GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Sebuah kisah besar di masa lalu


__ADS_3

Karla sejenak mencoba untuk menahan luapan emosi nya yang bercampur aduk menjadi satu, dia baru sadar jika dia bukan putri kandung mommy nya, bayangkan bagaimana perasaan nya saat ini, dia menatap wanita yang selalu dia panggil mobil yang ada di hadapan nya itu untuk beberapa waktu dengan bola mata berkaca-kaca.


"Lalu aku putri siapa?"


jelas saja itu menjadi pertanyaan pertama untuk dirinya, dia ingin tahu dia putri dari siapa dan siapa orang tua kandungnya.


mendengar pertanyaan karya wanita di hadapannya itu sejenak mencoba untuk memejamkan bola matanya.


"Berjanjilah kamu tidak akan meninggalkan mommy jika tahu siapa kamu yang sebenarnya?"


Wanita tersebut bicara pelan, dia menggenggam erat telapak tangan Karla dan berharap Perempuan tersebut tidak akan meninggalkan dirinya.


"Kau dan Frans dua nyawa yang aku miliki, aku tidak bisa melepaskan kamu bagaimana pun caranya Karla"


Ucap wanita tersebut kemudian.


Karla terlihat diam, menelisik wajah mommy nya untuk beberapa waktu.


"Kala itu mommy dan Untie Bianca mu tidak memiliki sedikit pun pilihan melepaskan mu, keadaan membuat kami melakukan itu semua, semua orang pada posisi sulit untuk saling melindungi antara satu dan yang lainnya"


Karla masih berusaha mendengar kan meskipun sebenarnya dia masih tidak paham dengan apa yang di ucapkan oleh Mommy nya.


Nyonya Wilona menatap dalam Karla, menunggu jawaban putri nya atas permintaan nya.


Karla pada akhirnya mengangguk kepalanya secara perlahan.


*******


Flashback.


Kembali ke masa lalu.


Bianca muda bergerak dengan cepat meraih pistol yang ada didalam laci kamar nya, dia meletakkan pistol tersebut tepat di paha kanan nya dan meraih pistol lainnya ke paha kirinya.


Wilona muda terlihat meraih beberapa senjata lainnya juga.


"Mereka masuk ke panti asuhan Winter untuk mencari anak yang menggunakan chip nya"

__ADS_1


Bianca bicara tanpa menoleh kearah Wilona sama sekali.


"Aku tidak tahu siapa yang harus aku percaya saat ini, keluarga Efron (The mafia Efron family), pemerintah yang terhubung dengan intelijen atau L Duck (Bos penyeludup narkoba terbesar saat ini yang menjadi incaran intelijen)."


Perempuan tersebut terus bicara, mencoba menetralisir perasaan nya.


"semua orang terasa mengkhianati kita"


Lanjut Bianca lagi kemudian.


Mereka berdua dan seorang gadis lainnya bekerja untuk pemerintah, menjadi mata-mata untuk menyeret L Duck ke penjara, mereka masuk ke markas Efron mafia untuk bisa terhubung dengan L Duck, salah satu dari mereka menjadi gadis pilihan Adam Efron demi bisa menangkap L Duck.


Semua berjalan aman seandainya satu teman mereka tidak bekerja menggunakan hati, gadis tersebut jatuh cinta pada Adams Sanders dan melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan intelijen bersama musuh mereka.


Gadis tersebut jatuh cinta pada Sanders dan...


Bianca menggenggam erat telapak tangan nya.


Dia hamil.


Masih dia ingat bagaimana panik nya Kimberly pada masa itu.


Pandangan Kimberly menerobos pada netra mata mereka berdua secara bergantian, Bianca dan Wilona terlihat membulatkan bola mata mereka.


"Oh shi.t jangan bilang itu anak dari Adams?"


Bianca mengumpat kesal.


"Well aku harus jawab yes, ini anak laki-laki sialan itu"


Bisa-bisa nya Kimberly menjawab pertanyaan dari nya seperti manusia tanpa dosa.


