
masih di sisi lain.
kediaman Mike.
laki-laki tersebut mengeram kesal sembari dia mencoba untuk mengendalikan amarahnya ketika dia melihat apa yang ada di hadapannya saat ini, bayangkan bagaimana berupa wajah laki-laki tersebut saat ini ketika dia melihat apa yang ada di layar monitor yang ada di hadapannya.
satu pemandangan mengerikan dan menjijikkan tampil di sana, sanders Efron mengirim video tersebut kepada dirinya melalui emailnya dengan tidak tahu malu dan seolah-olah sengaja untuk menghancurkan perasaannya saat ini.
Mike sejenak memejamkan bola matanya sembari dia telah mematikan layar monitor yang ada di hadapannya tersebut dengan rasa yang membara dan menggebu-gebu seakan-akan saat ini dia siap menghajar siapapun yang ada di hadapannya dan dia ingin sekali menghajar siapapun yang dianggapnya sebagai seorang baji.ngan.
dia cukup tidak percaya Sanders Efron dapat melacak keberadaannya bahkan lebih tidak percaya lagi laki-laki itu mengirimkannya gambar video yang memuakkan.
Rasanya jangan ditanya hancurnya perasaan dirinya, dia yang selama ini menjaga gadis tersebut dalam berbagai macam situasi dan bahkan dia tidak pernah menyentuh Airin sedikitpun bisa-bisanya laki-laki itu mendahuluinya untuk menyentuhnya sebelum hari pernikahan mereka.
bagaimana dia mendeskripsikan perasaannya saat ini? dia jelas tidak bisa mengatakan nya, yang jelas api kemarahan menghantam dirinya.
"Ba jingan itu"
Laki-laki tersebut mengumpat.
Brakkkkkkk.
satu hantaran beras menghantam bagian meja yang ada di hadapannya hingga membuat wanita yang ada di hadapan Mike seketika terdiam dan menundukkan kepalanya.
"Bagaimana bisa dia...."
Laki-laki tersebut menggenggam erat telapak tangan nya, dia mencoba untuk menetralisir perasaannya sembari kembali menutup bola matanya untuk beberapa waktu.
"Dia mendahului Anda, aku pikir sepertinya ini telah direncanakan dengan baik"
wanita itu bicara dengan cepat Mike.
Mike sama sekali tidak menjawab ucapan perempuan tersebut, dia membiarkan dirinya menetralisir perasaan nya terlebih dahulu.
hingga pada akhirnya laki-laki itu berkata.
"Sambungkan aku pada nya"
__ADS_1
Ucap nya cepat.
"Tapi tuan?"
"Sekarang"
teriakan melengking terdengar di seluruh penjuru ruangan tersebut.
*******
Kembali ke
SWISS MAFIA HEADQUARTERS (ˈHEDˌKWÔRDƏRZ)
markas besar mafia
Istana utama Sanders Efron
Kamar Sanders.
Swiss.
Bisa Sanders Efron dengar suara Mike diseberang sana, hal tersebut seketika membuat laki-laki itu tertawa girang didalam hatinya, dia pikir akhirnya mangsa benar-benar masuk kedalam perangkap nya.
Sanders Efron bergerak dari tempatnya, laki-laki itu melangkah cepat menuju ke arah sisi kirinya di mana dia terus berjalan masuk ke dalam sana dan bergerak dengan cepat, di ujung sebuah ruangan yang jarang atau tidak pernah dilewati terlihat dua orang menundukkan kepalanya begitu Sanders Efron melangkah mendekati mereka, salah satu dari mereka langsung membuka pintu tersebut dengan cepat dan membiarkan Sanders Efron masuk ke dalam sana.
begitu laki-laki tersebut masuk ke dalam ruangan itu bisa dilihat ruangan tersebut langsung berubah menjadi sedikit hening gimana orang-orang memperhatikan Sanders Efron yang masuk ke dalam sana sambil meletakkan jari telunjuknya di bibirnya.
kemudian laki-laki tersebut maju tepat di hadapan satu ruangan monitor di mana ada laki-laki yang telah duduk di sana dan bersiap untuk melakukan perintahnya.
