GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG

GAIRAH DAN HASRAT TERLARANG
Gadis yang tidak gampang


__ADS_3

Laki-laki tersebut diam, membawa mobilnya pergi secara perlahan dari tempat tersebut,dia pada akhirnya membiarkan Karla mengatur segalanya tanpa mengeluarkan sedikitpun suaranya.


Istrinya bahkan memutuskan jika mereka tidak bisa lagi tinggal bersama mengingat para keluarga jelas cukup waspada terhadap mereka.


Meskipun dia tidak tahu rencana apalagi yang akan dibuat Karla, Lucas memilih diam dan tidak mengeluarkan lagi pendapat nya. Pada akhirnya laki-laki tetap akan kalah atas apa yang di ucapkan perempuan pada nya.


Laki-laki tersebut memiliki diam dan mengabaikan semua hal, meskipun dia berkata tidak atau jangan, kaum perempuan pada akhirnya tetap memenangkan segala-galanya.


Lucas membiarkan bola matanya fokus menatap kedepan dimana tangan nya sibuk mengendalikan stir mobil nya tapi pikiran nya melanglang buana entah ke mana.


Mendekati Hayat, mengencani nya dan menikahi nya?!.


Lucas mengehela pelan nafasnya untuk beberapa waktu, keputusan yang dipaksakan untuk dirinya terasa terlalu berat tapi apa yang di ucapkan Karla benar adanya, ini adalah kehidupan, bagaimana pun juga cinta tidak akan membuat mu bertahan tanpa adanya uang.


Hanya bualan sebagian orang yang berkata, cinta itu buta, mereka butuh cinta dan tidak butuh uang, tapi pada dasar nyatanya semua orang membutuhkan uang dari sudut manapun itu.


Dia membiarkan satu tangan nya memijat-mijat Kepala nya untuk beberapa waktu, terlalu sakit rasanya untuk dirinya memikirkan semua saat ini.


Melihat Karla melakukan hal itu, Lucas pada akhirnya berpikir mungkin dia membutuhkan rencana lain untuk semua nya, tapi dia tidak tahu harus memulainya dari mana.

__ADS_1


Ditengah pemikiran nya, sejenak laki-laki tersebut dikejutkan oleh satu dering suara handphone yang memekakkan telinga nya, dia langsung meraih handphone nya yang dia letakkan di dashboard mobil dan mengangkat panggilan nya dengan cepat.


"Halo?"


Lucas bertanya langsung tanpa sempat melihat siapa yang menghubungi dirinya barusan.


"Siapa?"


Laki-laki tersebut bertanya dalam hati sambil mengerutkan keningnya, dia menunggu jawaban diseberang sana hingga akhirnya menyadari itu suara siapa.


"Mari bertemu dan bicara empat mata"


"katakan padaku di mana posisimu saat ini?"


laki-laki tersebut bertanya sambil menghela kasar nafasnya.


*******


Restoran xxxxxxx

__ADS_1


Pusat kota.


Lucas menatap sosok gadis yang ada dihadapan nya untuk beberapa waktu, tampak gelisah dan sedikit bingung harus memulainya dari mana, gadis dihadapannya itu tampak menautkan kedua belah lengannya sembari menetap tajam karena Lucas.


"aku juga terkejut karena tiba-tiba ada pembicaraan yang menyatakan jika kita berkencan untuk waktu yang cukup lama"


Gadis itu adalah Hayat Heim Hazal, putri Azzurra, yang direncanakan untuk didekatkan dengan dirinya oleh Karla dan dijodohkan oleh daddy nya.


Hayat bertanya sambil mengerutkan keningnya, menatap Lucas dengan tatapan sedikit tidak suka.


"Aku bahkan tidak begitu akrab dengan mu kak, ahh sangat tidak menyenangkan saat aku memanggil mu kakak, aku harus di kabarkan berkencan dengan mu kemudian ada pembicaraan lain yang dilakukan kekuarga Alexander pada keluarga ku, aku benar-benar merasa sangat tidak nyaman"


Dia terus bicara, melepaskan tautan kedua lengannya, meraih minuman yang ada di hadapannya kemudian menyeruput nya dengan kesal.


"Bisa kamu jelas kan pada ku arti semua ini, kak?"


Pada akhirnya dia bertanya, mengerutkan keningnya dan menunggu Jawa dari Lucas dengan segera.


Dan Lucas tahu ini semua akan rumit, menghadapi Hayat Heim Hazal penerus generasi Azzura sangat tidak gampang, dia gadis yang sulit di atur dan sering berbuat sesuka hati nya.

__ADS_1


__ADS_2