GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Akan menghancurkan nya


__ADS_3

setelah menyingkirkan Gwen, Sanders Efron bergerak membawa Airin di dalam ketidakberdayaan gadis tersebut menuju ke arah lantai atas dimana kamarnya berada.


Tidak dia pedulikan teriakan Gwen atau bahkan ketika handphonenya terus berdering tanpa henti dimana rupanya Gwen mencoba untuk terus menghubunginya berkali-kali.


laki-laki itu telah merencanakan sebuah rencana yang begitu manis untuk membuat Bianca tidak bisa lagi bergerak bebas seperti dulu bersama tim nya, ditambah lagi dia sengaja melakukannya atas rasa kemarahan nya dimasa lalu atas apa yang dilakukan Bianca kepada semua orang di Efron mafia kala itu.


Laki-laki tersebut membuka pintu kamar nya secara perlahan, membawa Airin masuk ke dalam kamarnya tersebut dan mendekatkan diri mereka ke atas kasur mendominasi berwarna gelap, sejarah perlahan Sanders Efron meletakkan tubuh gadis tersebut yang tidak berdaya dalam dinginnya kemudian dia memberikan selimut sejenak ke arah gadis tersebut.


"Kita akan menikmati sebuah pertunjukan manis"


Tiba-tiba Sanders Efron berbisik dibalik telinga Airin, gadis tersebut masih bisa melihat sosok Sanders dalam suhu tubuh dingin nya yang luar biasa, dia menggigil, ingin menarik selimut dengan kencang, ingin agar pakaian nya diganti, dia membeku dan tidak berdaya, tapi ucapan Sanders Efron membuat dia gelisah.


"Di masa dulu, dia membuat penerus Efron batal menikah dan menerima malu karena ulah nya, dimasa kini aku akan membuat Bianca merasakan hal yang sama, bagaimana rasanya dia kehilangan muka saat putri nya berselingkuh dan urung menikah"


Lagi laki-laki tersebut berbisik, kemudian li.dah Sanders Efron menyentuh lembut telinga Airin.


Gadis tersebut tidak bergeming, meskipun dia terkejut atas ucapan Sanders Efron, dia tidak bisa menampilkan ekspresi nya, dia masih membeku karena terserang hipotermia, dia butuh pertolongan atas tubuhnya, sejenak Airin memejamkan bola matanya, satu gesekan hangat menyentuh telinga nya.


"Malam ini aku akan menghangatkan mu, dan besok berita nya juga akan semakin panas saat aku memberitakan semua nya pada keluarga Bianca dan Wilona,ah tidak keluarga Alexander"


Laki-laki tersebut terkekeh, begitu mengerikan dibalik telinga Airin.


Gadis tersebut gelisah, takut tapi tidak berdaya.


Sanders kemudian bergerak, laki-laki tersebut secara perlahan mendekati lemari televisi yang ada di hadapan kasur tersebut.



Dia menyunggingkan senyumannya, mengeluarkan sesuatu dari bawah lemari, meletakkan beberapa barang ke atas lemari, kamera, stand kamera, memori dan lain sebagainya.


Sanders Efron secara perlahan memasukkan memori kedalam beberapa kamera yang berpindah ke tangan nya, mengatur jarak terbaik agar bisa menangkap gambar mereka dan berikut nya laki-laki tersebut mengatur penerangan sempurna.

__ADS_1


Satu kamera depan, satu kamera sisi kanan, satu kamera sisi kiri.


Dia benar-benar gila.


Bergerak begitu tenang dan santai, sesekali menatap kearah Airin yang meringkuk kedinginan.


Laki-laki tersebut menaikkan ujung bibirnya, menatap haus akan gadis dihadapannya, berapa lama dia tidak bermain dengan perempuan malam??.


1 bulan mungkin.


Melakukan permainan dengan tunangan orang bukan masalah, apalagi sampai mengacaukan pernikahan mereka, dia akan lihat bagaimana perlawanan Bianca dan Wilona, agar kedua orang tersebut ingat apa yang mereka lakukan di masa lalu.


Sedikit menikmati putri nya, Sanders Efron pikir bukan masalah, beberapa perempuan melakukan nya, mereka bilang ini jatah mantan, tapi untuk Airin, ini jatah musuh.


anak itu tidak akan rugi, toh bukan pula gadis perawan, Sanders Efron tidak mesti merasa berdosa, putri Bianca juga tidak akan ingat dengan kejadian malam ini.


memanfaatkan orang yang dalam kondisi hipotermia jelas begitu manis.


