Fallen Devil: Kebangkitan Dewa Kematian

Fallen Devil: Kebangkitan Dewa Kematian
Sedikit Masalah


__ADS_3

Lin Xuan melirik ke samping. Dia bisa melihat seseorang dengan pakaian Assassin berjalan pelan ke arahnya sambil menarik senjata yang dia punya. Lin Xuan tampaknya juga terlihat santai, meski dia tahu bahwa orang dari pembunuh bayaran itu merupakan seorang Nascent Soul bintang ketiga.


“Beruntunglah aku datang sendirian dan tidak sengaja menemukanmu. Karena seharusnya aku ditugaskan dengan satu rekanku. Tapi tidak masalah, anggap saja itu keberuntungan bagimu.” Ucap pembunuh bayaran tersebut dengan santai.


“Jika aku jadi kau, aku tidak akan membuang kesempatan mudah itu. Tapi kau terlihat sangat bodoh.” Jawab Lin Xuan yang bersiaga sambil menyentuh tatonya dan melirik ke arah kanan.


“Menyerahlah, maka kau tidak akan merasakan apa yang namanya sebuah rasa sakit.” Ucapnya. Namun, dia merasa ada yang aneh, dia menatap Lin Xuan dengan seksama bahwa dirinya tidak mampu melihat apa ranah kultivasinya. Informasi yang didapatkan akhir-akhir ini bahwa Lin Xuan merupakan seorang kultivator Core formation bintang ketiga.


Lagipula tidak mungkin seorang kultivator naik ranah secara drastis selama empat hari. Jadi dia yakin, bahwa cara apapun yang digunakan Lin Xuan untuk menyembunyikan kultivasinya hanya untuk menggertak, tidak mengubah fakta baginya bahwa Lin Xuan tetaplah seorang Core formation bintang tiga.


Padahal fakta itu salah besar.


“Kau terlalu banyak bicara.”


Lin Xuan menarik pedang abad kematian, dalam sekejap, langkahnya yang tidak bisa ditebak tiba-tiba muncul di hadapan pembunuh bayaran tersebut dalam kedipan mati. Wajahnya juga terlihat sangat dingin, seolah memunculkan sebuah kengerian yang begitu luar biasa.


Pembunuh bayaran tersebut benar-benar sangat terkejut. Matanya terbuka lebar seolah dia tidak mempercayai apa yang dia lihat. Namun, tidak ada waktu untuk menghindar, selain dengan cara lain yang mengangkat pedangnya secara refleks ke arah Lin Xuan.


Klang Klang Klang!


Suara dentuman pedang terdengar tiga kali ketika pinggiran besi dari mereka terpantul dan langsung mereka tarik untuk mengenai medan lain. Namun cukup aneh saat menyebut pedang Lin Xuan adalah sebuah besi, logam terkuat yang dikatakan oleh Byakko seharusnya tidak terpantul semudah itu.


Memang, yang terpantul hanyalah pedang milik pembunuh bayaran dengan getaran yang mampu merambat ke dalam tulang. Untung itu karena Lin Xuan tidak terlalu serius mengayunkannya atau tidak pedang milik musuh akan patah.

__ADS_1


Hanya sekedar peringatan, bahwa Lin Xuan yang kultivasinya jauh lebih rendah, tetap bisa menggertak pembunuh bayaran tersebut yang berada di ranah Nascent Soul.


“Sial, kekuatan pedangnya. Itu membuat tanganku langsung lemas dan bergetar hebat. Apakah dia memang seorang Core Formation!” Batinnya.


Melihat hal itu, Lin Xuan kemudian mundur sejenak untuk mengambil sebuah jarak agar dia lebih leluasa mengeluarkan kemampuannya. Barulah, saat dirasa ada jarak yang cukup untuk ayunan


“Tebasan pedang vermillion!”


Melihat ada sebuah bahaya yang mendekat, pembunuh bayaran itu menggertakkan giginya. Kemudian dia mundur sambil mengeluarkan sebuah perisai energi untuk menahan serangan yang diberikan oleh Lin Xuan.


Sayangnya, serangan Lin Xuan terlalu besar. Api vermillion juga terlalu kuat yang mana justru membakar perisai energinya. Sehingga membuat pembunuh bayaran itu hampir kehilangan tangannya jika dia tidak melepaskan perisai energi tepat waktu.


Untung baginya bisa menghindar tepat waktu pula, yang kemudian dia mengayunkan pedang ke udara hingga memunculkan bulan sabit berwarna merah yang mana dia arahkan kepada Lin Xuan.


“Jurus Lautan kematian!”


