GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Rindu yang berbeda


__ADS_3

Kembali ke masa lalu


Beberapa tahun yang lalu


Ketika Karla baru kelas 1 SMA


Lucas hampir menyelesaikan S1 nya


3 hari sebelum malam natal.


Ketika semua orang masih tenggelam didalam mimpi panjang mereka masing-masing, Karla terlihat berusaha untuk bangun dari tidur nya, mencoba membuka bola matanya dengan perasaan enggan ketika dia merasa seseorang menindih perutnya.


"Ahhhhh"


Dia merengek kesal, merasa berat di bagian perut nya, dia pikir seseorang mengganggu waktu tidur nya saat ini.


"Mom... bisakah aku tidur sebentar lagi?"


Dia merengek, mencoba membalikkan tubuhnya dengan cepat, Cukup terganggu dengan sesuatu yang menimpa perut nya.


Begitu dia membalikkan tubuhnya, gadis tersebut langsung memeluk bantal guling di sisi kanan nya, mencoba kembali menenggelamkan dirinya dalam tidurnya.


Tiba-tiba saja dia merasa seseorang memeluk nya dari belakang, begitu erat dan hangat, membuat Karla sejenak berpikir, dia sepertinya hapal aroma orang yang memeluknya saat ini, aroma parfum dan tubuh yang 1 tahun belakangan dia rindukan, yang mencari ilmu di negeri seberang.


Gadis tersebut seketika langsung mengembangkan senyumannya, masih dengan mata terpejam dia mencoba bicara dan menebak.


"Kakak kapan pulang?"


Dia menggeliat, membiarkan laki-laki dibelakang nya semakin mempererat pelukannya.


"Baru malam ini"


Kannnn benar tebakan nya, suara khas dengan bariton yang sangat familiar menyeruak masuk kedalam gendang telinga nya, dia seketika bahagia, saat tahu Lucas telah kembali ke Indonesia setelah 1 tahun berkelana lagi menempuh pendidikan nya di New York.


"Aku pikir kakak tidak akan pulang tahun ini"


Ucap nya lagi.


"Aku pulang karena merindukan sepupu kesayangan ku hmmm"


Ucap laki-laki tersebut sambil mengulum senyuman nya, masih membiarkan dirinya memeluk Karla dengan cara yang begitu hangat, 1 tahun membuat dia tidak bisa menahan kerinduan nya, mereka yang terbiasa bersama sejak bayi harus terpangkas jarak 3½ tahun karena pendidikan S1 nya, pulang setahun sekali benar-benar menyiksa nya.


Dia seperti kehilangan pegangan dan sesuatu didalam dirinya saat berpisah dari Karla.


"Aku juga merindukan kakak, sangat, bahkan rasanya..."


Karla bicara, ingin membalikkan tubuhnya tapi Lucas melarang nya.


"Biarkan begini, biar kakak memeluk mu sedikit lebih lama untuk melepas kerinduan"

__ADS_1


Bisik laki-laki tersebut lagi.


Karla terkekeh kecil, membiarkan laki-laki tersebut memeluk nya, dia urung membalikkan tubuhnya, membuka mata nya secara perlahan sambil menguap untuk beberapa waktu.


"Huaaaammmm aku merasa ingin mati jika jauh dengan kakak hampir 3 tahun ini"


Gadis tersebut melanjutkan kata-katanya, menguap sejenak lantas kembali memejamkan bola matanya.


"Apa aku boleh melanjutkan tidur? rasanya mengantuk sekali, semalam aku tidur terlambat karena habis mengerjakan tugas yang begitu banyak dari sekolahku"


keluh gadis tersebut pada Lucas.


"apa perlu kakak meminta daddy memecat para gurunya karena membuat kamu harus kesulitan mengerjakan tugas-tugas dari sekolah?"


laki-laki tersebut bertanya sambil membiarkan dagunya berada di puncak di belakang kepala Karla, dia mencium gadis tersebut berkali-kali untuk melepaskan kerinduannya.


"Ishhhh bagaimana bisa begitu? itu juga sudah tugasku dari sekolah kak, bagaimana bisa menyalahkan guru karena memberikan banyak tugas kepada muridnya?"


gadis tersebut protes dengan cepat.


"apakah setiap orang yang menyulitkan aku akan kakak pecat? belum jadi direktur Alexander group dia sudah suka bertindak sesuka hati"


protes gadis tersebut kemudian.


mendengar ocehan Karla seketika membuat Lucas terkekeh kecil, dia membiarkan tangannya menggenggam erat telapak tangan gadis yang ada di dalam pelukannya tersebut.


