GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Bagaimana bisa


__ADS_3

Sanders Belum sempat marah dan memaki, tapi gadis dihadapannya langsung berkata.


"Aishhhhh kenapa kau ini punya mulut sangat kurang ajar sekali, tidak bisakah bicara lebih sopan dengan seorang gadis? apa para perempuan dirumah mu tidak mengajari mu?"


Airin mengoceh, kemudian dia menyentuh dada nya dengan cepat.


"Kau bilang ini tepos? yakkkk kau tahu bagaimana perjuangan Ku agar dia bisa menjadi berisi seperti ini? Untung aku tidak melakukan operasi plastik untuk mendapatkan dada ideal seperti ini, ohhh God ini kali pertama laki-laki berkata milik ku tidak ada isi nya, kau benar-benar tidak tahu ukuran standar milik seorang gadis"


Airin terus mengoceh, merasa begitu tersinggung atas ucapan laki-laki dihadapan nya, dia pikir dia butuh berjuang sejak kelas 3 SMP demi untuk membuat dada nya berisi, bahkan dia melakukan banyak hal untuk bisa membentuk dada nya.


Dia melakukan banyak olahraga hanya demi membesarkan dada nya, pada dasarnya karena bertujuan mengencangkan otot dada sehingga buah dada tidak terlihat kendur agar dada nya menjadi tidak tepos seperti saat dia masih sekolay. bayangkan bagaimana dia melewati banyak sesi olahraga yang dapat membesarkan dada nya dimulai dari push up, up-down plank, incline dumbbell chest fly, barbell bench press, dan cobra pose.


Ahhh itu sangat menyebalkan sekali jika dia mengingat nya.


Dan laki-laki ini?!.


Airin langsung menatap sanders dengan tatapan tidak bersahabat.


Seketika perasaan Airin berubah menjadi satu kekesalan Mendalam bercampur kemarahan.

__ADS_1


Kenapa laki-laki kaya hanya bisa merendahkan seorang gadis ? ah tidak semua laki-laki kaya seperti dia, dan


laki-laki ini pasti sudah gila, ketampanan yang sangat sia-sia, jika aku jatuh cinta pada lakiy gila seperti ini maka sungguh terkutuk diriku.


Batin Airin.


"Kau benar-benar ingin cari mati karena berani menghina ku"


Ucap Airin dengan perasaan kesal.


Sanders Masih menyentuh kepalanya yang berdenyut-denyut, demi apapun dia belum pernah diperlakukan seperti itu oleh seorang gadis, bahkan jangan kan orang luar, orang tua nya saja tidak pernah memukul kepala nya, satu-satunya yang boleh melakukan nya hanya adams dan terakhir dia mendapatkan pukulan tersebut saat Belinda belum menghilang dari kehidupan mereka.


"Oh shi.t"


Airin secepat kilat bergetar menjauhi Sanders, dia berusaha mencari pintu keluar untuk kabur dari sana.


"Kau pikir kau sedang berhadapan dengan siapa bit.ch"


Sanders mengumpat, melepaskan tangan nya dari punggung kepalanya yang berdenyut-denyut, kali ini tangan laki-laki tersebut menangkap tangan gadis dihadapannya, dia langsung mencengkram erat tangan gadis di hadapannya tersebut.

__ADS_1


"Kau tahu, kau berhadapan dengan laki-laki pemilik kekuasaan Efron, tidak ada yang pernah melawan ku atau berani melakukan hal semena-mena dengan ku"


Kali ini nada bicara Sanders meninggi, dia benar-benar serius dan marah, mencengkeram dagu gadis dihadapannya tersebut dengan kasar.


Airin sontak kaget tangan nya ditarik Kemudian tiba-tiba dagunya di cengkeraman oleh laki-laki dihadapan nya itu.


"Kau tahu? Kau disini karena kau


sudah berani berurusan denganku."


Bola mata Sanders dipenuhi kilatan api, kali ini dia benar-benar terlihat tidak main-main.


Airin melihat bola mata Sanders dan mendengar nada penuh kemarahan laki-laki tersebut langsung menaikkan ujung alisnya.


"Hah...Berurusan denganmu bagaimana? Aku bahkan tidak mengenalmu tuan gila"


Dan bisa-bisa nya gadis tersebut bertanya dengan nada yang begitu tenang kearah Sanders Efron, seolah-olah kemarahan laki-laki itu bukan menjadi momok menakutkan untuk nya, dia berlaku datar sambil menatap Sanders Efron dengan bola mata sedikit menyipit.


Melihat ekspresi Airin seketika membuat Sanders Efron cukup terkejut dibuatnya.

__ADS_1


Bagaimana dia?!.


Yah Sanders Efron pikir bagaimana bisa gadis tersebut menatapnya dengan tenang seperti tanpa dosa.


__ADS_2