"Oh sungguh sial, kau tahu peraturan dalam dunia intelijen? kau dilarang jatuh cinta pada musuh mu sendiri"


Wilona jelas ingin sekali mengumpat perempuan dihadapan nya tersebut, tapi dia menahan nya karena dia tahu itu semua bukan salah Kim.


Dan percayalah seiring berjalannya waktu saat semua misi selesai Kimberly dan Adams pada akhirnya berpisah, mereka bertiga memutuskan untuk memulai hidup baru dengan pasangan masing-masing tapi...

__ADS_1


Satu malam kelam L Duck tiba-tiba keluar dari penjara, mencari mereka dan menghancurkan siapapun yang terlibat dalam penangkapan nya dimasa lalu.


Saat kebahagiaan melanda, saat semua orang menikah, saat semua orang lupa pada misi dan pekerjaan lama, laki-laki tersebut merenggut kebahagiaan Kimberly yang tanpa sengaja keberadaan nya ditemukan L Duck sang mafia Kartel narkoba daratan Eropa.


Swiss menjadi mimpi buruk mereka, satu-satunya yang tersisa adalah Belinda putri Kimberly dan Adams Efron, laki-laki tersebut menemukan putri nya setelah kematian Kimberly dimana Adams Efron tidak pernah bisa melupakan Kimberly yang telah bahagia dengan kehidupan nya bersama laki-laki lain.


Dan malam ini semua kehidupan berubah tanpa pernah Wilona dan Bianca Sangka-sangka.


"Putri ku ada didalam genggaman L Duck"


Laki-laki mengerikan tersebut mencari mereka, menahan anak-anak untuk menekan Bianca dan Wilona, dan L Duck menginginkan anak-anak yang ditanamkan chip oleh pemerintah yang akan menjadi the next generation intelijen setelah mereka.


L Duck memiliki rencana pada anak-anak yang memiliki chip dari pemerintah untuk keuntungan nya.


Dan pemerintah menginginkan anak-anak mereka untuk di ambil dan dijadikan penerus berikutnya yang akan dibelenggu kebebasan mereka dibawah kekuasaan intelijen.


Ini artinya kemanapun mereka membawa anak-anak pada akhirnya, anak-anak tetap menjadi bagian dari ancaman besar untuk semua orang.


Satu-satunya tempat berlindung anak-anak adalah mencari rumah baru yang nyaman dan menanggalkan status mereka.


Dibalik mereka bisa mendapatkan juga putri Kimberly atau tidak, yang mereka utamakan saat ini anak-anak mereka. meskipun tidak dipungkiri ketakutan mereka adalah jika putri Kimberly ditarik oleh Adams Efron, maka Belinda akan menjadi bagian dari pada mafia Efron dan gadis tersebut akan kehilangan masa depan nya.


"Banyak anak-anak di panti asuhan tersebut, L Duck menyandera mereka secara halus saat ini, para orang tua korban sama sekali tidak tahu, beberapa agen Glavnoye Razvedyvatel’noye Upravleniye (GRU) Direktorat Intelijen Utama merupakan intelijen terbesar di Rusia bergerak tanpa memberikan penjelasan kepada kita"


Wilona muda pada akhirnya bicara sambil berusaha memejamkan bola matanya.


Putri nya ada disana, bersama anak-anak lainnya dan putri Kimberly, pemerintah bergerak tapi anehnya tidak memberikan konfirmasi kepada mereka.


"Tidakkah kamu merasa kita dikhianati?"


Tanya nya kemudian kearah Bianca.


"Apa yang sebenarnya mereka inginkan dari anak-anak?"


Tanya Perempuan tersebut lagi kemudian.


Bianca yang menarik pelatuk pistol nya sejenak diam tidak mengeluarkan suaranya.

__ADS_1


"Bergerak dalam diam, ambil kembali anak-anak dan aku akan menghubungi tim Flamengo, apapun yang terjadi siapapun yang selamat nanti mari pergi mencari kehidupan baru dan tidak kembali ke Swiss lagi"


Ucap Bianca kemudian sambil menatap tajam bola mata saudara nya untuk beberapa waktu.


__ADS_2