"untuk kamu apa yang tidak?"


"tidak ada yang boleh menyulitkanmu apalagi melukaimu karena bagaimanapun kamu adalah sesuatu yang sangat berharga untuk kakak"


"aku merasa diperlakukan sebagai tuan putri"


"memang seperti itu tujuannya sejak awal"


"Ishhhh dia selalu pandai mengambil hati orang lain"


"tidak pernah pada perempuan lain"


"Kakak"


"Hmmmm"


"Selalu saja menipu ucapan ku"


Ledek Karla kemudian.


"Tidak, itu hanya perasaan mu, aku tidak pernah menipu mu"


"Ckckckck bergeraklah menjauh, aku ingin bangun dan mandi"

__ADS_1


Protes Karla kemudian.


"Masih pukul 3 pagi"


"Benarkah?"


Karla cukup terkejut, dia pikir bagaimana mungkin hari masih begitu gelap.


"Kenapa membangunkan ku lebih awal? kakak bisa menunggu hari jauh lebih siang untuk membangunkan aku..."


Dia protes kesal, seharusnya masih tenggelam dalam tidurnya.


"Kalau begitu mari tidur lagi, biar seperti ini hingga besok pagi"


"Aku tidak bisa bernafas"


Karla mulai mengeluh.


Lucas melepaskan pelukannya secara perlahan, laki-laki tersebut kemudian berkata.


"Berbaliklah, biar aku melihat wajahmu"


Pinta laki-laki tersebut lembut, menunggu sepupu nya itu membalikkan tubuhnya.


Karla buru-buru membalikkan tubuhnya dengan cepat saat mendengar perintah Lucas, insya Allah senyuman mengembang di balik wajah cantiknya ketika dia membalikkan wajahnya dan menatap ke arah Lucas.


laki-laki di hadapannya tersebut langsung mengembangkan senyumannya kemudian menyentuh lembur wajahnya.


"Kemarilah"


Lucas merentangkan kedua tangannya, menunggu Karla masuk kedalam pelukan nya, gadis tersebut menurut, masuk kedalam pelukan Lucas dengan cepat.


"Ohhhh nyaman"


Ucap Karla senang, dia membiarkan laki-laki tersebut memeluk hangat dirinya, melepaskan kerinduan karena hampir 1 tahun tidak lagi bertemu.


"Tidurlah, aku akan membangunkan kamu jika matahari terbit, tidak lama lagi, tapi cukup bisa menggantikan sisa ngantuk kamu karena kurang tidur malam ini"


Bisik Lucas sambil menepuk-nepuk punggung gadis tersebut, membiarkan dirinya memeluk erat tubuh gadis tersebut sambil sesekali dia mencium puncak kepala Karla.


Alih-alih menjawab Karla hanya diam, memejamkan bola matanya dan menenggelamkan wajahnya kedalam dada bidang dan hangat Lucas.


Gadis tersebut membiarkan dirinya benar-benar tenggelam didalam tidurnya dan mengabaikan Lucas yang baru saja pulang, dia benar-benar mengantuk, efek tidur terlambat Sangat mengganggu dirinya, dia butuh waktu istirahat untuk beberapa waktu saja karena besok harus kembali melakukan rutinitas sekolah yang menguras tenaga, pelajaran olah raga jelas akan semakin membuat dia lelah besok, belum lagi persiapan malam natal akan menyita seluruh waktu istirahat nya.


keluarga besar pasti akan berkumpul menjadi satu dan itu akan semakin membuatnya kurang mendapatkan istirahat yang kelelahan, dan percayalah saat dia sekali nya terlelap, dia akan sulit untuk dibangunkan jika tubuhnya benar-benar merasa kelelahan yang super luar biasa.


Lucas menunggu Karla tenggelam kedalam tidurnya, kemudian setelah menyakinkan diri jika sepupunya benar-benar kembali tenggelam dalam tidurnya, laki-laki tersebut secara perlahan melepaskan pelukannya, dia menatap dalam wajah Karla yang telah tenggelam didalam alam mimpinya.


Cukup lama Lucas menatap wajah cantik dihadapan tersebut hingga pada akhirnya secara perlahan laki-laki tersebut memajukan wajahnya, kemudian dengan gerakan yang begitu lembut dia membiarkan bibir nya menyentuh lembut bibir indah milik sepupu nya tesebut.

__ADS_1


"I miss you"


Bisik laki-laki tersebut kemudian sambil mengelus lembut wajah Karla, dia ingin berkata betapa dia merindukan Karla tapi dengan nilai rindu yang jelas berbeda.


__ADS_2