Sanders Efron langsung mengangkat jemarinya dengan cepat dan memerintahkan laki-laki yang ada di hadapannya itu untuk melacak keberadaan Mike saat ini.
tanpa menunggu waktu lama laki-laki yang ditunjuk langsung melaksanakan tugasnya tanpa berpikir dua tiga kali, jemari tangannya dengan cekatan mencari keberadaan lokasi jika saat ini.
cukup lama dia bergerak di mana Sanders Efron masih meladeni ucapan dari Mike di seberang sana.
"Kau tahu? rasanya begitu nikmat saat aku tahu kau belum menyentuhnya sama sekali"
__ADS_1
laki-laki tersebut bicara sambil menyeringai tajam.
"Aku pikir kau telah menyentuhnya, jadi aku bisa mencicipinya sedikit dan mengembalikannya padamu lagi setelah aku merasa bosan, tapi siapa sangka kau sama sekali belum menyentuhnya dan itu sangat membuatku terharu"
dia kembali berucap sedikit mengejek ke arah sana Mike, membuat laki-laki di seberang sana mengeram dengan kesal lantas memakinya dengan berbagai macam umpatan.
Dan Sanders Efron sangat suka mendengarnya.
dia baru tahu seorang Mike bisa semarah itu saat dia membicarakan soal perempuan yang dicintai oleh laki-laki tersebut.
dia terkekeh pelan melihat respon dari laki-laki yang ada di seberang sana.
"rencananya aku hanya ingin menikmatinya sekali tapi saat aku tahu kau belum menyentuhnya, aku jadi berpikir untuk menyentuhnya beberapa kali lagi"
"Sanders Efron...."
teriakan melengking terdengar dari seberang sana hingga membuat Sanders Efron seketika menjauhkan handphonenya dari telinganya karena suara berdengung yang diberikan oleh Mike, laki-laki di ujung sana benar-benar marah dahsyat luar biasa pada dirinya.
"kau terdengar begitu marah Mike, aku baru tahu perempuan itu menjadi titik kelemahanmu? rasanya begitu menarik sekali saat kau bisa marah hanya karena seorang perempuan"
Sanders Efron kembali terkekeh, dia menikmati suara makian dan cacian di seberang sana untuk dirinya.
"kau ingin mendapatkan perempuan itu lagi bukan? aku ingin lihat seberapa besarnya nyali mu untuk mendapatkan Airin"
Sanders Efron seolah-olah sengaja membuat Mike semakin berang dan marah atas ucapan nya, dia ingin lihat apakah laki-laki itu akan nekat mendatangi dirinya, jika laki-laki tersebut memang nekat mendatangi dirinya maka sandas Efron dapat pastikan dia akan menyelesaikan laki-laki itu tanpa berpikir dua tiga kali.
"jika kamu memang tidak memiliki nyali untuk mendatangiku dan mendapatkan kembali gadismu maka aku pikir aku akan terus menikmatinya hingga aku merasa bosan dan ingin membuangnya"
obrolan panjang terus terjadi di antara mereka sedangkan orang-orang saber mulai melacak keberadaan laki-laki di ujung sana, jika dia bisa menemukan markas laki-laki tersebut maka itu artinya dia bisa menemukan semua orang termasuk L Duck.
maka itu artinya Sanders Efron bisa memusnahkan L Duck yang memang ingin dia musnahkan di masa lalu.
beberapa layar monitor yang ada di hadapannya terus bergerak menampilkan beberapa warna dan juga menampilkan berbagai macam peta lokasi yang terdapat di beberapa penjuru.
lagi-lagi yang duduk di hadapan Sanders Efron terus menggerakkan jemari-semarinya dan mencari keberadaan Mike saat ini.
Sanders Efron sengaja memancing kemarahan dan juga memancing pembicaraan mereka agar lebih lama, karena dengan begitu anak buahnya bisa dengan cepat melacak keberadaan L Duck dan orang-orang nya.
__ADS_1
hingga pada akhirnya hal mengejutkan terjadi ketika layar monitor yang berbaris di hadapannya mulai berubah warna, seketika beberapa orang yang ada di ruangan tersebut saling menolak antara satu dengan yang lainnya dan sanders Efron langsung mengembangkan senyuman nya.
Sempurna.