu.” Ucap Lin Xuan menyadari sesuatu.


Tapi dia lebih menyadari sesuatu lagi yaitu energi kematian itu muncul setelah dia membunuh dan hendak berkultivasi. Sebelumnya dia belum pernah melakukannya yaitu berkultivasi dan memanfaatkan energi kematian untuk berkultivasi.


Maka dari itu, dia mencoba berkultivasi lagi dan memanfaatkan energi kematian yang tersisa.


Selang beberapa lama, tidak ada waktu beberapa jam, akhirnya Lin Xuan sanggup memanfaatkan semua energi kematian yang tersisa. Ledakan juga terdengar di tubuhnya secara berulang kali hingga dia menyadari sesuatu.


“Nascent Soul bintang satu.”

__ADS_1


__ADS_2