Berbeda dengan Lin Xuan, pembunuh bayaran tersebut justru terlempar ke belakang dengan luka horizontal di perutnya. Mungkin jika tidak ada jurus yang baru saja dia keluarkan, dia sangat yakin bahwa sebenarnya tubuhnya sudah terbelah menjadi dua bagian.


“Ini cukup mudah, tinggal katakan siapa yang menyuruhmu maka aku sama sekali tidak akan membunuhmu sekarang.”


“Hahaha, sepertinya kau tidak pernah melihat cara kerja pembunuh bayaran. Jika mereka terdesak, maka mereka akan memilih mati dibandingkan harus mengatakan siapa yang menyuruhku. Kami bekerja secara profesional.”


“Sial, dia bukan seorang kultivator core formation bintang tiga. Semua jurus yang dikeluarkan merupakan jurus tingkat tinggi yang tidak bisa dipelajari dengan mudah. Kekuatan baru saja hanya dikeluarkan beberapa persen karena dia sengaja agar aku tidak terbunuh.” Batinnya.

__ADS_1


“Jika begitu, maka kau akan terus menghadapi rasa sakit.” Ucap Lin Xuan dengan tatapan yang begitu dingin. Kemudian, dia mengangkat tangannya ke depan, sambil berkata lirih, “Jurus seribu pedang!”


Ribuan pedang tiba-tiba muncul di belakang Lin Xuan dengan bentuk hampir semuanya terbakar bagaikan mengeluarkan api. Bahkan cahaya api dari ribuan pedang, membuat bagian belakang Lin Xuan, dan bayangan Lin Xuan di tanah juga terbentuk sangat besar.


“Apa, bagaimana bisa jurus itu ....”


Belum orang itu menyelesaikan ucapannya, semua pedang itu bergerak ke arah dirinya. Sehingga secara refleks dia mengangkat tangan kirinya untuk memberikan jurus perlindungan. Sedangkan di tangan kanannya, dia memegang pedangnya erat-erat sambil menghalau semua pedang-pedang tersebut dengan kemampuannya yang bisa dibilang dengan sangat cepat.


Sayangnya setiap inchi bagian tubuhnya terkena goresan salah satu dari seribu pedang yang bergerak melewatinya. Itu karena dia benar-benar tidak mampu untuk menghalau ribuan pedang itu sendirian.


Bahkan saat pedang-pedang itu menabrak perisai, pembunuh bayaran itu justru terdorong ke belakang.hingga dia tidak fokus untuk memainkan pedangnya. Sehingga dia mengalami luka yang sangat berat hingga pakaian penutupnya hampir sobek dan menunjukkan identitasnya.


“Kau, kau bukanlah manusia!”


“Singkatnya begini tuan, jika menurutmu aku bukan manusia, maka jangan sekali-kali mengincar diriku. Tapi terlambat untuk menyadarinya. Katakan siapa yang menyuruhmu melakukan ini?” Ucap Lin Xuan dengan langkah mendekat.


“Persetan!” Pembunuh bayaran itu kemudian mengangkat pedangnya. Bukan untuk menyerang Lin Xuan, melainkan dia ingin menusuk perutnya dan melakukan bunuh diri karena dia bekerja secara profesional.


Lin Xuan yang melihat hal itu, dia langsung bergerak dengan sangat cepat agar musuhnya tidak melakukan bunuh diri. Sehingga, dia berniat menggapai pedang musuhnya menggunakan tangannya.


Ternyata itu hanyalah sebuah taktik. Pembunuh bayaran itu langsung mengeluarkan jurus dari jarak yang sangat dekat di kala Lin Xuan mendekat tanpa aba-aba seperti itu. Di balik penutup wajahnya, dia hanya bisa tersenyum dan menganggap bahwa Lin Xuan adalah orang yang begitu bodoh.


Dan, tampaknya itu tidak semulus apa yang pembunuh bayaran itu pikirkan. Lin Xuan mengganti niatnya tidak hanya untuk menggapai pedang pembunuh bayaran tersebut. Melainkan dia juga langsung menebaskan pedangnya secara vertikal dari jarak yang begitu dekat. Sehingga, sebuah tangan kiri lepas dari lengannya, diselingi darah merah pekat yang mengucur hingga memberikan sebuah kesan mengerikan.

__ADS_1


Sambil memegang pedang dari tangan kanan pembunuh bayaran tersebut, Lin Xuan memutar tubuhnya sendiri hingga dia berada di belakang lawannya. Ditambah, dia menggerakkan tangan kanan orang tersebut tepat di depan lehernya.


“Ini kesempatan terakhir.”


__ADS_2