GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Bukan putri nya


__ADS_3

Di sisi lain.


kembali ke Karla.


seketika Karla terdiam saat mendengar cerita dari mommy Wilona nya, dia menatap wanita tersebut dengan tatapan berkaca-kaca.


"Lalu dimana mommy ku?"


Dia jelas saja langsung bertanya spontan, ingin tahu di mana mommy nya, bayangkan bagaimana perasaannya ketika dia tahu wanita yang ada di hadapannya bukan mommy kandungnya.


"kenapa mommy mengambil aku dan tidak pernah bercerita padaku tentang jati diriku?"


dia menatap mommy nya dengan tatapan penuh dengan kesedihan, sebenarnya dia tidak tahu ucapan apa juga pertanyaan apa yang sebenarnya pantas dipertanyakan atau dia luncurkan pada wanita yang telah merawatnya dengan baik juga penuh kasih sayang selama puluhan tahun ini sejak dia kecil hingga dewasa ini.


"ibu mana yang akan sanggup membicarakan perihal masa lalu putrinya dengan gamblang?


aku telah kehilangan Putri kandungku hingga pada akhirnya untie Bianca kamu yang mengambil inisiatif agar aku mengambil kamu"

__ADS_1


wanita itu bicara sembari menyentuh lembut wajah Karla.


"sedikitpun aku tidak pernah berpikir kau bukan putriku, aku benar-benar menyayangimu layaknya menyayangi Karla kami, bahkan tidak pernah sekalipun tercetus dari bibir kami untuk mengatakan jika kamu bukan bagian dari kami"


seketika air mata wanita itu tumpah sembari dia menelisik bola mata Karla, dia masih menggenggam erat telapak tangan Karla, sesungguhnya harus punya keberanian ekstra saat dia membuka seluruh tabir tentang hubungan mereka.


semua tidak mudah dan tidak seperti membalikan telapak tangan saat mengatakan semuanya, ada pertimbangan berat dan panjang yang harus dilakukan sebelum dia dengan lantang dan berani mengatakannya pada Karla tentang kenyataan yang terjadi pada masa lalu.


dia sengaja menyembunyikan status Karla dan terus berkata jika Karla adalah Putri kandungnya kepada semua orang tanpa terkecuali tak ada satu orang pun yang pernah tahu jika Karla bukan Putri kandungnya.


bahkan dia harus berdiskusi dulu dengan suaminya untuk mengatakan semua ini pada putrinya.


"dan mommy mu..."


wanita itu tidak melanjutkan kata-katanya, dia menelisik bola mata Karla untuk beberapa waktu.


"L Duck melenyapkan mommy mu pada masa itu"

__ADS_1


setelah berkata seperti itu ada jutaan penyesalan yang tampil di balik wajah nyonya Wilona.


mendengar ucapan dari maminya seketika membuat Karla tampak sedikit bergetar.


"lalu di mana makam nya?"


dia kembali bertanya ingin tahu di mana tempat mommy nya dimakamkan.


Alih-alih mendapatkan jawaban dari mommy Wilona, wanita tersebut malah menggelengkan kepalanya kemudian dia berkata.


"pada tragedi malam itu di mana kami melakukan perlawanan saat L Duck menyerang kami, dia membawa mommy mu, menyeretnya dengan cara yang kejam dan membawanya ke markasnya, kami kehilangan dia dan bergerak untuk menyelamatkan Mommy mu dengan berbagai macam cara, namun realitanya kami sama sekali tidak berhasil untuk menyelamatkan mommy mu"


setelah berkata seperti itu bisa Karla lihat air matamu mommy nya tumpah, hingga membuat perempuan itu memejamkan sejenak bola matanya.


"karena kau telah tahu dengan siapa jati dirimu yang sebenarnya, apakah kamu berniat untuk kembali kepada keluarga Efron dan meninggalkan kami?"


pada akhirnya barisan pertanyaan tersebut melesat dari bibir Mommy Wilona.

__ADS_1


seketika membuat Karla diam untuk waktu yang cukup lama.


__ADS_2