No...apa yang kau lakukan?!.


Airin ingin sekali bertanya, dia memaksa memangkas kesadaran nya, tapi dia tidak bisa melakukan nya, suhu dingin benar-benar menyiksa nya, dia butuh pakaian ganti,dia butuh suhu penghangat, dia butuh perapian sekarang juga, dia merasa ingin mati dan dia tidak sanggup lagi menahan nya.


Tolong.


Rasanya dia benar-benar butuh bantuan.


Mommy?!.


Seolah-olah kini dia mulai memasukkan masa halusinasi, dia benar-benar membutuhkan mommy nya, dia butuh siapapun untuk membantunya.


Sanders Efron terlihat membalikkan tubuhnya, menatap Airin yang tidak bergerak sama sekali sejak tadi, setelah selesai memasak kamera dari berbagai macam sisi laki-laki tersebut pada akhirnya secara perlahan mulai melepaskan pakaiannya satu persatu tepat didepan kamera yang mulai merekam tindakan di kamar tersebut.

__ADS_1


Begitu pakaian atasan nya di buka, terlihat dengan jelas bagaimana tampilan otot laki-laki tersebut menyembul dengan sempurna, bagian roti sobek yang membuat perempuan manapun pasti menggila di buatnya.


Sanders Efron, MAFIA HEADQUARTERS alias sang pemimpi induk Efron, yang berdiri di atas kekuasaan nya, memimpin seluruh klan dan menunggu pewaris berikutnya yang di ambil oleh Wilona dan Sanders, dia menunggu penerus nya datang dimana 1 kekuatan nya akan terbagi, dan kini dia tidak terkalahkan karena dia yang menggenggam semuanya.


Siapa yang tidak mengenal dirinya? laki-laki dalam jutaan pesona kegelapan, para perempuan berlomba-lomba mendapatkan nya, meskipun hanya menjadi teman satu malam nya, itu bukan masalah, Sanders Efron mampu membelikan kamu apapun jika kamu pernah menjadi teman kencannya.


Dan laki-laki tersebut tidak akan pernah jatuh cinta.


begitu pongah dan sombong, tiap kali bicara membuat sakit lawan bicara nya, dia bukan sosok yang suka memberikan ampun pada lawan nya dan tidak suka memberikan kesempatan kedua.


Sekalinya dia bilang habisi, maka habisi dan sekalinya dia berkata bunuh, maka jangan meminta dia untuk tidak melakukan nya.


Seperti malam ini, sekalinya dia bilang.....


Sanders Efron menatap Airin, dia telah melepaskan semua pakaiannya, menyisakan satu penutup bawah nya saja dimana seluruh anggota tubuhnya telah terlihat dengan sempurna.


Laki-laki tersebut bergerak mendekati Airin, naik ke atas kasur secara perlahan kemudian membiarkan dirinya menempel pada gadis disampingnya tersebut.


"Mari menikmati permainan malam ini, baby"


Satu bisikan lembut menyeruak masuk ke balik telinga Airin, gadis tersebut masih berjuang dalam rasa, meminta seseorang melepaskan nya dari rasa dingin menggila dalam tubuh nya.


Begitu satu sentuhan hangat menyentuh beberapa bagian tubuhnya, gadis tersebut merasa seolah-olah dia mendapatkan satu rasa rasa hangat di antara dingin nya, gadis tersebut diam saat dia merasa beberapa bagian tubuhnya terasa di sentuh oleh seseorang.


Sanders Efron membuka satu persatu kan cing pakaian gadis tersebut, sembari secara perlahan bibir laki-laki tersebut mulai menyentuh lembut bibir bergetar milik Airin.


"Mommy"


Gadis tersebut meracau, dia pikir sen.tuhan yang dirasakan nya diberikan oleh mommy nya, tapi terasa aneh dan sedikit berada di luar biasa nya.


Bibirnya bahkan terasa ba.sah atas sesuatu yang terus bergerak lembut meng.gera.yangi seluruh permukaan kulit dan rong.ga mulutnya.

__ADS_1


"Relaks dan nikmati, baby"


__ADS_2